Misteri Buku Pudara

Misteri Buku Pudara
Lukisan dan Cahaya


__ADS_3

Kami berjalan menuju kedalam hutan yang sangat rindang, suara burung saling bertautan, angin yang berhembus membuat pohon-pohon menggoyangkan dahannya. Tidak ada yang aneh, hutan ini tampak amat sangat nyaman dan membuat tenang.


Setelah beberapa saat, kami pun tiba di tempat yang ingin kami kunjungi. Ada sebuah reruntuhan kastil yang sudah tampak berlumut, rotan-rotan mulai menjalar kasuk kedalamnya. Awalnya aku sedikit takut melihat kastil ini, tetapi setelah matahari menerpa kami dan kastil tersebut, aku sangat tercengang, mulutku berdecak kagum. Betapa indahnya tempat ini.


"Feni, Dani ayo kita masuk. Mungkin ada sesuatu di dalam yang bisa menuntun kita ke tempat Sam berada!" Aku mengajak Feni dan Dani untuk masuk kedalam. Didalam kastil ini penuh dengan tulisan lontara di dindingnya, tetapi banyak dari kalimat nya hilang, karena tertutupi oleh lumut yang sudah memakan sebagian dari kastil indah ini.


"Jina! Aku periksa di bagian sini aja, kamu dan Feni pergi ketempat lain untuk memeriksa apakah ada yang bisa kita dapatkan. Ingat kita keluar dari sini pada pukul 13.00, kita akan mendirikan tenda di depan jangan berlama-lama disini" Sekarang sudah pukul 08.00. Dari penjelasan Dani, kami hanya punya waktu lima jam untuk menyusuri isi kastil ini.


Aku dan Feni mulai menyusuri bagian-bagian yang ada di dalam kastil ini. Suasana di dalam kastil ini sangat berbanding terbalik dengan suasana di luarnya. Laba-laba bertengger di sudut lorong dan ruangan, kelelawar bergelantungan di beberapa tempat, lumut dimana-mana, ditambah lagi tidak ada penerangan sama sekali didalam sini! Kami hanya memakai senter handphone kami sehingga kami masih dapat melihat apa yang terjadi disekitar.


"Jina....!! Aku takut.....!!" Temanku mulai lagi! Mulai memunculkan sifat cengeng nya, hal itu tidak mengganggu ku sama sekali, hanya saja sekarang bukan waktu yang tepat untuk bersikap seperti itu.


"Fen....., kamu jangan bersikap seperti ini sekarang, kamu mau menemukan Sam kan? Kamu harus tenang, kita hadapi bersama-sama kok, yah?!! "


"Oke Jina, ayo kita cari sesuatu disini!!, SAMMM.... TUNGGU KAMI" Aku kaget dengan Feni yang bersuara sangat keras di akhir kalimatnya, itu membuat suaranya menggema.


"Sssuuttt.... Fen!! Jangan over excited, hahaha" Ada-ada saja kelakukan temanku yang satu ini, parasnya cantik, tubuhnya seksi, tapi kelakuannya melebihi anak SD yang baru pintar mengelap ingusnya.


Kami berdua semakin jauh masuk kedalam, sampai kami berhenti di depan sebuah lukisan. Lukisan tersebut menggambarkan seorang wanita memakai baju adat Bugis lengkap dengan aksesoris khas suku Bugis. Untungnya dibawah lukisan itu ada sebuah keterangan mengenao lukisa tersebut. Disitu tertulis bahwa wanita ini menari untuk menolak bala yang disebabkan oleh dewi Gayatri.


"Cepat foto Fen!" Aku menyuruh Feni untuk mengambil gambar dari lukisan itu. Saat Feni mengambil foto, ternyata flash handphone Feni menyala, aku tiba-tiba melihat kilas balik saat cahaya handphone Feni berkedip di lukisan itu.

__ADS_1


...*** KILAS BALIK ***...


"Lari semua..... Larii.....!!" Semua orang terlihat panik dan berlarian kesana kemari. Aku bingung apa yang terjadi disini! Semua terlihat kacau, rumah terbakar dimana-mana, banyak mayat anak kecil yang tergeletak di jalan, benar-benar mengerikan.


"Ibu.... Ibu.... " Ada seorang anak kecil yang terus memanggil ibunya dengan nada suara yang sangat lirih. Itu adalah seorang anak kecil memakai baju Bodo khas suku Bugis, mengulurkan tangannya seakan menunjuk ke suatu arah.


Aku melihat dan mencari tahu apa yang ditunjuk oleh anak ini. Ternyata dia menunjuk seorang wanita yang ada dilukisan yang kami lihat di dalam kastil. Ternyata mimik wajah wanita tersebut di lukisan dan realitanya sangat berbeda. Aku melihat mimik wajah wanita itu dilukisan sedang tersenyum, tetapi disini dia sedang menangis dan bernyanyi sambil menari dengan gerakan yang sangat memilukan.


Aku bingung! Aku bingung apa yang sedang terjadi disini, apa yang menyebabkan ini semua? Mengapa wanita itu menari dengan keadaan yang sedang menangis? Mengapa semua rumah-rumah sedang terbakar? Mengapa banyak jasad anak kecil tergeletak di jalan? Banyak orang berlarian kesana kemari! Apa yang sedang terjadi disini?


