
Author Pov!
Hari-hari berlalu, kini thea telah lulus dari sekolah menengah atas, dan sekarang adalah hari dimana dia akan menjadi istri leo! Di dalam lubuk hati thea, masih saja ada keraguan dan ketakutan akan masa depan-nya!
--------
Sabtu!
Pukul 12.15
Kamar Thea!
Kini thea berada di depan cermin riasnya, menatap wajahnya dalam-dalam, dan mencoba meyakinkan dirinya dengan keputusan-nya! Sungguh, hari ini dia akan menjadi istri sah leo, meskipun thea tau bahwa leo sudah mempunyai kekasih di Indonesia!
"Apakah ini nasibku?!'' ucap thea dengan dirinya sendiri. "Apakah aku harus menikah dengan kekasih orang?!" lanjutnya.
"Aku harus terima konsekuensi dari semua ini! Ini adalah keputusanku, tentu saja aku harus siap terima konsekuensi ini semua!" ucap thea dengan tegas pada dirinya.
Tiba-tiba saja seseorang membuka pintu kamar thea, siapa lagi jika bukan sang buah hati yang membuka! Meskipun geral anak angkat, tapi thea menyayangi geral layaknya anak kandung!
"Mami!" panggil geral.
__ADS_1
"Ada apa sayang?"
"Kenapa mami belum turun, sebentar lagi mami harus pergi, karna hari ini mami akan menikah dengan daddy:)" ucap geral dengan senyum-nya yang menawan.
"Ini mami baru saja ingin turun, sayang!" ucap thea sambil mencubit pipi geral gemas.
"Aw... sakit mami:(" ucap geral dengan wajahnya yang langsung cemberut, membuat thea terkekeh melihat tingkah anak angkatnya itu.
"Sini dulu, mami mau cium pipi geral yang sakit," ucap thea dan dengan senang hati geral memberikan pipinya yang sakit itu untuk di cium maminya.
Cup! Thea mengecup pipi geral sekilas, "Bagaimana sayang? apakah sakitnya sudah hilang?" tanya thea, dan dibalas gelengan kepala dari geral.
"Akan sembuh jika mami mengajakku makan ice cream, sebelum mami bersiap di dandan dan menuju pesta pernikahan mami:)" ucap geral senyum dan memperlihatkan giginya pada maminya.
Thea menggandeng tangan anaknya, lalu turun ke lantai dasar, setibanya di lantai dasar thea melihat mami dan papinya yang sedang duduk bersantai di ruang tengah.
"Thea!" sapa mami thea.
"Iya mi," jawab thea.
"Kamu mau kemana dengan geral?" tanya mami thea.
"Kita mau jalan-jalan diluar makan ice cream, omah:)" jawab geral dengan senyum manisnya, dan dibalas senyum oleh oma dan opa-nya.
"Jalan-jalan berdua dengan mamimu saja?" tanya papi thea pada geral, dan dibalas anggukan oleh geral.
__ADS_1
"Apakah oma dan opa tidak di ajak?" tanya papi thea sekali lagi. "Apakah oma dan opa mau ikut?" tanya geral balik kepada opa-nya.
"Tentu saja opa dan oma mau ikut, tapi kamu tidak mengajak opa dan oma," jawab papi thea dengan menunjukkan wajah cemberut.
"Geral, kamu tidak mau ajak opa sama oma?" tanya thea pada geral.
"Tentu saja, aku mau mengajaknya, mami:)" ucap geral, yang langsung menghampiri opa dan oma-nya, dan duduk diantara opa dan oma-nya.
"Ayo opa, oma kita pergi! karna jam setengah 4 kita harus pulang, mami hatus bersiap-siap untuk acara pernikahan-nya:)" ucap geral, membuat thea dan juga orang tua thea tersenyum.
"Baiklah kita pergi sekarang!" ucap papi thea, dan langsung menggendong cucu angkatnya.
--------------
Sesampainya di kedai ice cream, geral dan juga orang tua thea langsung masuk untuk memesan ice cream!
Setelah memesan, orang tua thea dan juga geral tertawa ria dan membicarakan hal konyol agar suasana tidak terlihat canggung.
Sedangkan thea? thea hanya diam sambil memakan ice cream, dan sesekali tersenyum melihat orang tuanya dan juga anak angkatnya tertawa ria.
Entahlah fikiran thea benar-benar kacau, dia hanya memikirkan bagaimana hidupnya nanti? Apakah dia akan menjadi janda muda? atau sebaliknya? tidak ada yang tau pasti akan masa depannya, tapi dia tetap harus terima konsekuensi semua yang dia putuskan!
-Bersambung-
Follow instagram : @putputttt2_ & @lizellls***
__ADS_1