
happy reading
setelah sampai di apartemen aku langsung membersihkan diri dan mengganti dengan pakaian santai , no ruet no ribet . si Bimo pun sudah masuk ke apart nya untuk ganti baju mau kerja katanya .aku pun pergi ke dapur untuk membuat masakan ku buka kulkas .
" eh , yak ampun " aku lupa ternyata aku gak punya apapun gimana ini .
" telfon Bimo dulu ah " aku pun berjalan ke kamar untuk mengambil handfon ku tapi sampai di pintu depan kamar bel apart ku berbunyi ,aku pun berbalik menuju pintu depan. tapi sebelum itu aku mengambil gamisku ,kerudung serta cadarnya dan memakainya .
" ya mencari siapa ?" saat membuka pintu aku tak mengenal orangnya.
" dengan Jenita sari?"
" iya "
" ini pesanan anda bak " kata wanita itu dengan beberapa kardus yang dibawanya dengan troli barang.
" eh " aku jadi bingung kapan aku memesan sesuatu sebanyak ini, belum aku protes tapi...
" mohon tanda tangan di sini sebagai tanda terima " pasrah , aku pun tanda tangan .
__ADS_1
" biar saya bantu simpan di dalam nona "aku pun menyingkir dan mempersilahkan nya untuk masuk dan menarik kardus kardus itu di ruang tengah . setelah selesai aku pun mengucapkan terima kasih diapun pergi dan aku pun masuk kembali menuju ruang tamu.
" siapa yg ngirim ini " aku memandang beberapa kardus itu dengan melipat tanganku di dada sambil berfikir, tapi tak lama kemudian ada yg mengetok pintu.
" iya siapa ?" aku pun segera membuka pintu dan ternyata si Bimo " eh Bimo , ayo masuk gue mau nanyak ma Lo " aku pun berjalan lebih dulu dan dia mengikuti ku dari belakang .
" gue juga mau bilang sesuatu ma Lo je ?" kami pun sampai di ruang tengah " apaan nih ?" tanya nya kepo
" nah itu, itu yg gue mau tanyakan ma Lo Bim "
" tanya apa ?"
" memangnya ini apaan ? jangan jangan bom lagi" tanyanya sambil membuka kardus itu
" jangan ngaco deh Bimo ,siapa yg percaya bom sebanyak ini " aku menanggapinya dengan lelucon
" makanan je " jawabnya dan memperlihatkan padaku beberapa makanan kaleng instan dan minuman " ternyata udah sampai " jawabnya sendiri.
" jadi Lo yg belanja ini ?" tanyaku memastikan . diapun mengangguk sebagai jawaban " terus apa yg mau Lo bilang tadi bim?" kataku sambil melihat isi kardus yg lainnya
__ADS_1
" ya ini , takutnya Lo bingung " aku hanya membentuk o sebagai jawaban " kalau gitu gue berangkat kerja dulu ya je "
" udah sore ini Bimo " kataku karena sudah jam tiga
" memangnya kenapa ?"
" gak kemaleman Lo "
" jam berapapun orang tetep butuh taksi je , gue cabut yak "
" oke hati hati Lo " kataku melihatnya
" siap " katanya seperti hormat padaku diapun keluar tanpa diantar .
" Hem " aku membuka pakaianku dan membereskan makanan menaruh minuman di lemari pendingin . setelah selesai aku membuat makanan karena sudah sangat lapar sudah jam setengah lima ,sejam setengah aku kira kira beberes tadi dan sebentar lagi mau makan malam kayaknya .
_ _ _ _
malam pun berlalu sekarang aku sudah siap siap untuk ngantor ,cailah aku sekarang sudah jadi anak kantoran tidak terbayang sebelumnya aku semandiri ini meskipun masih di bantu Ama si Bimo ya ini sebuah kemajuan lah ,dari pada dulu selalu di rumah dan salon hanya jalan jalan dak gak tau gimana susah nya cari uang hanya tau foya foya . ya bukan salah ku itu ya salah kan saja keluarga ku kedua orang tuaku dan kakek nenek ku meskipun aku anak pertama dari keluarga ku tapi perusahaan ayahku di berikan kepada anak kedua yaitu adikku dan aku tidak boleh kerja karena anak perempuan katanya . duh duh duh pemikiran yg kolot sekali mereka sedangkan di perusahaan di mana aku bekerja banyak sekali wanitanya , apa mungkin aku anak pungut paling . haduh masak iya sih !
__ADS_1
up satu dulu ya 😜