Menikah Tanpa Cinta?

Menikah Tanpa Cinta?
- Seharian ikutin mau Geral -


__ADS_3

Leo dan Thea kini masih berjalan-jalan bersama Geral, setelah mendaftarkan Geral ke sekolah TK. Kini sekarang Thea dan Leo berada di kedai Ice Cream, karna Geral ingin makan Ice Cream.


"Habis makan Ice Cream, kamu mau kemana lagi, Geral?" tanya Leo kepada Geral. "Hm... Tunggu sebentar Daddy, aku memikirkan dulu, aku mau kemana." jawab Geral sambil berfikir, dia ingin kemana lagi setelah makan Ice Cream.


Cukup lama Geral berfikir, akhirnya dia kembali berbicara, "Ah, aku mau ke toko mainan membeli robot-robot, lalu pulang untuk beristirahat." ucap Geral, sedangkan Leo hanya tersenyum saja.


"Hari ini kamu cukup menghabiskan banyak uang daddy-mu yah." ucap Thea kepada Geral. "Kan daddy yang bilang, kalau hari ini daddy akan mengikuti kemauanku." ucap Geral dengan senyuman indahnya.


"Oh ya? Kapan daddy mu mengatakan hal itu padamu?" tanya Thea dengan menatap wajah anaknya, "Saat mami sedang mandi, daddy mengatakan-nya." jawab Geral dengan kepala tertunduk.


"Sayang, kamu membuatnya takut." ucap Leo kepada Thea. "Harusnya kamu tidak perlu mengajarkan dia boros dengan menghabiskan uangmu." ucap Thea dengan kesal kepada suaminya itu.


"Aku tidak mengajarkan itu, lagian ini uangku bukan uangnya, dan uangku tidak akan berkurang banyak jika hanya untuk membeli mainan dan berjalan-jalan seperti ini."


"Maafkan aku, Mami, aku janji tidak akan menghabiskan uang, Daddy." ucap Geral dengan nada rendah.


"Sayang, Mami tidak marah dengan kamu, Mami marah sama Daddy, karna Daddy mengajarkan kamu menghabiskan banyak uang." ucap Thea dengan suaranya yang sangat lembut.


"Mami hanya mau kamu belajar irit tidak boros dengan uang, karna irit lebih baik daripada kita harus menghabiskan uang hanya untuk hal yang tidak berguna." lanjut Thea.

__ADS_1


"Mami itu sangat pelit, jadi dia begitu kepadamu." sambung Leo, membuat dirinya mendapatkan tatapan tajam dari Thea.


"Pelit? Kamu bilang aku pelit? Oh Baiklah! Aku tidak akan menepati janjiku yg tadi pagi aku ucapkan padamu!" ucap Thea dengan sangat kesal.


"Thea! Kamu tidak bisa mengingkari janjimu!"


"Kenapa tidak? Aku bisa mengingkari janjiku!"


Geral yg melihat orang tuanya berdebat langsung kembali berbicara, "Sudah cukup, Mami, Daddy, jangan bertengkar lagi."


"Maafkan aku, aku janji tidak akan boros lagi, aku akan belajar tidak boros." lanjut Geral yang masih menundukkan kepalanya.


"Hhahh..." Thea dan Leo menghembuskan nafas pelan bersamaan.


"Mami hanya marah pada Daddy sayang, bukan padamu." ucap Thea kepada Geral dengan lembut.


"Mami jangan marah sama daddy, aku akan sedih melihat mami memarahi daddy." ucap Geral dengan sendu, dan air matanya mulai membasahi pipinya.


"Hey jagoan! Kenapa kamu menangis, mami tidak memarahi daddy kok." ucap Leo kepada Geral.

__ADS_1


Cup! Leo mencium pipi Thea depan Geral dan umum, membuat banyak pasang mata yg menatap ke arah dua sejoli yg baru menikah ini.


"Leo..." panggil Thea dengan nada pelan,dan wajahnya sedang merona akibat Leo yg mencium pipinya.


"Lihat, daddy mencium mami, dan mami tidak marah kan?" tanya Leo kepada Geral, membuat Geral tersenyum.


"Kita pulang, aku ingin istirahat." ucap Thea.


"Jangan lupa kita harus membuat bayiku ada dalam rahim mu." bisik Leo ditelinga Thea.


"Hm, aku tidak lupa dengan janji itu."


-------------


***Bersambung...


Oh iya, sebelumnya saya minta maaf sama kalian para readers yg selalu menunggu cerita ini update, maaf saya gak update terlalu rajin itu semua ada sebabnya, kalian bisa baca di komentar cerita. Ini aku sudah jelasin kenapa aku gak update terlalu rajin. Jadi aku harap kalian mengerti yah... Saya akan berusaha update kok, dan selesaikan cerita ini, setelah itu saya akan fokus ke lapak sebelah lagi yaitu *******...


Salam damai semuanya ✌✌***

__ADS_1


__ADS_2