
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
“okey sayang untuk masalah pulau kau yang memilih ya?.mau ke mana masalah dana aku yang urus.”
“eh ak juga ada uang kok mas,kemarin kan dapet orderan katering lumayan banyak cukup lah untuk ongkos liburan.”
“kau seharus nya fokus dengan kuliah mu dan juga mengurus anak-anak saja,jangan yang lain aku masih sanggup untuk membayar kuliah mu sayang,dan menafkahi anak-anak.di tambah mereka juga belum terlalu besar jadi kita bisa tidak terlalu menghemat sekarang.”saran Davin.
Almera terdiam,dia bukan ibu ibu di luaran sana yang akan dengan sangat senang hati menerima permintaan davin.yang meminta nya hanya untuk leha-leha menghabiskan uang, berjalan-jalan ke mall uang bulanan yang pasti mengurus dua anak juga tidak akan ribet karena masih ada mama mertua dan papa mertua yang akan membantut,tentu saja kalian bisa membayangkan betapa menyenangkan menjadi Almera.
Dia akan menjadi istri paling bahagia di dunia karena sudah mendapatkan suami yang sangat baik,keluarga mertua yang mau menerima Almera apa ada nya.tapi tetap Almera bukan orang yang seperti itu,dia masih ingin menjadi wanita karir walaupun wanita karir nya hanya di rumah dan menjaga anak-anak, setidak nya Almera masih bisa berbisnis walaupun bisnis jualan katring online yang omset nya memang tidak seberapa besar tapi tetap saja suami dan anak-anak nya tidak terlantar.bagi Almera keluarga tetap nomor satu.
“aku masih bisa menghadapi semua nya mas,jangan khawatir.”almera bersandar di bahu Davin.
“kau yakin sayang aku tidak mau kau merasa kelelahan sedikit pun.”
“tenang mas aku masih bisa menghadapi semua nya sendiri,ini hanya bisnis online aku jamin ini juga tidak akan mengganggu kuliah ku atau sebagai nya,begitu juga dengan suami ku dan anak-anak ku.” jelas Almera lagi.
Davin terkekeh menghadiahi banyak kecupan lembut di dahi sang istri,mereka berdua masih sibuk mengamati anak-anak nya.duduk berdua di atas sofa dengan posisi yang sangat mesra,tentu bisa menambah kemesraan mereka.
“kau sangat menyukai anak-anak kita kan?.”
“sangat mas,mereka adalah anugerah dan juga titipan terindah yang sudah Allah berikan kepada kita.”jawab Almera lagi.
Davin mengangguk kan kepala nya,mengelus pelan kepala Almera yang sedang bersandar di bahu lebar milik nya.
“kau akan mendukung semua yang mereka pilih kan?.”tanya Davin tiba-tiba.
__ADS_1
“Maksud nya mas? mendukung apa?.”tanya Almera belum mengerti.
“mendukung apapun yang mereka pilih, pendidikan,cinta bahkan mungkin keputusan mereka kalau mereka mau meninggalkan kita dan hidup mandiri.”jawab Davin dengan helaan nafas berat.
“ya Mas aku akan dengan sangat senang hati mendukung semua keputusan mereka tanpa mengekang nya sama sekali.”jelas Almera dengan senyum sangat tipis.
“baik lah,semoga kita bisa bersama selama nya dan melihat anak-anak kita tumbuh dewasa.”
Davin menggenggam tangan Almera,mereka berjanji akan menikmati hidup dengan sangat baik.
“sayang bangun!.”queen menggeliat dalam tidur nya.
“mandi dulu ya sama bunda?.”
“iya.”masih dengan mata yang mengantuk,queen mengangguk kan kepala nya merentangkan kedua tangan nya.
“mas aku mau memandikan queen dulu,tolong bangunkan Abang ya!.”pinta Almera pada Davin.
“bangun dulu ayo ini sudah pagi sob!.”suara Davin langsung terdengar.
