Misterious Wife

Misterious Wife
Eps 21


__ADS_3

TYPO BERTEBARAN


Keesokan Harinya


Mereka semua sedang berada di mall megah di negara Aus..


Tentu saja mereka berpencar~


Kita ke Adelia dan Michael dulu~


Ketiga orang ini sedang berada di stan makanan because si boy merengek minta Ice Krim


Dan pasti si Michael yang menjadi orang yang membeli sedangkan mereka berdua duduk enteng di kursi


Istri durhaka lo- author


Bodo- lia


Setelah membeli dan memakan Ice krim, mereka pegi menuju toko baju anak laki-laki


Mereka bertiga membeli begitu banyak baju untuk Austin.


Kini mereka sedang berada di toko baju perempuan, ya Lia sedang ingin membeli baju untuk dirinya


Beberapa saat kemudian, mereka telah berpindah menuju toko baju laki laki padahal nih Michael tidak mau membeli tapi apa daya dirinya sang Istri merengek ingin membeli baju untuk dirinya.


Yok kita pindah ke Vina, Hasya, Werna dan Reyhan.


Mereka berempat sedang berada di toko baju wanita.


Sudah banyak baju yang mereka beli lebih tepatnya Hasya dan Werna karena Vina hanya membeli lima baju dan dua hoodie.


.....


Setelah berbelanja, mereka pergi ke restoran yaang sudah di booking oleh Papa Rey, selagi menunggu...


"Rey, Michael" panggil papa smith


"Ya pa"


"Papa hanya mau mengingatkan kepada kalian kalau tanggung jawab kalian bertambah terutama kamu Rey, jika ada masalah lebih baik kalian selesaikan dengan kepala dingin bukan dengan pertengkaran


"Dan jangan lupa jika keliarga kita keluarga Smith akan berkumpul untuk hak warisan yang belum di beri tau pengacara kakek


"Tapi, karena kalian semua masih sibuk dengan pekerjaan dan sekolah maka akan di tunda hingga tiga bulan kemudian, apa ada yang keberatan?" Ucap papa smith dan dijawab gelengan oleh semua.


"Oh juga dengan hak waris untuk kalian yang sudah menikah karena kalian sudah berkeluarga maka lebih baik kalian membiarkan para istri kalian yang memegangnya dan kalian pasti tau apa yang papa maksud" lanjutnya

__ADS_1


"Ck paman kira kami lupa, Istri adalah RATU dan kami hanyalah sumber uang" ucap Daniel sepupu Michael sambil memutar bola mata malas diikuti yang lain


Ya itu benar karena semua penerus keluarga Smith sudah menikah...


"Haha, papa hanya mengingatkan apalagi untuk kamu Rey yang harus memikirkan baik baik!" Ucap papa smith


"Paman jangan mengingatkan lagi kepala ku sudah pusing sepertinya diriku membutuhkan bantuan kakak ipar" ucap Rey sambil menaik turunkan alisnya dan menatap Lia yang sedari tadi asyik diam mendengarkan


"Tidak bisa begitu, dia istriku dan kakak iparmu enak aja kamu suruh suruh, jika kakak ipar mu kelelahan terus sakit siapa yang salah. Urus sendiri" ucap Michael sambil merangkul Lia posesif.


"Ish kakak ipar lihatlah suami kakak ini, apa kakak tega melihatku kesusahan seperti ini" ucap Rey memohon sambil mengeluarkan jurus andalan nya puppy eyes


"Huh... sudah lah Mic, biarkan aku membantu nya kan dirimu juga membantu nanti", ucap Lia


"Hmp, terserah" ucap Michael mode ngambek ON


"Puf hahaha..." tawa Rey sama sepupu Michael yang lain


"Sudah sudah, lebih baik kita makan dulu" saut mama rey


 


Setelah selesai makan, semuanya kembali ke mansion Adelia...


Semua keluarga besar akan pergi ke Amerika, tempat yang harusnya di datangi dari kemaren kemaren...


 


Di mansion lebih tepatnya ruang kelurga hanya terdapat, Adelia, Michael, Rey, Vina, Hasya, Werna, dan kedua bocil yang lagi tidur siang...


Adelia dan Michael beranjak dari sana menuju kamar mereka untuk beristirahat...


Sekarang hanya tersisa keluarga Rey saja...


