
Jam sudah menunjukkan pukul 10:11, Dimas dan Dodi selesai mencari hewan (cacing).
"Huh ayo pak tua kita pulang dan kasih nih makanan sama hewan peliharaan kesayangan dan pluss nyusahin." Ucap Dimas dengan pedas.
Dimas menaruh dendam kepada hewan peliharaan kesayangan pak tua yang di hadapan nya ini, karena sangat pemilih sekali.
Dodi memandang Dimas dengan sinis mengapa dengan calon mantunya ini tidak pernah sopan kepada nya apa lagi dirinya ini akan menjadi mertua nya.
"Ck ya udah ayo disini juga udah mulai panas." Ucap Dodi yang meninggal dimas.
"Apa katanya mulai panas hahaha dari mereka sampai disini sudah panas kali." Batin Dimas memandang Dodi dengan tatapan tak suka.
"Hei pak tua sebenarnya hewan peliharaan kesayangan mu itu hewan apa sih masa pemilih makanan." Tanya Dimas Kepada Dodi yang sedang duduk anteng di mobil.
Dodi memandang dimas dengan tatapan malas, "nanti juga kamu akan tau." Ucap Dodi.
Sedangkan Dimas yang mendengar jawaban yang tak di inginkan pun hanya mendengus malas.
Sekarang ini mereka sudah sampai di masion Irma, dan Dimas ingin sekali menhampiri Irma di kamar nya tapi dirinya tidak bisa karena harus memberikan makanan kepada hewan peliharaan kesayangan pak tua yang berada di sampingnya ini.
"Dimana kamu Letti aku datang membawakan kamu makanan yang langsung di cari dari laut bukan di pesan." Ucap Dodi sambil melihat sebuah akuarium.
"Apa peliharaan nya adalah sebuah ikan." Batin Dimas dengan bingung karena Sedari tadi pun dirinya tidak melihat ikan atau hewan apa pun itu.
__ADS_1
Tidak lama dari 5 menit muncul lah hewan yang berkaki empat dan berwarna hitam dan ada corak-corak berwarna merah sambil melompat kearah Dodi dengan wajah datarnya.
Dimas yang melihat itu melototkan matanya dan tanpa sadar mulutnya terbuka jadi hewan nyusahin dan peliharaan kesayangan pak tua ini adalah sebuah KATAK.
"Dimas perkenalkan ini hewan peliharaan kesayangan saya namanya Lrtti, dan Letti perkenalkan ini calon mantuku yang nggak ada ahklak." Ucap Dodi.
Dimas yang mendengar itu pun dibuat mendengus apakah katak itu akan paham dengan ucapan pak tua di hadapan nya ini, dan juga apa-apaan katanya calon mantu nggak ada ahklak cuih ngejleb bangat.
Wrebek wrebek..
"Nah Dimas katanya dia tidak senang bertemu denganmu." Ucap Dodi memandang Dimas tersenyum mengejek.
Dimas yang mendengar itu pun di buat melongo, "apakah calon mertuanya sudah gila atau mengerti bahasa katak." Batin Dimas.
"A-apa kamu mengerti bahasa katak pak tua." Tanya Dimas dengan sedikit ragu.
"Terus kenapa kau pak tua mengatakan bahwa peliharaan kesayanganmu itu tidak senang bertemu denganku." Ucap Dimas dengan kesal.
Dirinya kira calon mertuanya mempunyai kelebihan yaitu bisa berbahasa katak tapi yah tak usah di jelaskan.
"Hei dia punya nama, namanya ada Letti stop memanggil nya hewan dan lagi saya dan Letti satu batin dan satu hati jadi aku mengartikan ucapannya tadi dan pasti itu benar." Ucap Dodi yang tak kalah kesal.
"Apa hubungannya dengan satu batin dan satu hati pak tua." Tanya Dimas yang sekarang sudah mengacak-acak rambutnya sungguh dirinya saat ini sangat frustasi.
__ADS_1
Jika dirinya disuruh pilih untuk mengerjakan tumpukan gunung pekerjaan yang berada di kantor atau menemani satu jam saja bersama calon mertuanya ini sudah akan di pastikan dia akan memilih opsi pertama dari pada opsi kedua.
"Kamu tidak usah banyak bertanya lagian jika aku menjawabnya kamu juga tidak akan paham, mending sekarang kasih makan Letti sekarang." Ucap Dodi.
Dimas ingin sekali membantah tapi dirinya menahannya karena dirinya ingin ini semua selesai dengan cepat dan meninggalkan pak tua yang berada di hadapannya.
"Pak tua dimana kaca mata pelindung." Tanya Dimas Kepada Dodi.
Bukan menjawab dodi malah bertanya balik dengan Padangan bingung, "buat apa kaca mata pelindung." Tanya Dodi Kepada Dimas.
"Astaga tentu saja akan ku pakai untuk melindungi mataku, aku tidak ingin buta karena terkena kencingnya.'' Jawab Dimas dengan kesabaran ekstra.
''Memangnya kencing dari Letti bisa buat orang buta.'' Tanya Dodi dengan pandangan bingung.
Dodi tidak mengetahui itu mengapa dirinya baru tau sekarang dan ohya ingatkan dia untuk berterima kasih kepada Tuhan karena melindungi nya dari kencingnya Letti.
"Hah jangan bilang kamu tidak tau jika kencing dari katak mana pun akan membuat mata manusia buta pak tua.'' Ucap Dimas memandang Dodi dengan pandangan linglung.
Dodi yang mendengar itu hanya menganggukkan kepala dengan kaku, tolong dirinya juga sekarang sangat di buat terkejut karena baru mengetahui fakta itu.
''j-jadi selama kamu m-memberikan Letti makan kamu tidak pernah memakai kaca mata pelindung pak tua.'' Tanya Dimas dengan tatapan tak percaya.
Dan lagi-lagi dodi hanya menganggukkan kepala dengan pertanyaan itu, "yah aku tidak pernah memakai kaca mata pelindung." Jawab Dodi dengan pandangan kosong.
__ADS_1
...Selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menunaikan 🙂 semangat buat puasanya dan semoga kita akan bertemu dengan bulan Ramadhan ini di tahun depan aminn...
...Tinggalkan vote dan likenya oke👌 (semoga suka cerita nya jangan bosan-bosan yah bacanya)...