Mengejar Cinta Ibu Dari Anak Ku.

Mengejar Cinta Ibu Dari Anak Ku.
rencana menitipkan.


__ADS_3

FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.


HAPPY READING.


Davin menghela nafas panjang,sementara queen menatap bingung ke arah queen.


“oma kenapa datang ke sini?Oma Ndak ketemu nenek bunda?kenapa Ndak ketemu?.”tanya queen lemah.


“oma mau ke temu kamu dulu sayang,Oma khawatir sama keadaan cucu Oma yang cantik ini.”


Nyonya Mahendra langsung mendekap pelan tubuh gembul queen.mengecup nya pelan,lalu menghadiahi sebuah cubitan singkat di pipi gembul queen.


Queen memang sering mendapat kan waktu untuk bertemu dengan orang tua davin.selama seminggu jadwal queen bertemu dengan kedua nya adalah dua hari,dia terbiasa menginap di rumah ke dua orang tua Davin.


Waktu yang di beri kan Almera adalah Sabtu dan Minggu.terkadang saat queen tidak mau di tinggal sendiri,Almera juga ikut menginap walau pun tidak sering.


Queen,tanpa Davin tau gadis mungil kesayangan nya itu selalu tidur di kamar ayah nya.mendekap bantal yang biasa Davin jadi kan teman tidur.


“eh ada mama nya Davin,apa kabar jeng Mahendra?.”


bunda yang kebetulan sedang lewat di depan kamar Almera langsung menerobos masuk melihat ada mantan besan nya yang datang berkunjung,untuk melihat cucu mereka yaitu Queenby Agnesia putri Mahendra.


jika kalian bertanya kenapa nama queen yang dulu hanya agnesia putri di tambah mahendra.maka jawaban nya hanya satu,itu semua adalah permintaan dari keluarga Mahendra.


dan Almera sebagai ibu,tidak masalah sama sekali.bagi nya nama keluarga Mahendra juga sangat penting,karena tanpa nama keluarga itu akan sulit bagi queen.


“allhamdullillah.baik,ya Allah maaf ya jeng baru sempat menjenguk queen sekarang.maklum papa nya Davin sangat sibuk,mengurusi rumah sakit setelah Davin tidak pulang pulang.”sindir mama Davin sinis.


“eh,besan di mana jendral?mau ketemu lama tidak ketemu?.”sapa tuan Mahendra pelan.


”ada di ruang keluarga,bang Mahendra ke sana saja dulu ya?.eh kalau mau minum,Abang minta saja sama bibi ya bang, ibu-ibu mau ngerumpi.”


tuan Mahendra langsung mengangguk kan kepala nya pelan.ia segera berhamburan turun,saat sampai di bawah langsung menyapa jendral.


bang?bunda nya Almera manggil papa Abang?.kenapa keluarga ini semakin dekat.


Davin memandang bingung.panggilan yang di beri kan oleh bunda Almera kepada sang papa menunjukkan bahwa kedua nya berhubungan dekat.


“ayah...”


“ada apa?.”tanya Davin pelan.

__ADS_1


“mau dongeng!.”


“mau dongeng sayang?.”


“iya,bunda kuliah terus kalau tidak malam queen Ndak pernah di baca kan dongeng.”gerutu queen pelan.


“queen sekarang guling dulu ya!ayah kompres dulu sambil bercerita!.”


queen mengangguk kan kepala nya pelan,ia mulai membaringkan tubuh nya di atas ranjang.


sementara Davin sibuk menarik selimut sampai ke atas dada queen,memastikan putri nya berada dalam kondisi hangat.


lalu Davin merendam handuk di dalam air hangat,dan mengompres nya di dahi queen sembari mulai membacakan dongeng.


“tubuh mu masih dingin sayang?.”


“sedikit ayah.”gumam queen menggigil.


“ada apa?kenapa kau bisa demam begini?.apa kau makan sesuatu?atau kau kehujanan sayang?.”tanya Davin khawatir.


tangan nya terulur mengambil termometer,dan benar saja suhu tubuh queen masih cukup tinggi.


