
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
Pukul 04:50.
“eughhhh mas Davin,bangun.” Almera menggeliat dalam tidurnya hendak bangun tetapi tangan Davin melingkar posesif di pinggang nya.
“masih pagi sayang,sebentar lagi.”
davin tidak bergeming bukan nya melepaskan belitan tangan nya di pinggang ramping sang istri,dia malah semakin merapatkan tubuh nya ke punggung Almera.
Kulit tubuh Almera dan Davin bergesekan,karena mereka tidak mengenakan pakaian apapun di balik selimut putih.hanya selimut yang menjadi pakaian mereka.
“mas,sudah subuh.bangun ya sayang?, anak-anak juga belum di bangun kan mereka harus shalat.”ujar Almera.
anak-anak?.
Davin langsung membuka mata nya begitu mendengar kata anak-anak.mata nya melirik ke arah jam dinding, ternyata jam sudah menunjuk kan pukul 4:50.
“okeh sekarang kita mandi dulu ya?!baru bangun kan anak-anak.”
“akhhh!!!.”almera memekik kencang karena Davin secara tiba-tiba menggendong tubuh mungil nya.
“mas,apa yang kau lakukan?.”tanya Almera kaget.
“aku membantu mu untuk mandi,kenapa kau harus bertanya lagi.”
***
dengan rambut yang di gulung handuk berwarna putih,Almera berjalan masuk ke kamar anak-anak nya.hendak membangun kan eleveno dan juga queen,supaya mereka juga ikut melaksanakan shalat.
walaupun belum bisa menjadi manusia yang baik,Almera dan Davin sudah bertekad mereka akan mendidik anak-anak mereka dengan ilmu agama yang mumpuni.seperti sekarang,yang selalu membiasakan anak-anak nya untuk ikut shalat,sekalipun mereka merengek karena mengantuk.
tak.
Almera menghidupkan lampu kamar tidur anak-anak nya,membuat eleveno yang sensitif dengan cahaya langsung terbangun.
“bun...”panggil nya dengan suara serak.
__ADS_1
“abang sudah bangun?.”almera mendekat,mengecup dahi eleveno dengan penuh sayang.
“ambil wudhu dulu ya?lalu ambil sajadah dan pakai peci,kita shalat dulu.temui ayah di lantai bawah,bunda akan membangunkan adik mu dulu.”pinta almera.
eleveno langsung mengangguk kan kepala nya pelan.turun dari ranjang,lalu berjalan ke kamar mandi.karena menjadi seorang putra sulung,eleveno belajar mandiri.
“kalau Abang kesusahan, panggil bunda ya?.”pinta Almera.
“oke.”eleveno hanya menjawab singkat.
“queenby! queenby bangun sekarang!.sayang ayo,seharus nya kau sudah bangun.”almera langsung menggendong queen,dan mengajak nya masuk ke dalam kamar mandi,tanpa peduli bahwa sang putri belum terbangun.
Time skip.
siang hari.
“mas Davin!!!.”almera berhamburan ke arah sang suami.
“sayang,kenapa kau datang ke rumah sakit?apa mata kuliah mu sudah selesai?.”tanya davin.
“aku merindukan mu mas.”almera memeluk pelan pinggang Davin.
“sudah,tadi aku sudah shalat Dzuhur dalam perjalanan ke sini.”jelas Almera.
kamera memang sudah salat zuhur di rumah sebelum datang ke sini. sulit nya memiliki quality time membuat Almera memanfaat kan berbagai kesempatan supaya bisa bersama dengan Davin, contoh nya sekarang setelah pulang kuliah Almera menyempat kan diri untuk pulang ke rumah selain mengecek anak-anak dia juga memasakan makan siang untuk Davin.
mereka yang memiliki kesibukan masing-masing terkadang bisa menjadi penyebab renggang nya hubungan pernikahan.banyak pernikahan yang berakhir hanya karena kesibukan masing-masing.
