
Kamis!
Pukul 05.45
Pagi ini aku bangun lebih awal, Yah meskipun aku sekolah masuk jam 12 siang! Aku hanya ingin berusaha menenangkan hatiku yang gelisah sejak tadi malam!
Apalagi hari ini adalah hari terakhir aku ujian, setelah itu aku Menunggu pengumuman kelulusan, dan Pernikahanku pun akan segera dilaksanakan!
Aku turun ke lantai dasar, dan menuju dapur, aku melihat mamiku yang sedang memasak! Aku menghampiri mamiku!
" Pagi mom:) " sapaku pada mami.
" Pagi Thea, tumben kamu bangun sepagi ini, ada apa? " sahut mamiku, dan bertanya padaku.
" Bagus dong aku bangun pagi, karna kalau aku sudah menikah nanti, aku harus bangun pagi juga kan? "
" Iya sih, sekarang kamu sudah lebih mengerti yah? "
" Bukankah aku memang harus seperti ini? tidak lama lagi aku akan jadi istri orang:( " ucapku dan wajahku berubah menjadi datar.
" Kenapa wajahmu berubah jadi datar begitu? "
" Aku belum siap berpisah dengan mami dan papi:( "
" Ayolah Thea! Kamu akan segera menikah, tidak akan selamanya kamu bersama mami dan papi terus! '' ucap mamiku, menenangkan diriku.
" Kamu tetap akan mempunyai kehidupan sendiri, tugas mami hanya melahirkanmu, memberikan kamu kasih sayang, dan sampai akhirnya kamu juga akan menikah dan meninggalkan mami dan papi nak! " lanjut mamiku.
__ADS_1
" Sungguh, aku merasa secepat inikah aku meninggalkan mami dan papi? " ucapku.
" Jika kamu ada waktu luang, kunjungi mami dan papi di Australia sayang:) "
" Pasti, aku akan mengunjungi mami:) "
Ditengah-tengah pembicaraanku dengan mamiku, Papiku datang dan menggendong putraku Geral!
" Thea! apa kamu tidak mendengar putramu menangis? " tanpa papiku, dan langsung memeberikan geral kepadaku.
" Tidak! aku tidak mendengar geral menangis! " aku langsung mengambil geral dari gendongan papiku.
" Kenapa kamu menangis sayang? " tanyaku pada geral, dan mengusap kepalanya pelan.
" Aku bermimpi buruk mami, " ucap geral yang langsung memelukku dengan erat, dan akupun membalas pelukannya.
" Aku mimpi mami meninggalkanku, jangan tinggalkan aku mami:( " lanjut geral, membuat mami papiku terkejut, dan akupun mencium puncak kepala geral.
" Apakah kamu lapar sayang? " tanyaku, dan geral membalasnya dengan menganggukan kepalanya.
Aku menyiapkan makanan untuk geral, setelah itu geral langsung makan, dan aku meninggalkan geral di dapur bersama mami papiku! karna aku harus mandi, agar nanti tidak telat untuk kesekolah!
---------------------
__ADS_1
Author Pov
Selesai mandi Thea kembali turun kebawah, dan terkejut melihat Leo yang sedang bermain dengan Geral!
"Kenapa terkejut melihatku?" tanya Leo.
"Aku terkejut saja, kenapa tidak mengabariku jika ingin kesini?" Thea bertanya balik.
"Mengunjungi rumah calon istriku, apa harus aku mengabarimu dulu?"
"Sudahlah! Lupakan saja, dimana mami dan papiku?"
"Papimu sudah berangkat kerja, dan mami mu sedang ke pasar katanya," ucap Leo. "Oh! sebentar aku titip geral padamu dulu, karna aku akan pergi kesekolah untuk ujian terakhir!" ucap Thea.
Geral sedang asyik dengan mainan yang baru di belikan oleh Daddy-nya, sedangkan Thea fokus belajar untuk ujiannya sebentar lagi, dan Leo? Tentu saja dia bermain dengan Geral.
"MAMI!!" teriak geral, dan Thea langsung menatap ke arah Geral. "Ada apa sayang?" tanya Thea pada geral.
"Malam nanti kita makan malam diluar yah," ucap geral.
"Kenapa harus makan malam diluar? apa masakan mami tidak enak yah?" tanya thea, dan geral membalas dengan menggelengkan kepalanya.
"Makan malam ini untuk menjernihkan otak mami, yang sudah pusing melawan ujian!" ucap geral. "Siapa yang bilang begitu padamu?" tanya thea.
"Daddy yang bilang begitu!" ucap geral dengan polosnya, dan thea langsung menatap tajam leo.
"Tatapan matanya seram, lebih seram dari pacar gw yang di Indonesia!" batin leo.
__ADS_1
"Kalau begitu, sebentar malam kita akan makan malam diluar," ucap thea, dan geral langsung tersenyum, dan berlari ke arah thea untuk memeluk Thea.
- Bersambung -