
“kau tidak mau ikut dengan ku?kita bisa menginap bersama.ku rasa semua akan berjalan baik-baik saja,kita bisa tidur di ranjang yang sama sembari berpelukan.kan ada queen,jadi tenang saja kau tidak akan ku perkosa!.”
tawar Davin penuh menggoda,mata nya mengedip pelan di ikuti senyum yang terukir manis di wajah nya.
“dokter apaan sih?.”almera memalingkan wajah nya,dengan pipi yang bersemu merah.
“memang nya kenapa?aku hanya menawarkan sesuatu pada bunda nya anak-anak.”
“anak-anak,dokter apa anda baru saja melakukan operasi?.apa anda sedang demam sekarang?kenapa anda aneh sekali dokter?. dokter anda baik-baik saja?.”tangan Almera terulur ke arah Davin,menyentuh dahi pria itu.
aku benar-benar ingin Seperti ini ra,menikmati hubungan hanya ada kau dan aku si sini.
Davin menghela nafas sangat panjang,mata nya menatap ke arah lain.
“panas?dokter anda baik-baik saja kan?atau butuh obat sepertinya bunda menyediakan stok obat di dalam kamar.”
baru saja Almera hendak berjalan pergi dari sana,tangan Davin sudah lebih dulu mencekal tangan nya.membuat ibu satu anak itu langsung menoleh,menatap ke arah Davin dengan pandangan bingung.
“dokter butuh sesuatu?.”
“aku akan langsung pulang saja Ra, sekalian bawa queen untuk menginap di rumah.tidak lama kok,hanya beberapa hari.aku langsung pamit saja ya?.”
“dokter tidak mau istirahat dulu di dalam?ikut bunda sama ayah makan.dokter lagi sakit,ku rasa tidak baik kalau dokter harus mengemudi sekarang.”
gumam Almera pelan.
Davin hanya menghela nafas,memang begitu pulang ke Indonesia kondisi tubuh nya langsung lemah.hanya sedikit,tapi jujur kalau tidak di tahan tahan mungkin pada akhir nya Davin bisa ambruk.
“queen sayang,mau pulang ke rumah ayah sekarang?.lihat langit sudah mendung,takut kehujanan di jalan.”
Davin mengambil tas queen meletakan di kursi bagian belakang mobil,sebelum mengambil tubuh gembul sang putri dalam dekapan nya.
“loh ada nak davin,kok Ndak mau masuk dulu nak?.sekalian makan malam,kapan lagi nak Davin makan malam sama kami?.”tanya bunda yang keluar menghampiri calon menantu nya dengan sangat antusias.
Davin mengulas senyum tipis.
“davin ingin bunda,tapi kasihan queen nanti kemalaman.”jawab Davin pelan.
“oh iya? hati-hati kalau begitu.”
***
__ADS_1
Davin menghela nafas cukup panjang,kepala nya mulai berdenyut nyeri.pandangan nya juga mulai berlubang kalau boleh jujur Davin benar-benar lelah sekarang.
bruk.
“akhh.”
queen memekik kencang saat tubuh nya terhuyung ke depan, tapi untung sang ayah yaitu Davin menahan tubuh nya untuk tidak membentur dasbor.
sebuah pohon berhasil di tabrak oleh davin.untung nya refleks yang di miliki oleh nya cukup baik,ia segera melintang kan satu lengan nya menahan tubuh queen agar tidak terhuyung ke depan.
“my princess,kau baik-baik saja kan?maaf kepala ayah sedikit pusing.”
“ayah darah!!!.”davin kembali menegang mendengar perkataan dari putri kesayangan nya.
dengan cepat Davin menyentuh dahi nya dan benar,dahi nya berdarah.
“kita turun saja ya?!ayah kan menghubungi paman James meminta nya untuk menjemput kita sekarang!.”
Davin segera menggendong tubuh queen untuk berjalan keluar dari sana.
“kalian kenapa?bagaimana bisa ini terjadi?.astaga Davin,apa kau tidak menggunakan mata mu untuk menyetir?.untung kau yang terluka coba kalau queen,Almera bisa marah besar.bukan nya mendapat cinta Almera aku yakin kau malah akan mendapat tamparan dari nya!.”
“aku tidak tau, akhir-akhir ini aku merasa mudah lelah.kau tidak lihat tubuh ku sangat kurus sekarang.”gumam Davin dengan kepala yang berdenyut nyeri.
“davin ayo minum ini dulu!queen sayang sama aunty ya?.”
intan turun dari dalam mobil,lalu mengulur kan dua botol air minum satu untuk queen dan yang satu nya lagi untuk Davin.
queen yang berada dalam gendongan intan terdiam.
“are you oke baby?.”
“yes aunty.”
“davin,apa kau masih kuat berdiri?kita bisa pulang sekarang atau nanti?.”tanya James berjongkok.
“sebentar James,kepala ku pusing.”gumam Davin lirih.
“tutup dulu pakai perban!sampai di rumah baru di jahit,aku sedang tidak membawa banyak alat medis sekarang.”
“thanks.”
__ADS_1
“dimana queen sekarang?.”
“intan mengajak nya ke warung yang ada di pinggir jalan,queen bilang sedang lapar.makan mie rebus mungkin enak,jadi dia membawa putri mu untuk makan sekalian menghangat kan diri.”
jawab James,sembari menunjuk ke arah sang istri dan queen yang sedang duduk di warung yang ada di pinggir jalan.
“bu!mau mie rebus nya dua,pakai telor!terus teh hangat dua ya Bu!.”pesan intan.
“queen kau mau apa sayang?biar aunty beli kan?.”
“mau roti!.”ujar queen menunjuk ke arah roti.
“oke!Bu pesanan saya di tambah ya.mau roti ini empat bungkus.”
“kebanyakan aunty nanti Ndak abis mubazir.”
“tidak sayang,tidak akan mubazir kau tenang saja oke?.kan nanti queen mau main ke rumah Oma dan opa,Oma dam opa pasti mau makan sama queen.”
intan mengangkat tangan nya mengelus pelan lengan queen,lalu menghadiahi sang keponakan angkat nya itu dengan sebuah kecupan.
“queen ada yang sakit?.”
“ndak,tadi waktu mobil mau nabrak pohon.ayah meluk queen jadi queen Ndak papa.”
“syukur lah.”gumam intan.
tidak lama,pesanan mereka datang dua mangkuk mie rebus rasa soto ayam yang bau nya benar-benar menggugah selera langsung di hidang kan tidak lupa campuran telur di dalam nya.membuat makanan ini terlihat cukup enak,di tambah dengan dua gelas teh manis yang tersedia.
“wah ini pasti enak Tante.”
“tentu,Tante sering makan ini dulu sebelum menikah,dan ini adalah menu wajib bagi tante.”
“tapi queen Ndak pernah di bolehin makan ini.bunda selalu bilang ini Ndak baik,pada hal kan enak.”
queen berceloteh sembari mengambil sendok.seperti anak yang mandiri tanpa di pinta dia meniup pelan mie sebelum memasukan nya ke dalam mulut.
enak.
“teman ku akan segera datang dengan mobil derek,aku tidak yakin mobil ini akan kembali waras.kau benar-benar gila Davin! kecelakaan yang cukup parah.”ujar James prihatin.
# like komen and vote ya readers kesayangan author bidadari ayah love you so much.
__ADS_1