Tak lama, wanita itu berhenti menari dan berbalik kearahku! "Dia jahat Jina..., kamu harus berhati-hati, lihat apa yang telah ia perbuat kepada kami! Haaaaaaa.....!!! " Aku langsung terhentak kebelakang saat wanita itu berteriak. Disaat itu pula aku sudah kembali di masa sekarang.


...*** KEMBALI KE WAKTU SEKARANG ***...


"Feni!! Ayo kita cepet keluar dari sini, kita harus menemui Dani! Ada sesuatu yang telah aku tahu dan harus kuberitahu kepada Dani" Aku bangun dari tempatku dan menarik tangan Feni agar bergegas keluar dari tempat ini, dan menuju ketempat Dani.


Aku dan Feni berlari pontang panting, karena tempat ini sangat luas. Tetapi masalah baru lagi ternyata muncul, kami tersesat didalam! Tempat ini bagaikan labirin yang sangat panjang.


"Jina bagaimana ini? Kita lagi tersesat!!" Feni mulai panik dan menarik-narik lengan bajuku, aku pun sebenarnya sama paniknya dengan Feni, tapi saat ini aku harus tenang dan memikirkan bagaimana cara keluar dari sini.


Setelah dilihat-lihat, setiap dinding memiliki prasasti yang menceritakan hal yang berbeda-beda, ada satu prasasti yang menggambarkan bentuk dari kastil ini. Ternyata bentuk dari kastil ini seperti dua ular yang sedang memeluk satu sama lain. Itulah mengapa kami tidak bisa menemukan jalan keluar dari tadi, karena kami hanya memutar didalamnya.

__ADS_1


"Feni!!... Ikuti aku, tetap disampingku biar aku yang tuntun kita agar bisa keluar dari sini" Aku mengambil handphone Feni untuk menerangi jalan yang akan kami lalui, tapi sialnya lagi baterai handphonenya tersisa sedikit.


"Aduh gimana nih?! mana handphone ku ada diluar lagi!" Aku lupa membawa handphoneku karena tadi kami hanya langsung menggantung tas kami disebuah ranting dan bergegas masuk karena terkejar oleh waktu.


"Aku takut Jina..!!! " Keadaan sudah sangat kacau, karena dilihat dari prasasti tadi, jalan menuju pintu keluar masih sangat jauh. Akhirnya handphone Feni pun mati! Kami sudah tidak bisa melihat apapun, gelap total!


Aku sudah mulai ikut panik dengan situasi ini! Aku memegang erat tangan Feni berharap Dani atau siapapun masuk dan menemukan kami berdua. "Fen.., kamu pegang tanganku kita berjalan perlahan kedepan" Sudah tidak ada cara untuk keluar disini selain berjalan kedepan, walaupun kami sudah tidak bisa melihat apapun.


Saat kami sudah berjalan beberapa langkah, kami melihat ada sebuah cahaya berwarna orange! Itu terlihat seperti cahaya yang dihasilkan oleh sebuah api, tapi api yang sangat kecil. "Jina..., ada sebuah cahaya didepan!! "


"Iya Feni... Ayo kita ikuti cahayanya" Aku dan Feni sangat bahagia melihat cahayanya tersebut.


Tetapi kami merasa, kalau semakin kami mendekat, semakin jauh juga cahaya tersebut, seakan-akan kami tidak bisa bertemu di satu titik. "Jina? Kamu merasa nggak sih cahaya ini sepertinya bergerak deh! Seperti ada orang yang memegangnya!"


"Aku juga nggak tahu Fen.., karena dari tadi kita berjalan, kita seperti nggak bisa sampai kedekat cahaya itu" Kami berdua tersadar kalau cahaya ini sebenarnya bergerak! Tetapi kami tetap juga mengikutinya, sudah tidak ada harapan lagi selain mengikuti cahaya itu.


Tiba-tiba cahaya itu berbelok dan menghilang! Aku dan Feni dengan cepat berlari karena kami takut jika cahaya tersebut menghilang! Saat kami berbelok ternyata kami sudah sampai di pintu keluar dimana aku dan Feni berpisah dengan Dani. Tapi anehnya! Dani sama sekali tidak ada disini.


"Lah... Dani kemana Jina?" Aku juha sebenarnya bingung kemana anak itu pergi, kami tidak bisa melihat pukul berapa sekarang, karena handphonya nya Feni dalam keadaan mati.


"Ayo Fen, kita keluar mengambil handphone ku di tas." Aku dan Feni berjalan keluar dari kastil ini, saking paniknya! Aku sampai lupa sesaat tentang lukisan yang kami lihat tadi.

__ADS_1


Lukisan dan cahaya aneh yang menuntun aku dan Feni keluar dari tempat yang gelap itu. Apa yang sebenarnya terjadi disini? Kenapa semakin kami menelusuri apa yang terjadi kepada Sam, kami selalu dihadapkan dengan kejadian-kejadian aneh?.


__ADS_2