
Aku baru saja selesai ujian saat ini. Aku melihat seseorang yang berdiri di depan mobilnya dan di kelilingi gadis-gadis.
Karena penasaran aku pergi menghampiri lelaki itu, sungguh aku terkejut melihatnya, dan dia langsung menghampiri diriku dan menarikku!
" Lepaskan aku! " ucapku, berusaha melepaskan tangannya dariku, tapi dia tidak menggubris ku.
" Are you crazy? " ucapku sekali lagi padanya, tapi dia tetap tak membalas perkataanku, dia langsung memasukkan ku dalam mobil.
" Kenapa kau bisa ada di sekolahku? " tanyaku.
" Tidak bisakah mulutmu itu berhenti bicara? " jawabnya.
" Aku hanya bertanya saja, kenapa kau langsung marah!! " ucapku dengan nada kesal.
" Gw disuruh jemput lo! "
" Boleh kutanya sesuatu padamu? "
" Apa? "
" Kenapa kamu menerima perjodohan ini? "
" Harusnya gw yang bertanya ini pada lo, kenapa lo terima untuk menikah dengan gw? " tanyanya membuatku bingung untuk menjawab.
"* Apa yang harus aku jawab? apakah aku harus katakan kalau aku hanya terpaksa menerima semua ini? " batinku.
" Tidak!!! aku tidak perlu mengatakan hal itu, dia akan menghinaku dan juga keluargaku, aku tahu dia tidak suka dengan pernikahan inu! *"
" Kenapa lo diam? " tanya leo padaku.
" Aku...aku menerima ini karna aku tidak mau menjadi anak durhaka pada orang tuaku. " jawabku begitu gugup, dan leo hanya menaikkan satu alisnya.
" Benarkah? "
" Iya, aku berkata sejujurnya! "
" Setelah tamat SMA, apakah lo mau lanjut kuliah? " tanya leo padaku.
" Apa lo izinin gw kuliah? " tanyaku balik.
" Jika lo mau, gw izinin lo kuliah nanti! " jawabnya.
" Yey... akhirnya gw bisa lanjut pendidikan gw 😆 "
" Bener-bener yang nikah sama gw gadis labil! Bagaimana bisa gw sama gadis labil? " batin leo.
__ADS_1
" Siapin diri lo 2 hari lagi lo ujian, sudah itu lo nikah sama gw! " ucap leo.
" Hm iya, bawel banget sih lo Manusia Aneh! " ucapku.
" Lo bilangin gw apa tadi? Manusia aneh? "
" Iya kenapa? masalah? emang lo manusia anehkan? "
" Dasar anak SMA labil!! " ucap leo kesal.
" Mana ada woey gw labil, mau lo gw tebas hah? " ucapku menantang leo.
" Pantes aja lo gak punya pacar, cewek bar-bar kek gini mana bisa punya pacar! "
" Jaga-jaga lo kalau ngomong! " ucapku mendengus kesal.
" Gini-gini cowok masih banyak yang antri sama gw! " lanjutku.
" Oh! "
"* Ck! ngeselin banget sih nih cowok! gimana nasib gw kalau udah nikah sama dia? bakal gak tenang hidup gw! " batinku.
*----------------------------------------------------
Kini aku sudah sampai di pekarangan rumahku, aku turun dari mobil leo dan langsung masuk ke rumahku! Leo juga ikut masuk dan duduk samping papiku!
" Biasa saja! thea tidak buruk, tapi sifatnya sangat labil seperti anak SMP! " ucap leo sambil melirik sedikit padaku.
" Enak aja lo sama-samain gw sama anak SMP! Senggol bacok ginjal lu mau gak lo!!! " ucapku kesal.
" Thea! jangan ngomong kasar sama leo, dia calon suami kamu! " ucap mamiku membela leo.
" Ck! Leo lagi leo lagi! gak bisa apa mami sama papi gw belain gw gitu!! Pengen banget gw musnahin nih cowok aneh!!! " batinku.
" Denger tuh, jadi cewek jangan bar-bar! " ucap leo lembut dan senyum padaku, mengartikan bahwa mami papiku berada di pihaknya!
" Tuh kan mi, pi kalian liatkan dia bilangin aku bar-bar! kalian masih gak mau belain aku? " ucapku dengan wajah memalas.
" Leo benar, kamu jadi cewek jangan bersikap kasar, kamu harus sopan sama calon suami kamu ini! " ucap papiku yang juga membela leo.
Aku menarik nafas dalam-dalam dan kuhembuskan dengan tenang. " Baiklah, maaf sudah bicara kasar padamu leo. " ucapku senyum paksa pada leo.
" Nah ginikan enak! kalau begitu leo permisi dulu tan, om. " ucap leo.
" Iya sana pulang, jangan datang lagi kesini kalau perlu yah:) " ucapku.
__ADS_1
" Hati-hati leo, jangan panggil aku tante, kamu panggil aku mami saja! " ucap mamiku.
" Iya leo, apalagi kita berdua nanti jadi mertua kamu jadi kamu panggil kita mami papi saja! " ucap papiku, dan dibalas oleh leo dengan senyuman.
" Baiklah mami, papi. " ucap leo dan langsung pergi dari pandanganku.
---------------------------------------------------
Thea Pov
Aku tak pernah bisa tau jalan hidupku nanti, tapi kenapa keyakinan dalam diriku untuk menikah dengan leo itu tidak ada?
Apakah aku meragukan leo? iya aku meragukan dia, tapi apa yang sebenarnya terjadi padaku? kenapa perasaanku yang kemarin-kemarin datang lagi menggangguku!
Tiba-tiba ponselku bunyi menandakan pesan masuk! Ku buka ponselku dan ternyata yang memberiku pesan manusia aneh!
~*** Leo ~
Leo ***: lo lagi apa?
Thea : bukan urusan lo!
Leo : Oh, besok lo kesekolah jam berapa?
Thea : Gak usah banyak tanya!
Leo : Hei anak labil, gw nanya baik-baik sama lo dan lo jawab aja!
Thea : Jam 10an kenapa sih?
Leo : Oh! berarti gw jemput lo jam 12an!
Thea : {Read}
~ End Chat ~
---------------------------------------------------
Leo Pov
Lo unik, tapi gw gak bisa sayang sama lo! gw udah punya kekasih di Indonesia! dan gw gak tau gimana reaksi lo kalau tau gw punya kekasih!
Argh!!!! Kenapa harus serumit ini sih hidup gw! Gw gak mau papi kecewa makanya gw terima perjodohan ini! Tapi apa harus gw mempermainkan dua kehidupan?
Semuanya akan gw urus nanti! dan gw juga harus berhati-hati memilih salah satu dari mereka! Bantu aku tuhan, aku pusing mencari jalan keluarnya!
__ADS_1
----------------------------------------------------------
-Bersambung-