
Minggu!
Novotel Canberra
Pukul 07.15
Pagi yang cerah menembus jendela kamar hotel thea dan juga leo, thea terbangun karna pancaran sinar matahari mengenai wajahnya.
"Hoam!" Thea menguap bangun, dan duduk untuk mengumpulkan nyawanya. Thea melihat tangan leo setia memeluk tubuhnya.
Thea memandangi wajah leo yang sekarang menjadi suami sahnya! Sesekali terukir senyuman indah di wajah thea saat memandangi wajah tampan leo yang sedang tidur pulas.
"Jika saja kamu tak memiliki kekasih, mungkin aku sudah belajar mencintaimu, Leo!" batin thea.
Leo membuka matanya, dan menatap thea! Thea yang terkejut dengan bangun-nya leo secara tiba-tiba, raut wajahnya langsung berubah menjadi panik dan salah tingkah di hadapan leo.
"Kenapa kamu bangun?" tanya thea, dan leo langsung bangun dan duduk dengan kepalanya yang bersandar di bahu thea.
"Karna sudah waktunya aku bangun," jawab leo dengan santai, dan masih menyandarkan kepalanya di bahu thea.
"Iyaa, kalau gitu kamu mandi sana!" ucap thea. Bukan-nya bangkit leo malah semakin manja dengan thea dan tidur di atas paha thea.
"Leo!!!" Geram thea.
"Ayolah, aku suamimu kamu harus bisa mengerti aku!" ucap leo semakin membuat thea kesal.
__ADS_1
"Aku lapar leo, kumohon bangunlah!" kini thea merengek kelaparan seperti anak kecil. Leo akhirnya bangun dan terkekeh melihat tingkah laku istrinya itu.
"Aku mandi, asal...." leo menggantung perkataan-nya, membuat thea geram akan tingkahnya.
"Asal apa?" thea bertanya, namun senyuman terukir di wajah leo membuat thea bingung.
Leo mendekatkan wajahnya ke telinga thea dan membisikkan, "Asal kita mandi berdua!" pipi thea langsung merah seperti tomat, dan tubuhnya gemetar atas bisikkan leo.
"Bagaimana? Kamu mau?" tanya leo. "Tentu saja tidak! Jangan memaksaku melakukan hal itu leo!" jawab thea kesal.
"Aku tidak memaksamu, aku hanya menginginkan keterunan kita," ucap leo berhasil membuat thea terdiam.
"Tidak bisakah aku membuatmu hamil? Selain Geral, aku juga menginginkan anak dari darah dagingku juga!" ucap leo dengan nada begitu rendah, dan thea langsung memeluk leo.
Cukup lama thea memeluk leo, akhirnya thea kembali bersuara. "Maafkan aku leo:(" ucap thea di sela-sela pelukan-nya dengan leo sambil meneteskan air matanya.
"Aku hanya tidak tau harus berbuat apa:(" lanjutnya, leo langsung menjauhkan thea sedikit dari tubuhnya dan menatap manik mata thea.
"Yang harus kamu lakukan, yaitu cukup setia mendampingiku dan melakukan tugasmu sebagai seorang istri dan juga seorang ibu!" ucap leo sambil menghapus air mata thea.
"Aku takut, aku tidak bisa melakukan tugasku karna rasa takutku yang selalu menghantui diriku leo:'(" ucap thea, tangis thea semakin pecah, thea tidak bisa menahan tangisan-nya.
"Ceritakan semuanya padaku, apa yang membuat dirimu seperti ini!" ucap leo.
"Aku takut, jika sewaktu-waktu kamu meninggalkanku dan juga geral, dan aku juga takut jika aku mengandung anakmu lalu kamu pergi meninggalkanku bersama anak-anak karna kamu memilih kekasihmu:'(" ucap thea menjelaskan semuanya, leo langsung mengecup sekilas bibir thea.
__ADS_1
"Aku tidak akan melakukan itu thea, percayalah kini aku mulai mencintaimu sepenuh hatiku," ucap leo.
"Lalu bagaimana dengan kekasihmu?" tanya thea, "Aku sudah putus dengan-nya, meskipun dia tidak menerima aku memutuskan-nya," jawab leo.
"Kenapa? Apa sebabnya kamu memutuskan dia?" tanya thea lagi, "Dia berselingkuh dariku, dan dia juga hanya ingin memanfaatkan hartaku," jawab leo dengan jelas.
"Bagaimana bisa kamu tau hal itu? Bukankah kamu di Australia dan dia di Indonesia?" kini thea terus melontarkan pertanyaan pada leo, dan leo menjawab semuanya dengan santai.
"Karna aku punya mata-mata, dan aku juga tau semua tentangnya, jadi kamu pun tidak bisa bermacam-macam dibelakangku thea!" jawab leo, membuat thea merinding.
"Aku tidak akan melakukan hal itu, tenang saja aku hanya setia kepadamu dan aku akan mencoba mencintaimu juga," ucap thea sambil tersenyum ramah pada leo, dan leo membalas senyuman thea.
"Kalau begitu, apa kamu bersedia kubuat perutmu buncit?" tanya leo membuat pipi thea merona. "Kita mandi bersama saja, tapi dengan syarat tidak melakukan hal aneh," jawab thea, membuat leo terkekeh.
"Baiklah, di Indonesia baru aku membuatmu tidak tidur untuk semalaman!" ucap leo, dan thea langsung berlari ke arah kamar mandi, dan di ikuti oleh leo.
-***Bersambungg-
Tunggu kelanjutan kisah cinta mereka!
Ini adalah awal cinta mereka:)
See you:)
Ig : putputtt12_ follow yah***:)
__ADS_1