
H-1
Besok adalah hari paling istimewa bagi kedua keluarga itu. Undangan telah tersebar sebanyak 2000 orang...
Tenu saja banyak yang iri, cemburu dan kagum karena pernikahan mereka...
Para fans si Michael lah yang menatap iri dan cemburu...
Berita tersebut sudah terdengar hingga ketelinga si oma, tentu saja si oma marah dia langsung saja menuju kediaman Smith tempat keluarga Michael tinggal.
Saat ini, kedua keluarga tersebut dan oma berada di ruang keluarga termasuk Adelia dan Michael.
Jangan tanya raut wajah mereka,
soalnya raut wajah mereka itu tetap sama, dingin dan datar....
Di ruang keluarga kediaman Smith
Suasananya sangat mencengkam
krik... krik... krik...
"Ehem, jadi kenapa kalian menjodohkan Michael dengan wanita murahan itu?", tanya oma dengan nada yang penuh penekanan
"Mah, apakah ada masalah dengan itu?", tanya Papa
"Tentu saja salah", kata oma
"Mama mu ini sudah menjodohkan Michael dengan Werna seharusnya kalian sudah tau itu", jawab oma
"Seharusnya oma sadar kalau kebahagiaan Michael itu bukan hak oma", ucap Jesika
"Benar oma, seharusnya oma sadar diri karena apa...
karena papa juga mengalami yang sama dengan oma", ucap Mona
"Papa langsung menikahi Mama tanpa restu dari oma", lanjut Mona
"Coba oma lihat, papa dan mama tidak pernah terpisahkan mereka sudah bersatu oleh cinta, mereka itu jodoh bahkan oma harus tau walau tanpa restu dari oma sekalipun pernikahan papa dan mama tidak ada masalah apapun", ucap Jesika menanggapi
__ADS_1
"Cih, itu dulu dan ini sekarang oma ini yakin kalau Michael dan Werna itu jodoh", ucap
"Mimpi aja oma, Michael gak mau di jodohkan sama wanita j***** itu", ucap Michael sinis
"Diam kamu Michael, oma tidak bakal memberi restu sama pernikahan kalian", ucap oma
"Cih kepedean seorang anak harus mendapatkan restu dari orang tua bukan dari kamu", ucap Adelia datar
"Kamu hanya oma Michael bukan ibunya, ibunya itu Mama Smith bukan kamu", lanjut Adelia yang telak di jantung
"Dasar anak tak tahu diri", bentak oma
"Cukup oma! Jangan buat Michael mengusir oma secara tidak hormat dari sini. Yang pegang semua adalah Michael kecuali warisan oppa yang berada di genggaman orang itu", ucap Michael sarkas
'A-apa me-mereka tau, tapi... mereka tidak tau kalau itu aku. Selamat - selamat', batin seseorang
"Cih, siapa sebenarnya dia seharusnya warisan itu aku yang pegang", ucap oma percaya diri
Pede amat lo tua bangka, sorry yah soalnya aku yang nulis aku yang jijikπ¨π¨π¨
"Dan juga jangan harap oma bakal menyerah karena oma akan menikahkan Michael dengan Werna. Camkan itu", ucap Oma sambil berlalu dari sana menuju kamar
'Cih mau bekerja sama ya? berarti aku bisa menjatuhkan mereka secara bersamaan dengan rasa sakit yang besar dan bakal diingat sampai seumur hidup',
"Baiklah, karena tidak ada masalah lagi bagaimana kalau kita makan siang soalnya sudah waktu makan siang", ucap Christin memecahkan keheningan atau membuyarkan lamunan semua orang
"Baik lah ayo kemeja makan Kakak juga sudah lapar", ucap Mona sambil memegang perutnya
"Makan aja kerja mu", ucap Jesika dengan nada mengejek
"Ejek aja terus ejek", ucap Mona
"Kamu-", ucap Jesika terpotong
"Sudah sudah ayo makan", potong Mama
Mereka pun menuju meja makan...
Setelah makan, keluarga Marestya pulang menuju kediaman mereka karena mereka harus beristirahat dengan cukup untuk acara esok....
__ADS_1
Di kamar oma...
"Oh mereka sudah berani melawan aku yah, besok aku bakal meminta Fadhil buat menurunkan anak buahnya di pesta itu"- oma
"Dan juga aku bakal menyuruh mereka membunuh perempuan murahan tersebut supaya Michael tidak ada jalan lain untuk menikahi si Werna", oma
"HAHAHAH", oma
Setelah mengucapkan hal tersebut, oma langsung menelpon fadhil dan fadhil pun mengiyakan.
Fadhil itu sebenarnya abang dari Werna seorang pemimpin dari gengster ke-enam
Sedangkan di tempat lain...
"Oh ternyata mau bermain-main yah", ucap seseorang
"Hahahah aku bakal mengikuti permainanmu nenek tua", ucap seseorang
"Sabil, aku mau kau mengerahkan 50 anggota C untuk berjaga-jaga besok, aku mau ada yang sebagai satpam, koki, pelayan sama tamu", ucapnya kepada seseorang yang bernama Fadhil
"Baik ketua", ucap Sabil sambil keluar dari tempat tersebut untuk melakukan perintah ketuanya
"Bagus", ucao ketua
β
β
β
β
β
*Maaf yah semua karna semalam gak up soalnya jaringan di tempat saya bermasalah...
Jangan lupa like, koment, and rate...
Bay allπππ*
__ADS_1