Menikah Dengan Montir

Menikah Dengan Montir
eps 14


__ADS_3

Di saat Fian sedang Bekerja di bengkel, dia di kejutkan dengan kedatangan sahabatnya yang dia ketahui sedang di luar kota untuk bekerja yaitu Ridho.


" serius amat kerja nya bro " sapa Ridho saat Fian sedang mengerjakan salah satu motor pelanggannya


" eh kapan lu pulang bro? tanya fian yang masih tidak percaya bahwa sahabatnya yang tiba tiba datang ke tempat dia bekerja


" gue baru pulang tadi pagi, tadi gue mampir juga ke rumah lo buat ketemu sama orang tua lo " memang sejak dulu Ridho sudah dekat dengan kedua orang tua Fian, karna dari dulu dia sering ke rumah Fian


" kenapa lu gak ngabarin gue, kan gue bisa jemput lu "


" gue gak mau ngerepotin lu bro, lagian kan lu harus kerja juga "


" jadi kerjaan lu disana gimana? " tanya Fian


" kerjaan di sana di stop dulu karna ada beberapa kendala jadi gue putusin buat balik kesini dulu "


" trus lu berapa hari di sini rencananya ?

__ADS_1


" gue belum tau juga berapa lama di sini, kalau masalah di sana udah selesai baru gue balik ke sana lagi "


Ridho pun pamit untuk pulang ke rumahnya karna Fian pun harus melanjutkan pekerjaannya.


Malam harinya Ridho datang kerumah Fian untuk mengajak sahabatnya keluar, dan mereka memutuskan untuk pergi ke cafe tempat biasa mereka datangi, sesampainya mereka di depan cafe tersebut mereka memarkirkan motor mereka masing masing, saat di parkiran Fian dan Ridho hampir saja di tabrak oleh mobil yang juga mau parkir di cafe tersebut, namun mereka bisa masih bisa menghindar.


saat mobil tersebut sudah terparkir keluarlah pengemudi mobil tersebut bersama kedua temannya, mereka adalah Ema dan kedua sahabatnya.


Bukannya minta maaf mereka bertiga langsung masuk ke dalam cafe tersebut tanpa ada rasa bersalah, Fian yang melihat itu pun jadi kesal dibuatnya dan menyusul mereka bertiga ke dalam cafe dengan di ikuti oleh Ridho.


" kenapa gue harus ngerasa bersalah, kan baru hampir ketabrak bukannya ketebrak, jadi gue rasa kita gak perlu ngerasa bersalah " Ema menjawab acuh


" sepertinya lo kurang di didik untuk bertanggung jawab dan sopan santun, seharusnya lo harus minta maaf sama kita berdua setelah kejadian di tempat parkir tadi " ucap Fian


" lo gak perlu ngajarin gue masalah tanggung jawab deh, mandingan lo berdua pergi deh ganggu aja, masalah kecil gitu di besar besarin, atau jangan jangan lu sengaja mau gue tabrak trus lu minta ganti rugi gitu" ucap Ema sinis


" emang dasar ni anak ya, udah salah nyolot lagi, lu denger ya, gue gak butuh ganti rugi yang lu maksud, gue cuman mau lo minta maaf sama gue dan temen gue atas kejadian tadi " ucap Fian, mereka jadi tontonan pengunjung cafe yang lain

__ADS_1


" udah lah ma minta maaf aja kali, kan lu juga yang salah tadi ngebut ngebut di parkiran " bisik Karin kepada Ema


" gak mau gue, gue gak salah ya, dianya aja yang berlebihan " ucap Ema


" yaudah ya mas kita minta maaf soal kejadian barusan di depan " kali ini Putri yang berbicara, karna melihat situasi yang makin panas


" oke saya maafkan, saya harap teman kamu bisa belajar untuk lebih menghormati orang lain " ucap fian membalas, namun pandangannya di arah kan ke Ema


Fian dan Ridho akhirnya memutuskan untuk mencari cafe lain karna merasa sudah tidak mood lagi untuk duduk disana, sementara Ema masih tidak terima dengan ucapan Fian tadi, namun Karin dan Putri dengan sabar memberikan pengertian kepada Ema yang mereka ketahui memang keras kepala dan egois tersebut.


bersambung


next part ya..


MOHON BANTU LIKE DAN KOMENTARNYA


TERIMA KASIH

__ADS_1


__ADS_2