
Benar yang di katakan kedua sahabatnya sang pacar sedang bergandengan tangan, ema seakan tidak percaya dengan apa yang dia lihat, bagaimana tidak, lelaki yang telah menjadi pacarnya selama hampir 3 tahun ini tengah berjalan bersama seorang wanita.
ema pun langsung berdiri dari duduknya dengan emosi yang sudah membuncah sedari tadi untuk menghampiri kedua manusia tersebut, namun di tahan oleh karin,
" sabar dulu ma, kan lu belum tau apa hubungan mereka berdua, siapa tau itu saudaranya cowok lu, jangan cuma gara-gara emosi hubungan lu jadi jadi berantakan " nasihat karin
" jadi gue harus diam aja ngeliat toni gandengan tangan sama cewek lain gitu?
" coba lu telfon dulu cowok lu, lu tanya baik-baik sama dia "
ema pun kembali duduk dan mengambil hp nya dari dalam tas untuk menghubungi sang pacar
tring.. tring.. tring
dilihatnya toni berbincang sebentar dengan wanita tersebut lalu dia agak menjauh untuk menjawab panggilan telfon tersebut
" hallo be " jawab toni agak berbisik
" hallo, kamu lagi dimana be, kok beresik gitu?
" aku lagi ngecek karyawan dalam pabrik be, jadi berisik gini " jawabnya berbohong
" oh, tadi aku kayak ngeliat kamu di mall, kamu beneran lagi di pabrik kan be ?
" kamu kan tau aku lagi sibuk, mana sempat aku pergi ke mall be, kamu lagi di mana emangnya be?
__ADS_1
" oh, aku baru nyampe di rumah ni dari mall, yaudah kamu yang semangat kerja nya ya "
" iya be, bye " toni pun mematikan sambungan telfonnya
ema pun tampak sedih setelah tau bahwa pacarnya membohonginya
" gimana ma, apa kata cowok lu? tanya putri
" dia bohong, katanya dia lagi di pabrik "
" jadi gimana, lu mau ke sana?
ema tidak mejawab pertanyaan sahabatnya dia pun langsung berdiri dari duduknya untuk menghampiri pacarnya bersama cewek yang sama sekali tidak dia kenal, sesampainya ema di depan kedua manusia tersebut,
" ka.. kamu kok bisa di sini? tanya toni yang terkejut
" memangnya ada larangan buat aku datang kesini "
sementra wanita yang di samping toni hanya bisa diam tidak mengerti
" bukan begitu, tadi kamu bilang udah di rumah "
" jadi kalau aku lagi di rumah kamu bisa bermesraan dengan cewek lain gitu "
merasa dirinya disebut wanita itu pun angkat suara
__ADS_1
" maaf ya, mba ini siapa ya dan apa hubungan mba dengan pacar saya? tanya wanita tersebut yang menyebut dirinya pacar toni
" oh, gue mantannya cowok baj*ng** ini " tunjuk ema ke wajah toni
" aku bisa jelasin " sela toni
" lebih baik lo jelasin sama cewek lo ini " ema langsung pergi darisana dengan perasaan yang hancur dan di ikuti kedua sahabatnya.
sesampainya ema di rumah dia langsung mengunci diri di kamar sambil menangis sejadi jadinya, hingga dia tertidur karna kelelahan.
malam harinya hadi dan sang istri tiba dimeja makan namun engsih merasa heran karna sejak dia pulang dari bekerja engsih tidak melihat sang putri, akhirnya engsih menanyakan kepada bik ijah yang sedang menyiapkan makan malam untuk dirinya dan sang suami
" dari tadi saya tidak melihat anak saya, apa dia belum pulang ke rumah? tanya engsih
" sudah dari sore tadi nyonya, namun nona langsung masuk ke dalam kamar dan sampai sekarang nona belum keluar dari kamarnya " jawab bik ijah
hadi yang mendengarnya pun heran, tidak biasanya sang anak mengurung diri di kamar
setelah selesai makan engsih pun menghampiri kamar sang anak, namun kamar sang anak di kunci dari dalam, ketika di panggil pun sang anak tidak menjawab.
engsih pun khawair karna sang anak tidak juga menjawab panggilannya, dengan cepat engsih memanggil suaminya untuk membuka kamar anaknya menggukan kunci cadangan.
lanjut di eps seterusnya ya!!
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENNYA
__ADS_1