
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
Almera menahan nafas sesak saat Davin mengangkat kedua tangan nya membacakan doa untuk sosok yang tengah berbaring di tanah,Reno sahabat dekat Almera.
Reno, terimakasih untuk semua nya.untuk semua doa yang sudah kau beri kan pada ku,dan terimakasih banyak untuk semua dukungan dan perjuangan yang kau berikan, beristirahat lah dalam tenang semoga Allah membantu mu menuju surga.
Davin menuangkan air dan mengganti bunga yang layu dengan bunga-bunga baru yang baru saja di beli eh nya,doa tidak pernah henti di lafaz kan oleh Davin dia hanya mau yang terbaik untuk sosok Reno.
Dia laki-laki terbaik dengan sejuta cinta, laki-laki yang memiliki hati seputih kapas dan juga cinta yang selembut embun sosok yang pantas untuk di jadikan sebagai panutan di sini lah dia berbaring, Reno.
***
Dua hari berlalu.
Almera dan queen sekarang sudah di boyong untuk tinggal di kediaman mahendra.dan rutinitas Almera langsung berubah dia menyiapkan air hangat untuk Davin mandi,lalu harus mengurus kedua anak nya yang sudah harus berangkat sekolah.
Almera langsung masuk ke sebuah kamar dengan dua ranjang yang terpisah tepat di sebelah kamar Almera dan dokter Davin,dimana eleveno dan queen sedang tidur.
sebuah kamar dengan warna merah muda yang dominan,di tambah gorden yang berwarna senada dan furniture lengkap berwarna merah muda.kamar yang cukup luas untuk dua orang anak.
Ini sejujur nya adalah kamar queen seorang diri karena sudah di desain dengan konsep girly tapi sayang nya queen Keukeh ingin mengajak eleveno untuk tidur bersama.oadahal Davin dan Almera sudah menyiapkan sebuah kamar di lantai bawah untuk menjadi kamar laki-laki kecil itu.mengingat masih ada empat ruangan lagi yang belum di tempati,bahkan queen sampai mengamuk kalau sampai di pisahkan dengan eleveno.
Jadilah Davin membeli dua ranjang lagi untuk kedua anak mereka.jadi mereka hanya di pisahkan sebuah gorden kecil.
“bangun sayang!kalian kenapa tidur lagi?bunda kan sudah bilang kalau sudah bangun subuh langsung bersiap!.”almera membuka gorden membiarkan cahaya matahari menyelinap masuk.
Seperti ibu-ibu pada umum nya pagi-pagi Almera sudah mengoceh panjang lebar.
“bangun!!apa tidak ada yang mau bangun sekarang!!!ini sudah pagi waktu nya kalian sarapan dan berangkat sekolah bukan nya bergelung di bawah selimut!.”
Tidak ada yang bergerak entah itu sang kakak atau sang adik mereka masih sibuk bergelayut manja di alam mimpi.
“astaghfirullah punya anak dua sudah nya minta ampun!queen eleveno bangun sekarang?!!kalian akan terlambat ke sekolah!.”almera menyibak satu-persatu selimut anak-anak nya.
__ADS_1
“morning bunda.maaf Abang telat.”yang pertama kali bangun adalah eleveno.
“iya,sekarang Abang mandi dulu!mau bunda bantu mandi?.”
“no bunda!.”eleveno langsung menolak, kemudian langsung turun dari atas ranjang,berjalan ke dalam kamar mandi.
“tempat sabun nya yang warna biru bang!handuk nya udah bunda siapkan yang warna putih!.”pekik Almera dari luar kamar mandi.
“iya bunda.”sahut eleveno.
Karena tinggal sekamar Almera memang membedakan barang-barang antara queen dan juga eleveno,supaya tidak tertukar.contoh nya semua barang-barang yang di miliki oleh eleveno berwarna biru,mulai dari tas kotak pensil,dan buku.sementara queen berwarna pink.
