
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
“dokter Davin?.”
Davin yang sedang beristirahat sembari menduduk kan tubuh nya di sofa langsung beranjak duduk begitu mendengar suara ketukan dari luar kamar.
“iya?masuk saja Almera aku lelah untuk berjalan membukakan mu pintu.”pinta Davin lelah.
Almera mengangguk dia langsung masuk menyiapkan kopi untuk Davin,lalu meletak kan nya tepat di atas meja.
“ada apa?.”tanya Almera bingung melihat Davin benar-benar terlihat sangat lelah.
Davin menggelengkan kepala nya,dia benar-benar merasa sangat lelah bukan hanya lelah tapi benar-benar lelah.karena dia adalah seorang putra pengusahaan bukan hanya rumah sakit yang menjadi tanggung jawab Davin tapi juga sebuah perusahaan farmasi yang harus di tangani oleh Davin.
pekerjaan nya sebagai seorang dokter bedah memang tidak terlalu sibuk,tapi sebagai seorang CEO perusahaan dan juga rumah sakit ada segudang pekerjaan yang tidak dapat di tunda oleh Davin.
terbukti dari sekarang saat jam dinding sudah menunjukkan pukul dua belas malam tapi Davin sama sekali belum memejamkan mata karena ada banyak urusan yang tidak bisa di tunda.
“kau terlihat kelelahan dokter.”
“kalau kau mau menjadi istri ku mungkin aku tidak akan kelelahan lagi.”jawab Davin santai.
Almera terkekeh pelan sembari mengulurkan segelas kopi dan juga beberapa biskuit sebagai teman Davin bekerja.
“apa benar-benar lelah dokter?.”tanya Almera penuh perhatian.
Davin mengangguk kak kepala nya pelan,lelah.
“kalau kau mau menjadi istri ku aku akan dengan sangat senang hati menerima nya Almera.dengan begitu urusan rumah sakit aku yang tangani untuk perusahaan bisa kau yang menghandle nya.”jawab Davin.
“no!kalau menikah aku tidak mau menjadi wanita karir atau sebagai nya.aku hanya akan menjadi seorang ibu rumah tangga biasa,aku hanya akan mengurus anak-anak.”
Davin terkekeh dengan sangat pelan mendengar perkataan Almera,ini yang dia sukai dari bunda queen Almera tidak seperti gadis lain nya yang mengejar karir.
__ADS_1
“aku sangat mencintai mu Almera,semua yang kau miliki benar-benar membuat ku mencintai mu.”
“aku tau karena aku sangat cantik.”jawab Nisa dengan senyum sangat tipis.
tatapan mata Davin dan Almera bertemu pelan,ini pertama kali nya mereka memiliki me time berdua setelah menghabiskan hari hanya untuk mengurus semua kepentingan queen.
“kau datang kesini hanya untuk menemani ku lembur?.”
“tidak,ada hal penting lainnya yang akan ku bahas.”jawab Almera.
“kau meninggalkan queen sendirian di kamar apa kau yakin dia tidak apa-apa?.”tanya dokter Davin ragu.
Almera mengangguk,saat dia sedang sibuk melakukan pekerjaan biasa nya queen akan tidur sendirian.di tambah dengan ranjang yang di tempati oleh queen cukup besar,jadi Almera sama sekali tidak khawatir kalau terjadi sesuatu pada queen.
“tidak tenang saja,kau jangan khawatir.queen sudah besar dia mampu menjaga diri nya sendiri.”jawab almera santai.
“aku sudah mencari tau keberadaan kedua orang tua king almera.”davin menyandarkan tubuh nya si sofa.
“bagaimana dokter?kalau mereka memang tidak sanggup mengurus king aku siap mengangkat nya menjadi anak.”ujar Almera tiba-tiba.
“dokter apaan sih? astagfirullah aku kaget.”gumam Almera kesal.
