Menikahi Seorang CEO Dingin

Menikahi Seorang CEO Dingin
Cemburunya Orang Tua


__ADS_3

Dimas sekarang ini sedang duduk di kamarnya dengan keadaan frustasi dirinya tidak bisa tidur dan sekarang jam sudah menunjukkan jam 04:42.


Dimas menarik nafas pelan dan menhembuskan dengan pelan dan dirinya memutuskan untuk sholat subuh saja.


"Kamu mau kemana baru jam 06:36 begini dimas." Tanya Olin Kepada Dimas.


Karena Olin bingung kepada Dimas yang sudah rapi jam begini bahkan kalau Dimas akan berangkat ke kantor nya bukan jam begini biasanya jam 08:00 itu udah cepat.


"Dimas mau keluar." Jawab Dimas sambil mengambil roti dan pergi.


"Hei mau keluar kemana." Teriak Olin Kepada anaknya yang sudah jauh.


"Mau pergi ke rumah Irma." Jawab Dimas yang berteriak juga.


Sedangkan Olin yang mendengar itu terdiam apa kerumah Irma sepagi ini haa anaknya itu kalau udah bucin melebihi ayahnya.


Deni turun dari kamarnya dan melihat istrinya terdiam pun langsung menghampiri nya dan memeluk pinggang ramping istrinya itu.


"Mah kenapa terdiam kaya gitu." Tanya Deni sambil menaruh kepalanya di bahu istrinya.


Olin yang terkejut dengan pelukkan tiba-tiba pun hanya bisa menhela nafas pelan saat tau yang memeluknya adalah suaminya.


"Lihat tuh anak papa udah rapi saja sepagi ini dan akan pergi ke rumah irma." Ucap Olin dan menunjukkan pintu yang tertutup.


Deni yang mendengar itu mengkerut bingung haa anaknya udah rapi jam segini wah kekuatan bucin tak perlu di ragukan lagi.


"Mungking anak kita rindu sama kekasih nya mah." Ucap Deni yang sudah melepaskan pelukannya dan mengambil roti yang sudah di beri selai coklat oleh Olin.


"Waktu kita pacaran papa ngga pernah ngunjungin mama sepagi ini." Ucap Olin kepada Deni.


Uhk uhk..

__ADS_1


Deni tersedak dengan makanannya, "mama kenapa ngomong kaya gitu, waktu kita pacaran kan kita LDR an, mama di London papa di Jakarta." Ucap Deni


"Tapi kita LDR an hanya 3 tahun aja setelah itu mama pulang ke Jakarta dan papa hanya pergi ke rumah ku seminggu 3 kali itu pun tidak pernah sama sekali pagi-pagi." Ucap Olin.


Ntah kenapa dirinya cemburu melihat tingkah anaknya yang bangun pagi-pagi untuk menemui Irma kekasih nya.


Olin cemburu karena selama 5 tahun menjalin hubungan dengan deni, deni tidak pernah menemui nya pagi-pagi bahkan semasa SMA mereka selalu bertemu jam istirahat tidak pernah pagi.


Karena semasa SMA deni adalah orang nakal tapi deni memiliki otak yang pintar dan memiliki wajah yang tampan, jika pagi-pagi Irma pergi kesekolah berbeda dengan deni pagi-pagi Deni masih saja tiduran di kasurnya.


Kalau bukan tiduran di kasurnya yah akan melakukan tawuran dengan geng abal-abal mereka.


Deni yang mendengar kan ucapan olin pun mengkerut bingung ini kedua kalinya dia mengkerut bingung pagi ini.


Deni melihat wajah Olin yang sedikit jutek itu pun di tambah bingung, "mama kenapa nanya kaya gitu." Tanya Deni dengan nada lembut.


"Yah nanya aja, memangnya kenapa mama nggak boleh nanya alasan papa nggak pernah ngunjungin mama sepagi ini waktu kita pacaran." Tanya Olin yang sedikit jutek.


