
Fian mencoba membangunkan Ema namun sepertinya istrinya sedang demam panas, Fian lalu turun ke bawah untuk mengambil air dan kain untuk mengompres kepala istrinya.
Disaat Fian sedang mengompres kepala Ema istrinya itu mengigau menyebut kedua orang tuanya.
" papa kapan kita akan liburan, kemarin papa janji kita bakalan liburan ke luar negri kalau aku mau gantiin papa di bengkel " igaunya
Lantas Fian mengusap kepala istrinya sambil membacakan doa supaya Ema lebih tenang, seketika Ema kembali tertidur, ada cairan bening yang keluar dari matanya .
" aku telah berjanji di hadapan orang tuamu untuk selalu menjaga dan melindungimu, maka seberapa pun keras kamu menolak kehadiranku, aku akan tetap berusaha mengambil hatimu supaya aku bisa benar benar selalu ada untukmu dan menjagamu dalam segala kondisi " gumam Fian pelan ketika dia selesai mengompres kepala istrinya.
Fian keluar dari kamar tempat istrinya sedang beristirahat, dia telah memberi tahu kepada Hafis bahwa dia dan istrinya tidak datang ke bengkel karna istrinya sedang sakit dan dia harus menjaga istrinya, dia juga meminta tolong kepada Hafis untuk mengantar laporan hari ini kerumah bosnya saat pulang dari bengkel nanti.
Fian kembali ke dalam kamar istrinya sambil membawa bubur yang sudah dia masak tadi saat di bawah, saat dia masuk dia melihat istrinya sudah bersandar ditempat tidur sambil memangku leptop yang biasa di bawanya ketika bekerja, Fian tahu bahwa istrinya sedang mengecek laporan bengkel yang diluar kota.
__ADS_1
" kenapa lo gak pergi ke bengkel? tanya Ema ketika dia melihat Fian masuk ke kamarnya
" saya mau menjaga istri saya yang sedang sakit, makanya saya tidak pergi bekerja " jawab Fian sambil menaruh bubur di meja kerja istrinya
" gue gak nyuruh lo buat jagain gue, lagian gue baik baik aja " ucapnya ketus
" terserah apa yang mau kamu katakan, sekarang kamu makan dulu " ucap Fian lembut
" ini sudah jadi tanggung jawab saya sebagai seorang suami "
" gue nikah sama lo karna keadaan saat itu yang mengharuskan gue untuk nerima lo sebagai suami gue, gue juga belum siap buat menjalin hubungan apalagi sampai nikah gini, gue mau nikah sama orang yang gue cintai dan juga mencintai gue " ucap Ema yang mengeluarkan isi hatinya, suaranya agak meninggi saat mengucapkan kata kata tersebut
" yakinlah ini sudah di takdirkan oleh yang maha kuasa, saya harap kamu bisa menerima keadaan ini secara perlahan, sejujurnya saya juga belum siap untuk menikah, saya masih mau membahagiakan kedua orang tua saya, tapi takdir membuat saya harus menikah dengan kamu, sekeras apapun kamu menolak keadaan ini tidak akan merubah kenyataan bahwa kita sudah menikah dan kamu adalah istri saya " ucap Fian juga meluapkan isi hatinya
__ADS_1
" apa yang lo harapkan dari pernikahan yang tidak ada cinta di dalamnya, lebih baik kita berpisah karna orang tua gue juga udah gak ada, jadi lo bisa bebas dan gue juga bisa bebas " ucap Ema lagi
" mungkin bagi kamu pernikahan ini cuman sekedar bualan semata, tapi bagi saya pernikahan itu sakral, masalah cinta bisa tumbuh dengan berjalannya waktu, saya hanya ingin menikah sekali seumur hidup jadi saya mohon berikan saya kesempatan untuk megenal kamu lebih dekat, supaya kita bisa saling mengenal dan mungkin setelah saling mengenal bukan tidak mungkin akan tumbuh cinta di antara kita, tapi jika setelah berjalannya waktu belum juga ada perasaan di hati kamu untuk saya maka saya akan melepaskan kamu " ucap Fian
" baiklah jika itu yang lo mau, gue bakal ngasi kesempan buat lo selama dua bulan buat mengenal gue, sesuai dengan ucapan lo tadi kalau selama dua bulan itu lo belum bisa buat gue cinta sama lo maka lo harus lepasin gue, deal " ucap Ema sambil mengulurkan tangannya, dia berfikir ini salah satu cara supaya dia terbebas dari pernikahan yang sama sekali tidak dia inginkan
Fian menyambut uluran tangan Ema sambil tersenyum, dia merasa senang karna masih ada harapan untuk mempertahankan rumah tangganya.
bersambung
MOHON UNTUK LIKE DAN KOMEN SUPAYA SAYA LEBIH SEMANGAT UNTUK MENULIS, KARNA DUKUNGAN DARI PARA PEMBACA YANG MENJADI SEMANGAT UNTUK SAYA BIAR LEBIH SEMANGAT UNTUK MENULIS.
TERIMAKASIH
__ADS_1