Misteri Di Rumah Kost

Misteri Di Rumah Kost
bab 12


__ADS_3

aku sangat bersyukur karena setelah aku kehilangan teman - teman di kostan ini, aku bisa bertemu dengan Tante Maya, orang yang baik hati, selalu perhatian terhadap ku, walaupun terkadang dia sering menyuruh ku menemani Yaya di rumah, tapi itu tidak masalah, selama tidak menganggu aktifitas ku. Tante Maya juga sangat senang, karena menurut nya Yaya menjadi anak yang baik dan penurut sejak bersama ku, tapi menurut ku Yaya pada dasarnya memang anak yang manis, dia hanya kurang perhatian.


malam itu sudah menunjukkan pukul setengah satu malam, Yaya dan Dio sudah tertidur di samping ku entah sudah berapa lama, sedangkan kakaknya sudah masuk ke kamar nya, tak lama terdengar suara mobil masuk ke garasi,Tante Maya dan suaminya baru pulang .


" nad...belum tidur?" ujar Tante Maya sedikit berbisik


" udah Tante, tapi kebangun.." ujarku berbohong.


" aduh ..maaf ya, Tante pulang nya kemaleman, kamu pindah ke kamar Yaya aja ya, nanti biar Yaya nya di pindahin ke kamar" ujar Tante Maya lagi.


" makasih Tante, tapi saya pulang aja," tolak ku


" ya udah, yuk Tante anter.." ujar Tante Maya


Tante Maya menunggu dari samping sampai aku naik ke atas, setelah aku masuk kamar, Tante Maya langsung masuk ke rumah nya.


keesokan paginya, aku baru selesai mandi, duduk di jendela depan kamar ku, pandangan ku jauh ke hutan di depan kostan ku. dan lagi - lagi, ada sosok anak kecil disana, ketika aku melambaikan tangan ke arah nya, dia pergi lagi.


***

__ADS_1


" ya..kakak boleh nanya gak?" tanyaku pada Yaya saat kami sedang duduk di depan rumah nya


" apa kak?" tanya Yaya


" Yaya kenal sama anak kecil yang suka ada di hutan depan kostan kakak? kayaknya seumuran sama Yaya, dia suka pakai baju putih " ujar ku


" Hem... namanya bobo.." jawab Yaya


" Yaya kenal?" aku sedikit lega karena Yaya tahu tentang anak itu, paling tidak apa yang ku lihat, juga di lihat Yaya


" kenal..cuma gak ada yang bisa lihat bobo..cuma Yaya aja, Yaya kaget kakak nad bisa lihat bobo... soalnya di rumah Yaya aja..cuma Yaya sendiri yang bisa lihat bobo" ujar Yaya


" serius kak...kenapa ? takut ya?" ujar Yaya


" tenang aja kak, bobo anaknya baik Kom..." ujar Yaya lagi karena melihat ku sedikit ketakutan.


" tapi kenapa kalau udah ngeliat kakak, si bobo langsung pergi " tanyaku lagi


" nanti kalau bobo udah siap, dia pasti mau temenan sama kakak" ujar Yaya.

__ADS_1


aku hanya tersenyum dan mengangguk mendengar perkataan Yaya, kalau boleh berharap sih, jangan sampai bobo muncul lagi di depanku.


***


siang itu aku dari warung buk Ani, kemudian ada anak kecil berlari mendahului aku.


" bobo..." panggil ku, entah mengapa aku memanggil bobo, padahal sudah aku hindari untuk bertemu dengan bobo.


mendengar panggilan ku , bobo berhenti lalu menoleh kearah ku


" cantik.." kata - kata itu meluncur begitu saja dari mulut ku, bobo memiliki rambut panjang dan hitam, dia memakai baju panjang berwarna putih, tampak serasi dengan warna kulit nya yang putih.


" nama kamu bobo kan?" tanya ku tanpa rasa takut, bobo pun mengangguk dengan senang.


ketika sampai di kostan ku, tanpa ragu aku mengajak bobo masuk, dan bobo pun mengikuti ku.


" kakak tidak takut dengan bobo?" tanya bobo saat aku sedang membuka pintu gerbang.


###

__ADS_1


__ADS_2