“queen bangun!.”
“bunda masih mengantuk.”almera mendesah lelah.
“sayang bangun queen kan harus sekolah Abang saja sudah mandi,memang nya queen mau di antar sekolah sendirian?.”
Queen secara perlahan membuka mata nya,manik berwarna abu-abu itu memandang ke arah sang bunda yang mengulurkan air putih.
“lagi mandi sayang.”jawab Almera merapihkan tempat tidur anak-anak nya.
“sendirian?.”
Almera mengeryit mendengar pertanyaan yang baru saja di lontarkan oleh sang putri Queenby Agnesia putri Mahendra.
“queen,kau tidak mungkin kan mau mandi bersama Abang?.”
“no bunda,aku hanya heran kenapa bunda di sini dan tidak membantu Abang mandi?.”
“abang nya tidak mau sayang,bunda sudah menawarkan tadi.abang kan sudah besar.”jelas Almera.
Queenby mengangguk dia menyandarkan tubuh mungil nya di ranjang sembari menunggu eleveno keluar dari kamar mandi.
Ceklek.
__ADS_1
Tidak lama yang di tunggu-tunggu sudah keluar, eleveno sudah keluar dari kamar mandi berbalutkan handuk berwarna putih.
“sudah Bun,kalau queen mau mandi mandi saja.”
“oke,queen masuk kamar mandi dulu ya?bunda mau bantu Abang pakai baju dulu!.”titah Almera yang langsung di turuti oleh queen tanpa membantah.
“bun,Abang bisa pakai baju sendiri bunda jangan khawatir.abang kan sekarang sudah besar.”jelas eleveno menolak.
“bunda bantu queen mandi saja.abang bisa melakukan nya sendiri.”sambung eleveno lagi,menolak tawaran yang di beri kan oleh Almera.
Almera menghela nafas sangat panjang,padahal selama ini dalam merawat queen dan juga eleveno Almera selalu berusaha untuk bersikap adil tanpa peduli siapa anak kandung dan anak angkat.tapi Almera juga sadar satu hal eleveno masih menyisakan sebuah jarak yang membuat nya seakan-akan sungkan hanya untuk meminta bantuan kepada Almera.
“abang, Abang sama queen kan sama-sama anak bunda.bunda harus mengurus kalian berdua, jangan queen terus,ada apa sih
bang kenapa terus menolak bantuan bunda?padahal kan bunda tidak repot membantu Abang.”jelas almera lagi.
“sekarang,bunda tidak mau mendengar perkataan apapun yang keluar dari mulut Abang dalam bentuk apapun,bunda akan membantu Abang berganti baju lalu akan memandikan queen.”
eleveno yang mendengar hanya mengangguk kan kepala nya patuh.dia tidak menolak saat ibu angkat nya ini dengan baik membantu nya untuk memakai pakaian.baru setelah nya Almera membantu sang putri yaitu Queenby Agnesia putri Mahendra untuk mandi.
setelah kedua anak nya siap dengan pakaian Almera langsung mengajak kedua anak nya untuk segera turun ke bawah dimana semua anggota keluarga Mahendra sedang bersiap untuk sarapan.
“morning morning oma opa" ucap Queen kepada kedua orang tua Davin yang sedang menunggu di meja makan.
"morning kesayangan oma opa." balas Papa Mahendra.
tidak lama Davin yang sudah bersiap langsung turun dari kamarnya. paginya dimulai dengan cerah setelah menyapa kedua orang tuanya Davin langsung menemui Almera.
“morning sayang”ucap Davin sembari mengecup pelan dahi Almera.
“pagi juga mas." jawab Almera penuh semangat.
“anak-anak Bagaimana tidur kalian dapat nyenyak?.”tanya Davin kepada anak-anak nya yang terlihat sangat menggemaskan pagi ini.
# like komen and vote ya readers kesayangan author bidadari ayah love you so much love you so.
__ADS_1