"Hm... Suamiku" panggil Hasya


"Ya? Ada apa?" Ucap Rey


"Boleh aku tau, kenapa kamu memutuskan untuk mengadopsi anak itu, diakan bukan anak kandungmu, hanya anak yang lahir di luar nikah" Ucap Hasya sinis


"Apa urusan lu? Bukan lo juga yang merawat tapi diriku!" Ucap Vina


"Heh, tapi Hasya benar ya, dia hanya anak haram, keluarga De Kim membutuhkan pewaris SAH!" Ucap Werna sambil menekan kata SAH


"Cukup! Ini keputusanku, dan soal pewaris sah aku masih bisa menunggu kalian hamil, dan soal Putra ia bisa menjadi Direktur Utama salah satu perusahaan cabang" Ucap Reyhan


"Terus siapa yang menjadi pewaris perusahaan utama Suamiku?" Ucap Hasya lembut tapi sebenarnya ia sedang menahan geram

__ADS_1


"Itu Rahasia, dan anak yang lain yang bukan menjadi Presdir akan menjadi Direktur Utama perusahaan cabang seperti Putra! Juga surat wasiat... akan di ketahui bertepatan dengan pembacaan wasiat kakek


"Dan Vina, apa kamu masih ingin bekerja menjadi sekretarisku?" Ucap Rey


"Tentu saja masih, dan aku akan berhenti bekerja jika aku hamil" Ucap Vina yang lagi badmood


"Baiklah..." Ucap Rey sambil mengambil dompetnya di saku "Ini jatah kalian bulan ini, aku akan mentransfer jatah kalian kedepannya dan aku ingin yang memegang kendali dalam keuangan adalah Werna" Sambil memberikan tiga kartu black card


Horeee!!! lihat apa yang bisa kalian banggakan kepada ku - Werna


"Suamiku... Bagaimana denganku? Apa aku tidak dianggap?" Tanya Hasya


"Tidak sayang, kamu yang memegang kendali di rumah ya, seperti pelayan, bodygard, satpam dan sebagainya" Ucap Rey sambil mengelus surai hitam Hasya


Bagus! aku akan membuat kalian menderita!! lihat saja- Hasya


Cih cuman itu - Werna


"Dan Vina sayang, kamu yang memegang kendali perusahaan ya, jika kamu tidak suka sama pegawai kamu bisa memecatnya" Ucap Rey


"Baik" Ucap Vina tersenyum sedangkan di dalam hati terus saja menggerutu 'Dasar gak peka, kamu kira aku tidak lelah mengurus perusahaanku lah ini malah disuruh mengurus perusahaan mu juga, hadeh'


Apa!? Kenapa dia memegang kendali perusahaan sih, seharusnya yang diposisi itu aku, kan aku duluan hamil - Hasya


*****, kurang ajar - Werna


"Satu lagi, aku tidak mau kalian berhenti sekolah, Vina kamu akan lanjut sekolah secara homeschooling dan Werna kamu akan melanjutkan kuliahmu disini" Ucap Rey


"Lah Vina?? Masa kami doang!? Gak adil" Ucap Werna cemberut


Rey bingung tentu saja bingung, Vina pemilik perusahaan besar di dunia dan harus kuliah? tapi Rey harus adil "Baiklah, Vina kamu lanjutin Kuliah ya disini" Ucap Rey


"Bailah, Vina ikut aja" Ucap Vina tambah badmood


"Baiklah, sekarang kita tidur dan Werna sekarang giliranmu yang melayaniku." Ucap Rey


Mereka semua masuk ke kamar, begitu juga Rey dan Werna. Di kamar mereka hanya ada desahan desahan...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


......HEY HO SEMUA, MAAF TELAT UP.........


......AUTHOR STREES MIKIRIN NILAI... OIA AUTHOR AKAN UP KEDEPANNYA 1/2 UP PER HARI ......


...DAN DI TANGGAL 24 DESEMBER SAMPAI TANGGAL 3 JANUARI AUTHOR GAK UP, MAU LIBUR-REFRESHINGKAN PIKIRAN...


...JANGAN LUPA YA LIKE, KOMMENT, RATE, DAN BAGIKAN KE TEMAN TEMAN KALIAN YA......

__ADS_1


......SEE YOU!!!......


__ADS_2