“bunda,dimana obat queen?.”


“bunda tidak tau Davin,bentar ya bunda cari dulu!.”


“tidak perlu bunda,bunda pasti lelah karena ikut menjaga queen semalaman.sementara Davin baru sekarang,biar Davin saja yang mencari nya.”jawab Davin beranjak dari tempat tidur.


Davin berjalan membuka laci laci,mulai dari laci yang ada di nakas,meja rias dan sebagai nya.tapi hasil nya tetap sama nihil, Davin tidak menemukan lagi keberadaan obat-obatan queen.


sebenar nya Almera taruh dimana sih?itu kan bukan mas yang harus di simpan di tempat yang aman.


Davin berdecak kesal,karena Almera menyimpan obat-obatan queen entah dimana.


“mungkin di lemari pakaian Davin?!anak itu sering teledor menyimpan barang-barang.”titah bunda Almera.


“iya bunda.”


Davin segera meluncur menuju ke arah kenari,baru membuka laci.mata nya kembali terbelalak kaget melihat sebuah foto di sana.


foto seorang gadis cantik dengan kebaya bernuansa putih di sana,tapi wajah cantik nya sama sekali tidak tersenyum.melainkan hanya mengulas senyum getir.

__ADS_1


ini foto pernikahan? bagaimana bisa kau bertahan setelah semua hal buruk yang terjadi Almera? kenapa seperti ini?.


Davin mengulas senyum getir.tapi kenangan masa lalu bukan lah hal yang harus di perhatikan oleh Davin sekarang,perhatian Davin sekarang hanya mengubah diri nya menjadi orang serta pribadi yang lebih baik lagi.


aku akan menebus semua perbuatan ku pada mu Almera.


batin Davin bertekad.


“davin ada tidak?kalau tidak ada biar bunda telfon Almera dulu?!.”tanya bunda setengah berteriak.


“ada bunda jangan khawatir.”


Davin segera mengambil sekantung obat dari dalam laci, berhamburan keluar dan langsung memberikan nya pada queen.


“minum dulu ya sayang?nanti kalau panas nya queen sudah sembuh,ayah ajak jalan-jalan keluar mau?.”bujuk Davin saat queen menolak minum obat.


“ndak mau,ayah bohong!.”


“ayah tidak akan bohong sayang,kali ini ayah jujur dan tidak akan berbohong.kalau queen menurut untuk minum obat dan juga di kompres,lalu queen panas nya sudah turun.auah janji akan membawa queen untuk jalan-jalan.queen mau kan sayang?.”


pada akhir nya queen mengangguk,tanpa di paksa oleh Davin dia langsung meminum obat.


***


sore hari.


Almera keluar dari kelas dengan raut wajah yang benar-benar lelah.siapa yang tidak akan lelah jika berada dalam posisi nya,dalam posisi yang sama sekali menyulitkan.


tugas kuliah yang menumpuk,di tambah banyak nya pesanan kue secara online,dan juga sang putri queen yang jatuh sakit.


Almera bukan wonder woman yang tidak akan merasa lelah,dia mulai lelah menjalani semua nya terasa benar-benar sulit mengatur waktu.


“apa untuk sementara queen ku titip kan saja pada dokter Davin ya?kan mereka sudah lama tidak bertemu, hitung-hitung quality time with Daddy.”gumam Almera pelan.


bunda dan bang Anindito menang mungkin bisa menjaga queen,tapi mereka pasti memiliki pekerjaan lain.


dan yang paling parah saat demam queen akan merubah diri menjadi orang yang rewel.


“bagaimana ini? menghadapi queen sendirian juga sangat melelahkan.aku harus bagaimana sekarang?.”fumam Almera pusing.


Almera meletak kan kepala nya di meja, sembari menunggu sopir yang di tugas kan untuk menjemput nya datang.

__ADS_1


# like komen and vote ya readers kesayangan author bidadari ayah love you so much.


__ADS_2