"Oh jadi mama nggak boleh nanya yang nggak kaya biasa gitu." Ucap Olin yang memandang Deni dengan tatapan jutek.


"Astaga salah lagi, apa mungkin mama lagi pms yah ahh nggak mungking pms kan tadi malam aku udah priksa ahh mungking aja pms nya baru-baru ini kalau gitu aku harus hati-hati nih." Batin Deni dengan was-was.


Deni berhenti memakan roti nya dan berdiri menhampiri Olin yang sedang memandang nya dengan jutek.


Deni memeluk sekali lagi tubuh ramping istrinya, "mama ini masih pagi makan dulu yah nanti papa jelasin semuanya kenapa papa nggak pernah ngunjungin mama pagi-pagi gini saat kita pacaran." Ucap Deni dengan lembut.


Olin yang mendengar suara deni yang begitu lembut membuat iman nya hampir goyah, "kenapa nggak jelasin sekarang aja, oh mama tau pasti papa lagi cari alasan yang bagus kan." Ucap Olin dengan selidik.


Deni yang mendengar itu pun mengelus dadanya dengan sabar, "kenapa mama tau yah kalau aku lagi cari alasan yang tepat dan bagus." Batin Deni.


"Yah nggak lah mah papa mau mama makan dulu, papa nggak mau magh mama kambuh pagi-pagi." Ucap Deni dan mencium pipi istrinya.

__ADS_1


Dan akhirnya iman Olin goyah, "baik tapi papa jangan lupa jelasin sama mama." Ucap Olin dengan wajah memerah karena Deni menciumnya.


"Iyah mah, papa akan jelasin semuanya sama mama dengan lengkap." Ucap Deni dengan tersenyum lebar.


"Huh untung berhasil, selamat-selamat." Batin Deni bersyukur.


Dan berbeda lagi di kediaman Irma, terjadi tatapan tajam dan dingin antara calon mantu dan calon mertua


Pagi-pagi Dimas di sambut dengan baik oleh keluarga Irma ahh tidak hanya satu orang yang penting dalam keluarga ini yang tidak menyambut Dimas dengan baik


"Semalam kamu pulang lat dari sini dan hari ini kamu udah ada aja di rumah saya sepagi ini, kamu mau apa lagi." Tanya Dodi dengan sinis.


"Papa jangan ngomong gitu ah." Ucap Nina yang mendengar pertanyaan sinis itu kepada calon mantunya.


Sedangkan keluarga lainnya sudah pulang karena mereka harus menyelesaikan pekerjaan mereka sebelum pernikahan Irma di adakan karena mereka ingin menghabiskan waktu mereka bersama Permata mereka Tanpa adanya gangguan dari pekerjaan.


Sedangkan Dimas hanya diam tapi tidak dengan matanya yang membalas tatapan tajam dan dingin itu terhadap calon mertuanya itu.


Katakan lah Dimas tidak sopan karena membalas tatapan itu kepada calon mertua nya sendiri, karena Dimas tidak ingin mengalah lagi pada calon mertuanya.


"Aku mau ketemu Irma ayah." Ucap Dimas dengan senyum mengejek.


"Ketemu sama Irma sepagi ini, Mengapa kau tidak datang subuh saja." Ucap Dodi dengan sinis.


Dodi merasakan jika calon mantunya ini sangat menyebalkan jadi dia memutuskan kalau calon mantunya ini adalah musuh yang harus di buat jera


"Wah bisa di coba, saya usahakan saya akan datang subuh besok ayah." Ucap Dimas dengan nada yang di buat sepolos mungkin.


Sedangkan Dodi mendelik tak suka saat mendengar perkataan Dimas haa apa katanya dirinya akan mengusahakan akan datang subuh kerumahnya hahaha pasti anak muda di depannya ini sedang bercanda


...hai hai maaf baru up soalnya akhir-akhir ini sibuk mah tugas tapi mulai sekarang akan di usahakan up tiap hari, (semoga kalian suka yah)...

__ADS_1


__ADS_2