
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
Happy reading.
“king kenapa?.”setelah meletakan minuman ke atas meja ia langsung berhamburan ke arah eleveno yang sedang terisak kencang.
Anak laki-laki yang memiliki dua kewarganegaraan sekaligus itu langsung menatap sendu ke arah queen yang sedang duduk di sebelah nya.tangis masih tersisa membuat queen langsung berteriak bingung.
Papa yang sedang berada di halaman belakang untuk menanam bunga langsung berhamburan ke dalam kamar begitu mendengar suara teriakan queen,begitu juga dengan mama yang baru saja selesai menata makan siang siapa tau Almera belum makan.
“ada apa?.”tanya mama dan papa secara bersamaan.
“king menangis oma.”
“papa!papa gendong queen,mama yang akan urus king dulu!.”
Papa mengangguk mengambil tubuh gembul sang cucu yang terus terisak kencang,dan menggensong nya sebelum masuk ke kamar Davin dimana eleveno masih terisak di atas sofa dengan lebam-lebam di sekitar tubuh nya.
“cucu Oma,ada apa sayang?ada yang sakit?.”tanya mama bingung,mata mama langsung menatap bingung kedepan.
“oma hiks.”bukan nya menjawab king malah terisak cukup kencang,dengan cepat dia menghamburkan diri dalam pelukan mama.
Ada apa dengan nya?.
Di tengah kegundahan hati yang tidak kunjung usai.suara salak kembali terdengar dari luar,Almera yang datang membawa banyak barang lalu bertanya bingung.
“ada apa queen sayang?kau baik-baik saja?.”tanya Almera khawatir.
“bunda,king nangis.”
Almera langsung mengalihkan pandangan nya ke arah anak kecil dalam pelukan mantan mama mertua nya.setelah meletakan barang-barang di atas ranjang,Almera langsung menggendong tubuh mungil itu.menepuk-nepuk punggung eleveno pelan,hendak memberikan ketenangan.namun bukan nya tenang ada sebuah ringisan yang keluar dari bibir mungil itu.
“almera coba biar papa lihat!.”
papa langsung mengambil alih tubuh eleveno,melepas nya.sebagai salah seorang dokter walaupun sudah pensiun,tetap saja papa adalah seorang dokter karena itu dia dengan cepat memeriksa keadaan dari eleveno.
“astaghfirullah.”mama dan Almera terpekik dengan sangat kencang.begitu papa selesai membuka pakaian eleveno, lebam-lebam langsung menyapa mereka.
“tenang Almera,kau harus tenang jangan terpekik biar papa saja yang mengurus semua ini ya?.”papa berusaha tenang,dia segera mengobati seluruh tubuh eleveno.
__ADS_1
sepanjang pengobatan,ringisan dan tangisan terdengar.membuat Almera harus menahan diri supaya dia tidak berlarian memeluk tubuh itu sekarang.
“bunda..."
“its oke baby dia akan baik-baik saja.”
setelah di tangani dengan baik oleh papa,dan mengobati banyak luka yang ada di tubuh nya.king masih bisa tersenyum sangat tipis menanggapi celotehan queen yang terus-menerus mengajak nya untuk mengobrol bersama.
“pa bagaimana dengan nya?mama khawatir kalau terjadi sesuatu yang tidak di inginkan?.”tanya mama khawatir.
“almera, seperti nya dia mengalami kekerasan nak.dan mengalami trauma,apa kau masih ada urusan setelah ini?.”tanya papa pada Almera.
“tidak pa.”
“ma,bisa siapkan kotak bekal biar Almera mengantar kan nya pada Davin?.”pinta papa penuh dengan kelembutan.
“iya mama akan siapkan."tanpa bertanya untuk apa kotak bekal itu,mama langsung turun untuk menyiapkan kotak bekal untuk sang putra.
“ajak dia untuk jalan-jalan ya?.sama queen sekalian,papa khawatir kalau tidak segera di alihkan pikiran nya sesuatu yang buruk akan terjadi.kau harus mengalihkan pikiran nya untuk sementara,mengajak nya refreshing dan healing mungkin dia akan baik-baik saja.”saran papa.
“pa,apa aku bisa mengangkat nya sebagai anak ku?.”tanya Almera dengan bibir bergetar.
“kita bahas nanti ya?jangan sekarang.fokus kita sekarang hanya membantu pemulihan kesehatan dan juga mental nya,papa mohon jaga dia ya?.”pinta papa pelan.
Almera hanya mengangguk kan kepala nya pelan.
“apa luka nya sudah bisa terkena air?apa dia bisa mandi sekarang?.”tanya Almera.
“ganti baju saja,papa akan meminta sopir mengantarkan kalian ke rumah sakit.”
“iya pa,Al shalat Dzuhur dulu ya?."
Almera langsung berpamitan,setelah melaksanakan kewajiban nya sebagai seorang hamba dengan baik.ia langsung berjalan keluar dari sana,menggendong tubuh eleveno.
“kau yakin bisa jalan-jalan sendiri sayang?.”saat akan menyahut tas Almera menyempatkan untuk bertanya.
“queen kan Ndak apa-apa bunda,yang sakit kan king.”jawab putri kecil dari Davin.
“baik lah kita akan bertemu dengan ayah nanti,queen bisa bantu bunda bawa kotak bekal kan?."
__ADS_1
“oke.”queen langsung menjawab dengan penuh semangat.dia berjalan lebih dulu,mampir ke dapur untuk membawa kotak bekal dua tingkat untuk sang ayah,lalu keluar dimana sopir tengah menunggu.
sepanjang perjalanan queen terus berceloteh panjang lebar,sementara king yang berada dalam pangkuan Almera hanya mengangguk dan tersenyum sangat tipis.
dia benar-benar mengalami trauma ternyata.
gumam Almera dalam hati.
“king kau mau beli sesuatu? queen juga,kalau lihat jajan atau apapun yang kau suka di jalan bilang sama bunda oke?.”tawar Almera.
“king kau mau beli sesuatu?.”
eleveno menggeleng sembari semakin meringsek dalam pelukan Almera,kedua tangan nya melingkar erat di pinggang ibu muda itu, seperti sedang ketakutan.
“bunda....”mata queen mulai berkaca-kaca karena terus-menerus di abaikan oleh king.
“sayang jangan sedih ya?king kan sedang sakit dia tidak mau banyak berbicara dulu..."
“tapi kan queen sayang sama king.”
“bunda tau my princess,tapi sekarang dia kan sedang sakit memang nya queen mau king tidak akan sembuh lagi?.”
“no...”
“karena itu putri kesayangan bunda ini jangan marah-marah ya?.”almera membujuk sembari mengulurkan tangan nya mengelus pelan Surai queen.
“kalau queen mau sesuatu di jalan bilang sama bunda ya?nanti bunda belikan.bilang saja kau mau apa?makanan atau mainan, bunda tidak akan melarang mu.”bujuk Almera.
“king juga,kalau mau sesuatu bilang sama bunda ya?.nanti bunda beli kan,sekalian sama queen.”jawab Almera.
“no,El nggak mau bunda El takut di pukuli lagi.”
deg.
Almera terdiam mendengar ucapan lirih yang penuh kesakitan dari bibir mungil ini.
“apa maksud mu sayang?siapa yang mau memukul mu.kau boleh bilang mau apa,bunda tidak akan marah apalagi melarang mu.jangan seperti itu.”bisij Almera di telinga eleveno.
eleveno menggeleng,tubuh nya secara tidak di sangka sangka bergetar hebat dalam pelukan Almera.
__ADS_1
# like komen and vote ya readers kesayangan author bidadari ayah love you so much.