“kau mau mengangkat nya menjadi anak yang benar saja?kau mau menikah dengan siapa memang nya?siapa yang sanggup membayari dua pendidikan mereka sekaligus,kau mau menikah dengan siapa Al!.”davin langsung bersungut-sungut tidak suka.
Sementara Almera hanya tersenyum lebar seakan benar-benar tidak masalah dengan kemarahan yang di tunjukan oleh Davin,dia tetap santai tanpa merasa terbebani.
“dengan dokter Davin lah,kan dokter Davin uang nya banyak.”
“hah?!.”davin menghempaskan tubuh nya ke sofa pandangan nya menerawang ke depan Almera memang penuh dengan kejutan.
“apa dokter sejahat itu?.”dokter Davin langsung menoleh,menatap Almera yang mulai berkaca-kaca.
“al apa maksud mu?."
“dokter bilang ingin menikahi ku dulu,hanya karena aku ingin mengangkat king sebagai anak dokter tidak mau menikahi ku?apa memang semiskin itu anda sampai tidak mampu menghidupi tiga orang sekaligus.”gumam Almera sedih.
__ADS_1
“oh no Almera aku tidak bermaksud seperti itu sama sekali,hanya saja....”
“hanya saja apa?dokter tidak kasihan dengan king!dia sangat malang dokter!dia hidup sendirian di kota sebesar ini! dia mengalami trauma,dia mengalami kekerasan.kenapa kau tidak mengerti dokter,anak malang itu butuh perhatian dari kedua orang tua,apa kita tidak bisa melakukan nya?!.”pekik Almera lirih.
untung anak-anak semua nya tidur bersama dengan Almera,jadi mereka tidak akan mengganggu dan juga merasa terganggu dengan perdebatan Almera dan Davin.
“astaghfirullah Almera!aku tidak bermaksud begitu.jangan merasa sedih,oke kau boleh mengangkat king sebagai anak mu tapi nanti ya?kalau kau dan aku sudah menikah.jangan terlalu serakah sayang,kau tidak tau betapa sulit nya mengurus dua anak seorang diri.oke!aku mengizinkan mu untuk mengangkat nya sebagai anak,kita tidak perlu berkas apapun karena kita tidak tau dimana keberadaan kedua orang tua nya.kita akan mengangkat nya sebagai kakak dari queen,tapi jangan sekarang ya?kita belum menikah nanti saja kalau sudah menikah,setidak nya kita bisa berbagi peran kau akan menjaga anak-anak dan aku mencari uang.”sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui.
Davin melakukan semua nya dengan baik,dengan itu mereka bisa menikah dan mengangkat eleveno menjadi anak.
“akan ku fikir kan dokter,kau benar-benar pria yang sangat baik.aku tidak salah mengizinkan mu menjadi ayah dari anak ku,kau benar-benar baik dokter.”puji Almera tulus.
“aku tau.”jawab Davin tersenyum tipis.
dert,dert.
ibu-ibu TK.
Almera mengeryit bingung menatap ke arah sebuah pesan yang baru saja masuk ke dalam handphone nya.
jeng Almera maaf baru telat mengabari,kami akan main ke rumah jeng besok ya sehabis makan siang kirim alamat nya nanti ya jeng?.
apa?.
Almera langsung membelalak kan mata nya kaget.ternyata ibu-ibu itu benar-benar akan main ke rumah nya.
“oh iya,kau berbicara apa pada putri kita?.”
“a-apa?.”
“masalah adik,sampai sekarang queen terus merengek masalah adik pada ku.dia bahkan berani mengantar ku jahat hanya karena tidak memberikan nya adik!aku seperti tukang hutang yang di tagih-tagih oleh rentenir.”jawab Davin kesal.
masalah adik lagi?.
Almera menghela nafas sangat panjang.ternyata masalah adik belum kelar juga.
__ADS_1
# like komen and vote ya readers kesayangan author bidadari ayah love you so much.