
Ema langsung menghampiri Fian yang saat itu sedang duduk di kursi sambil memejamkan matanya karna kondisi kepalanya semakin sakit, Ema langsung datang dan marah marah karna karyawan lain sedang bekerja namun Fian malah tidur tiduran di sini.
" lo masih mau kerja apa gak ni, lo liat tu karyawan yang lain sibuk Kerja nah lo enak enakkan duduk di sini "
" maaf bu, Fian tidak enak badan jadi dia beristirahat sebentar " ucap salah satu karyawan yang lain
" kalau tau sakit ngapin juga datang kerja " ucapnya sinis
Fian pun hanya diam karna malas untuk berdebat dengan bosnya itu, sesaat kemudain Fian lalu beranjak untuk kembali bekerja setelah sakit di kepalanya mereda.
__ADS_1
Setelah pulang dari bekerja Fian langsung beristirahat setelah membersihkan badannya terlebih dahulu, dia berharap besok sudah kembali sehat kondisinya.
Hubungan Ema dengan kedua orang tuanya semakin membaik, mamanya sudah sangat jarang pergi keluar rumah, sedangkan papanya hanya sesekali bepergian itupun hanya untuk melihat kondisi bengkel, Ema merasa sangat bahagia karna sekarang dia banyak mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari kedua orang tua nya.
Hari sabtu rencananya Hadi dan Engsih akan pergi keluar kota untuk mengecek salah satu bengkel yang ada di luar kota, sekalian dia ingin liburan bersama sang istri di kota tersebut, sebenarnya Ema ingin ikut tapi dia mengerti sepertinya papa dan mamanya pun memerlukan waktu untuk berdua.
" kamu kalau mama gak ada jangan telat makan ya sayang, terus tidur jangan malam malam, jaga kesehatan kamu dan kalau kerja jangan terlalu capek ya sayang " ucap Engsih, entah mengapa dia merasa sedih saat harus meninggalkan putrinya
" iya, mama tenang aja, Ema pasti inget pesan mama, lagian kan cuma beberapa hari aja mama sama papa di sana "
__ADS_1
tibalah saatnya pesawat yang mereka tumpangi akan berangkat dan setelah keberangkatan orang tuanya putri langsung menuju ke bengkel, karna hari ini hari sabtu jadi bengkel hanya akan buka setengah hari jadi pekerjaan Ema tidak terlalu banyak.
Malam harinya Ema pergi bersama kedua sahabatnya untuk keluar, karna malam minggu banyak muda mudi yang keluar rumah untuk sekedar nongkrong, Ema dan sahabatnya pergi ke mall untuk belanja sekaligus menonton film, saat mereka sedang belanja Ema tidak sengaja berpapasan dengan mantannya yang saat itu sedang bersama dengan seorang wanita.
Ema biasa saja ketika melihat mantannya tersebut, karna sejujurnya dia sudah bisa melupakan kenangan bersama mantannya tersebut meski belum sepenuhnya, sebenarnya toni masih sangat mencintai Ema, dia masih tetap sering menghubungi Ema meskipun tidak mendapat respon dari Ema, dia bahkan sempat menjumpai orang tua Ema untuk meminta supaya dia dan Ema bisa bersama kembali, namun Hadi dan Engsih yang sudah tau tentang hubungan anaknya dengan Toni karna Ema sudah menceritakan bahwa mereka sudah putus karna Toni selingkuh dan hal itu juga yang menyebab kan Ema waktu itu sempat tak sadarkan diri setelah memergoki Toni dengan selingkuhannya, bukannya membantu Hadi dan Engsih malah memarahi Toni, dan mereka juga melarang Toni untuk berjumpa dengan anaknya lagi.
MOHON LIKE DAN KOMENNYA BIAR MAKIN SEMANGAT BUAT NULISANYA.
TERIMAKASIH
__ADS_1