“Good morning ayah.”jawab eleveno dengan suara sangat lirih.
“bagaimana perasaan mu sekarang Bang?Apa kau baik-baik saja atau kau masih merasa pusing?.”tanya Davin beruntun.
“sedikit ayah kepala ku masih berdenyut nyeri.”jelas nya lagi.
”Kau akan mandi air hangat!lalu turun sarapan dan minum obat.Abang denga rkan ayah baik-baik,Abang adalah seorang laki-laki dan laki-laki harus kuat baik fisik maupun mental nya. Begitu juga dengan abang,abang tahu ayah sangat tidak suka dengan perbuatan Abang kemarin.Bunda sampai menangis kencang karena perbuatan Abang itu,memang nya Abang tidak kasihan sama bunda?.” ujar Davin tegas.
“Memang nya apa yang aku lakukan ayah sampai Bunda menangis dan kenapa ada aku di kompres? apa aku sakit semalam?.”
__ADS_1
“apa Abang tidak ingat apa-apa kemarin?.”tanya Davin khawatir.
Eleveno terdiam mendengar nya,dahi nya mengeryit dalam seakan-akan sedang mengingat sesuatu.lalu eleveno memggelengkan kepala nya pertanda bahwa dia tidak mengingat apapun.
Alhamdulillah setidak nya king tidak akan mendadak berteriak dan juga mengalami trauma.
Davin berujar dalam hati.sembaro mengelus pelan kepala eleveno penuh dengan kasih sayang.ada gunanya juga eleveno tidak mengingat kejadian semalam,Davin tidak yakin eleveno tidak akan baik-baik saja.
“mas mandikan king ya?biar aku saja yang memakaikan queen pakaian!.”
minta Almira penuh dengan senyum dan kebahagiaan,davin yang mendengar hanya mengangguk kan kepala nya pelan.melakukan perintah dengan menggendong tubuh eleveno masuk ke dalam kamar mandi.
di meja makan.
semua orang tengah bersiap duduk di sana dengan senyum saat lebar saling berbincang ringan sembari menunggu para wanita menyelesai kan masakan nya.
“bang dito lain kali,Ayah tidak mau kau mengulangi lagi.bercanda boleh tapi candaan mu sama sekali tidak baik kau sendiri tau efek nya kan?king hampir bunuh diri.”suara Jendral terdengar.
”aku kan tidak tahu kalau anak itu sangat cengeng,baru digendong sedikit saja mereka sudah menangis.”
“bukan begitu masalah nya Bang kalau dia anak normal seperti queen Atau anak-anak lain nya.papa tidak masalah,tapi masalah nya ini dia adalah korban kekerasan dalam rumah tangga yang mengalami trauma.”Papa Mahendra ikut bersuara.
“ya Abang ini seperti anak kecil saja untung kemarin Davin masih bisa menangkap lagi kalau tidak Bunda tidak tahu apa ya akan terjadi pada tubuh mungil milik nya.”bunda mengfetutu tidak suka.
“aku kan tidak tahu kalau dia sampai senekat Itu,aku pikir Almera dan juga Davin terlalu lebay itu.”
” apa nya yang lebay?apa tidak bisa lihat.Bagaimana jika dia ketakutan kemarin itu semua karena kau!kau harus nya mengerti dan bisa membedakan mana yang benar dan tidak,Percuma saja kau memiliki pangkat kapten di depan nama mu.” jelas jendral kesal.
“Bukan kah itu sangat berlebihan? ayah dia bisa saja kan membawa nya ke psikiater.lalu kenapa tidak membawa nya?tapi jika saja biar kan keluarga anak itu yang mengurus nya. biar mereka yang mengurus anak itu Atau paling tidak beri kan dia kepada kakek dan nenek nya Kenapa harus Davin dan Almera yang merawat nya.”
__ADS_1
# like komen and vote ya readers kesayangan author bidadari ayah love you so much.