
Kini sudah jam pulang sekolahku! Yah aku sudah berjanji pada mami untuk langsung pulang, karna sekarang Tuan james dan anaknya itu berada di rumahku.
Mau tidak mau aku harus menemuinya, meskipun aku sangat tidak ingin bertemu dengan Tuan james dan juga anaknya itu. Tapi bagaimana pun aku sudah menyetujui lamaran itu!
Drrrtttttt... drrrtttttt... drrrttttttt
Hpku berdering, dan iya orang yang menelfonku adalah mamiku.
-Via Telfon-
" Halo mi, ada apa? "
" Kamu dimana Thea? "
" Aku sedang dalam perjalanan pulang, ada apa? "
" Oh baiklah! mami berfikir kamu tidak langsung pulang ke rumah! "
" Mana mungkin aku melakukannya, apalagi di rumah kita sedang kedatangan tamu. "
" Mami tau tidak akan melakukan itu! "
" Jadi? apa yang mami khawatirkan? bukankah ini keinginanku untuk bertemu dengan tuan james dan juga anaknya? "
" Ya ya ini adalah kemauanmu! sudahlah mami akan menutup telfonnya, jika berbicara padamu terus mami akan kalah! cepatlah pulang mami menunggumu! "
" Hm! baikalahh mamiku sayang, aku akan segera pulang! "
Tuttttt..... tuttttttt.... tutttttt
Aku mematikan telfon mamiku, dan menancapkan gas menuju rumahku! Aku tidak ingin mengecewakan mami dan papiku.
10menit kemudian aku sampai di perkarangan rumahku! aku memarkir mobilku di bagasi, setelah itu aku turun dari mobilku dan menuju ruang tengah.
Saat aku masuk, aku melihat seorang pria, dengan pakaian begitu rapi, mungkin dialah Leo putra tuan james. Tak lama mamiku menyapa diriku.
" Hei Thea, kenapa kamu masih disitu duduklah samping papimu, " ucap mamiku dan langsung membawaku duduk diantara dirinya dan papiku.
" Ini adalah putri kami, Gisellia Thea Amora. " ucap mamiku memperkenalkan diriku kepada tuan james dan juga anaknya.
__ADS_1
" Hai, senang bertemu denganmu paman. " sapaku kepada tuan james.
" Ya! saya juga senang bertemu denganmu, apalagi kamu ini adalah calon menantuku. " ucap tuan james sambil memberiku senyum dan aku hanya membalasnya senyum.
" Thea perkenalkan ini Leo Arnold James, dia adalah putraku satu-satunya, sekaligus calon suamimu. " Ucap tuan james memperkenalkan putranya padaku, aku hanya tersenyum saja.
" Oh iya, bisakah aku ke kamarku dulu, sepertinya aku harus berganti baju lebih dulu! " ucapku.
" Baiklah! pergilah dan ganti bajumu, lalu jangan lupa turun kembali, kita akan pergi! " ucap tuan james.
" Pergi? kita mau kemana? " tanyaku pada tuan james.
" Maksudku malam, kita akan pergi makan malam. " jawab tuan james.
" Albert putrimu begitu lucu " sambung tuan james membuatku jadi salah tingkah dan langsung masuk ke kamarku.
Leo Pov
" Gadis menarik dan lucu, tapi bagaimana bisa aku menerima perjodohan ini? aku tidak ingin mengecewakan papi, mau tidak mau aku harus terima menikah dengan gadis labil ini! " batinku.
" Hm! papi! " ucapku.
" Ada apa leo? " jawab papiku.
" Apakah kamu ingin menjalankan perusahaan papi yang di Indonesia? " tanya papiku.
" Kenapa tidak? aku lebih menyukai tinggal di Indonesia! '' jawabku.
" Apakah Thea akan menyetujui ini? " tanya papiku lagi.
" Kenapa dia harus menolaknya? bukankah aku akan menjadi suaminya nanti? dan dia akan ikut denganku! " jawabku.
" Kamu benar, aku akan menyetujui maumu! " ucap tuan albert.
" Apa yang sedang kalian bicarakan? dan papi menyetujui mau leo? memang apa yang leo inginkan? " tanya thea yang tiba-tiba saja datang.
" Leo ingin ketika kalian menikah, kalian akan tinggal di Indonesia! " jawab nyonya anita.
" Indonesia? Tidak! itu sangat jauh! " ucap thea menolak, membuatku memutar bola mataku dengan memalas.
__ADS_1
" Bukankah dia akan menjadi suamimu? jadi kamu harus tinggal bersamanya, kemanapun dirinya ingin tinggal. " ucap tuan albert, membuatku penuh kemenangan.
" Apakah papi mengusirku? apakah papi tidak ingin lagi aku tinggal bersama papi dan juga mami? " ucap thea membuatku begitu kesal, tidak bisakah dia berkata iya saja!!
" Bukan begitu thea, leo akan menjadi suamimu nanti, dan leo juga akan tinggal bersamamu, saat kau menikah kamu tidak lagi tinggal bersama mami maupun papi, tapi kamu tinggal bersama suamimu! " ucap nyonya anita membuat gadis labil dihadapanku ini mengerti!
" Cobalah mengerti! dirimu bukan lagi anak-anak! " ucapku.
" Aku mengerti, tapi tidak bisakah kita tinggal bersama orang tuaku untuk beberapa hari? "
" Kita bisa menemuinya nanti! " ucapku.
" Baiklah! aku mengikuti apa maumu saja! Lelaki Egois!!! " ucapnya dengan nada begitu kesal padaku.
" Thea! " ucap nyonya anita.
" Memang benarkan? dia begitu egois, memisahkan aku dari mami dan papi! "
" Thea berhenti mengatakan hal itu! dia ini calon suamimu! " ucap tuan albert membela diriku.
---------------------------------------------------
Thea Pov
Kini aku berada di atap rumahku, sangat ini aku benar-benar lelah, menghabiskan waktu makan malam bersama pria egois itu.
Sungguh, ketakutan dalam diriku semakin menjadi-jadi, entah apa yang aku rasakan sekarang, tapi perasaanku untuk menikahi Leo tidak yakin dalam diriku.
Aku merasa ada yang ganjil dalam diriku, setiap kali aku mencoba menghilangkan rasa yang mengganggu perasaanku, tetap saja hasilnya sama, perasaan ganjil di hidupku terus menjelma-jelma.
Bulan depan adalah, diman aku tengah menjalankan Ujian akhir kelulusanku, dan hal itu akan membuat pernikahanku semakin mendekat pada harinya.
" Ayolah Thea, yakin pada dirimu kamu mengambil keputusan yang tepat menikahi Leo. " ucapku pada diriku sendiri.
Pikiran buruk tentang leo terus terbayang padaku, kepalaku begitu pusing hingga aku memilih untuk tidur saja!
Aku kembali ke kamarku dan merebahkan diriku di kasur! Aku berusaha berfikir tenang hingga diriku benar-benar sudah lumayan tenang. Tak lama aku pun tertidur dengan sendirinya!
---------------------------------------------
__ADS_1
-Bersambung-
Greetings from me liza....