Terkadang kurang nya waktu untuk bersama dan minim nya komunikasi, dapat menimbul kan kecurigaan. yang membuat pernikahan hancur karena itu baik dokter Davin maupun Almira berusaha untuk mencipta kan waktu yang berkualitas bukan hanya untuk anak-anak tetapi untuk mereka berdua.
“kenapa kau datang tanpa menghubungi ku sayang?.”davin bertanya.
“untung aku bertemu dengan mu di lobby,kalau tidak mungkin aku tidak di sini sekarang.”sambung dokter Davin lagi.
Almera mengangguk,mereka sekarang sedang ada di lobby.
“wah-wah kita lihat pengantin baru, siang-siang sudah tebar kemesraan saja.”ledek dokter James.
“iya,hai Almera lama tidak bertemu.ala kabar mu?bagaimana rasa nya punya dua anak yang masih kecil apa merepotkan?.”intan ibu hamil itu bertanya kepo.
__ADS_1
“Allhamdulillah, masyaallah.semua nya di nikmati dengan baik,kan ada proses nya. apalagi anak-anak masih kecil mereka sedang aktif aktifnya anda akan merasakan nya nanti suster Intan.”jawab Almera kalem.
“Amin Masya Allah doakan saat lahiran semua berjalan normal ya almera.”
“amin.”doa Almera.
“kalian mau kemana?mau ke kantin?.”tanya Davin.
“iya si bumil lagi ngidam makan bakso buatan Bu kantin, jadi kita mau ke kantin sekarang.”jawab dokter James.
“oh, hati-hati ya?aku dan Almera pamit dulu.bye-bye.”
Davin berpamitan,Almera melambaikan tangan nya ke arah dokter James dan juga suster intan sebelum menghilang dari balik lift.
“sayang Aku akan berusaha keras membuat perut mu membuncit seperti suster intan.”ujar Davin tidak malu.
“aku sudah pernah merasakan nya mas saat mengandung queen dulu.”jawab Almera bergidik ngeri.
rasa sakit saat melahir kan queen yang harus dihadapi nya seorang diri di sebuah gubuk reot tanpa bantuan siapapun membuat trauma tersendiri dalam diri Almera.
“nah karena kau sudah merasakan nya,aku ingin kau merasakan nya lagi.seperti nya seru kalau melihat mu berjalan dengan perut yang, membuncit karena mengandung adik dari King dan Queen.”goda Davin lagi.
Almera berdehem singkat,tidak memperdulikan perkataan dari dokter Davin.dia terus-menerus, menggandeng tangan dokter Davin,sampai mereka tiba di ruang pribadi milik Davin.
setelah mereka mencuci tangan,Davin dan Almera langsung membuka kotak yang berisi makan siang nya.
“kau yang memasak nya lagi sayang?.”tanya Davin.
“iya,aku juga membawa kan mu sayur.karena ku fikir,tidak baik kalau makan tidak menggunakan sayur.”ujar Almera penuh perhatian.
Davin mengangguk,begitu membuka kotak makan siang dengan porsi yang cukup banyak.yaitu sayur SOP dan juga ayam chicken,di tambah lagi dengan sambal hijau.
almera memang hebat, dia adalah seorang ibu muda yang baik dan juga sangat menyayangi anak-anaknya.dia juga seorang menantu yang sangat di sayangi oleh mertua nya,di tambah lagi dia yang paling pintar menyenangkan sang suami di tambah juga dengan kemampuan Almera yang hebat yaitu pandai memasak.
“masyaallah,aku akan sangat menyukai nya.”gumam Davin dengan pandangan berbinar.
“kau akan menyukai nya kan dokter?ku pikir tidak akan menyukai nya,tapi karena makanan ini aku yang buat kau pasti mau memakan nya kan?.”
“tentu saja, ini adalah masakan istri tersayang ku.mana mungkin aku tidak makan nya apalagi ini terlihat sangat enak terima kasih ya,almera aku akan lebih berterima kasih kalau kamu mau kirim kan.”
__ADS_1
# like komen and vote ya readers kesayangan author bidadari ayah love you so much.