
*Tanggal 23 Maret 2017*
Keesokan paginya, aku merasa sangat mengantuk untuk kesekolah, tapi aku ingat, aku ingin menceritakan apa yang telah aku dapat didalam hutan Jompie kepada Feni dan juga Dani.
Ada suara yang menyapaku dan Feni dari arah belakang kami
"Pagi Feni"
"Pagi Jina"
Sepertinya Feni masih tampak sedih karena hilangnya Sam, dan juga ternyata Dani sudah masuk sekolah hari ini.
"Dani, Feni. Coba kalian berdua sini dulu deh, ada sesuatu yang mau aku liatin ke kalian berdua!!" Lalu mereka berdua menjawab
"Memangnya apa yang pengen kamu tunjukin?bikin penasaran aja"
"Semalam aku masuk kedalam hutan Jompie dan mencari tahu apa yang telah terjadi dengan Sam, sekaligus aku juga mencari tahu buku yang kamu lihat, yang dipegang Sam"
Feni pun langsung berteriak ke arahku
"HAA!!! Buku? Buku apaa"
"Aduh Feni telingaku bisa rusak kalau kamu berteriak kearah telingaku kayak gitu"
"Ya maaf, jadi buku apa yang dimaksud Dani"
__ADS_1
"Jadi gini, Dani melihat Sam memegang sebuah buku sebelum Sam menghilang kedalam hutan, aku jadi penasaran dengan buku yang dimaksud Dani, dan coba kalian tebak apa yang aku temukan?"
Feni dan Dani pun saling menatap lalu bersamaan mengatakan
"APA!!"
"Aku mendapatkan buku yang mungkin sama dengan yang Dani bilang tempo hari!!"
Dani pun terkejut dan mengatakan
"Memangnya iya?"
"Iya serius, ini coba kamu liat apa benar ini buku yang kamu maksud?"
"Isi bukunya bertuliskan Aksara Lontara, ada satu kalimat yang membuat aku yakin kalau hilangnya Sam merupakan suatu keanehan, kalimat itu bertuliskan kalau hal yang buruk akan terjadi"
Mendengar hal itu Dani dan juga Feni terlihat kaget setelah aku mengatakan itu, aku lalu melanjutkan pembicaraanku.
"Tapi sayangnya aku tidak bisa menemukan petunjuk sama sekali tentang Sam"
Dani pun mengajukan suatu usulan
"Aku sebenarnya bisa menerjemahkan semua isi buku yang kamu pegang itu, tapi kita harus memastikan itu sebenarnya buku apa!"
Lalu Feni bertanya
__ADS_1
"Lalu menurut kalian, apa tidak aneh ada sebuah buku didalam hutan? Apalagi kelihatannya buku ini seperti sudah ada berabad-abad yang lalu, jadi dimana kita bisa mendapatkan petunjuk tentang buku itu?"
Dani tiba-tiba menjawab
"Di perpustakaan kota, aku sempat melihat ada satu rak buku yang berisikan tentang sejarah suku Bugis, bagaimana?"
Feni pun menjawab
"Kedengarannya bagus juga tuh untuk mencari petunjuk disana, jadi kapan nih kita harus pergi? Sore ini?"
Aku pun menyahut mengiyakan perkataan Feni
"Iya sepertinya kita harus pergi sore ini deh tapi, aku agak sedikit takut untuk terus menyimpan buku ini"
Lalu Dani mengatakan
"Sepertinya jangan sore ini, besok sore aja, dan soal bukunya sini biar aku aja yang menyimpannya, sekalian toh aku juga mempelajari apa saja isi dari buku itu!!"
Akhirnya setelah sepakat dengan rencananya, kamipun kembali belajar sambil menunggu waktu pulang.
"Kriiinggg...Kriiiinggg...Kriiiingg!!!"
Lonceng berbunyi tiga kali yang menandakan waktunya para siswa untuk pulang, entah kebetulan apa Ibu Nana yang sudah membuat janji ingin bertemu hari ini tidak masuk untuk mengajar, akhirnya aku berencana untuk menunggu Dani dan juga Feni, tapi tiba-tiba saja ada ide yang terlintas dipikiranku.
Aku berpikir, mungkin ada suatu buku di perpustakaan sekolah yang bisa membantu kami untuk menemukan, apa sih buku yang kami pegang sekarang ini?! Jadi aku memutuskan untuk menuju ke perpustakaan, dan mengecek apakah ada petunjuk disana yang bisa kami dapatkan agar bisa membantu mencari tahu hal-hal ganjil yang telah terjadi.
__ADS_1