Misterious Wife

Misterious Wife
Eps 7


__ADS_3

Flashback on...


SMA Pradipta


Dikelas 11 IPA 1, seorang gadis duduk menyendiri di kelas itu dengan membaca buku eits jangan salah ya buku yang dibaca bukan buku matpel melainkan novel salahkan saja otaknya yang begitu cerdas.


Saat sedang asyiknya membaca buku tiba-tiba satu cup teh es ada di hadapannya, dia mendongak untuk melihat siapa yang melakukannya


"Hm...", dehem Adelia ingin melanjutkan kegiatannya tapi terpotong karena ucapan orang itu


"Tunggu Li", cegat dia dan Adelia langsung mendongak melihat dia


"Gua mau kau terima teh ini, dan gua tidak menerima adanya penolakan", tegasnya dan Adelia menuruti ucapan dia mengambil teh itu dan meletakkannya di meja


"Ada lagi? Kalau tidak ada kamu bisa pergi dari sini", usir Adelia


"Ngusir nih ceritanya", godanya dan hanya dijawab tatapan datar oleh Adelia


"Hehehe, Li gua mau kau langsung minum itu teh",


"Buat apa?", tanya Adelia


"Ya karna gua mau kai meminumnya sekarang nanti kau buang lagi", jawabnya


"Aneh-aneh aja elu Mic"


Yah benar orang itu adalah Michael Smith yang memberikan minuman tersebut ke Adelia


Adelia langsung meminum teh itu hingga sisa setengah cup...


"Udah kan kamu bisa pergi sekarang"


Tetapi Michael tidak pergi malahan dia menunggu sesuatu yang membuat Adelia bingung


Setelah beberapa saat...


"Mic, kok kepalaku pusing sih",


"Kamu campurin apa ke teh itu ha?"


"Maaf Li gua harus ngelakukan hal itu"


"Apa maksudmu?", kalimat terakhir sebelum Adelia ambruk tak sadarkan diri


'Sorry Li, hanya ini caranya gua bisa memiliki mu seutuhnya', batin Michael sedih


"Hei bro", sapa Bayu yang membuat Michael kaget


"Bisa gak jangan membuat gua kaget", kata Michael kesal


"Hehehe sorry bro", cengengesan Bayu


"Cengengesan lagi", kesal Michael


"Udah lah sekarang ini gua mau nanya gimana berhasil gak", tanya Bayu penasaran


"Yoi dong berhasil, nih lihat", kata Michael sambil menunjuk Adelia


"Selamat bro", ucap Bayu


"Udah lah sekarang elo bantuin gua hidupin mobil gua gih", perintah Michael


"Asiaaap bro", jawab Bayu sambil berlalu dari sana menuju parkiran


Sedangkan Michael menggendong Adel menuju parkiran. Dan untung saja hari ini sekolah dipulangkan cepat hingga hanya beberapa murid yang ada

__ADS_1


Sesampainya diparkiran...


"Bagaimana Bay", tanya Michael


"Aman, udah kok nih kuncinya", jawab Bayu memberikan kunci mobilnya ke Michael dan dia mengambilnya


"Oiya Mic, kau berdua saja sama Lia atau...", tanya Bayu


"Gak usah biar gua berdua sama Lia aja gua gak mau lu repot", jawab Michael


"Baiklah bro hati-hati ya", ucap Bayu


"Yoi bro, thanks ya",


"Gua pamit dulu", pamit Michael


"Yoi", jawab Bayu


Michael melajukan mobilnya meninggalkan sekolah setelah dia meletakkan Lia di kursi samping pengemudi dan ia naik


Selama perjalanan ke tempat tersebut hanya hening. Setelah 2 jam berlalu, sampailah mereka di villa megah milik Michael pribadi


Setelah memakirkan mobilnya di garasi, Michael menggendong Lia memasuki villa menuju kamarnya


Sesampainya dikamar, Michael meletakkan Adelia di kasur...


"Li, maafkan aku atas kelakuanku tapi apa mau dikata aku gak mau kamu dimiliki orang lain Li aku cemburu li, cemburu", lirihnya


"Aku tau kalau kau akan membenciku setelah ini tapi aku gak ada pilihan lain selain melakukan ini", lanjutnya


Setelah mengatakan itu, Michael melakukan hal yang tidak seharusnya dilakukan orang yang belum berstastus suami-istri.


Setelah dua jam melakukan itu, Michael pergi membersihkan dirinya sendiri.


Selesai membersihkan diri yang memakai waktu setengah jam, Michael memasangkan baju yang dibelinya untuk Adelia.


Setelah setengah jam berlalu, Adelia membuka perlahan-lahan matanya dan mengerjabkannya, dia bingung sedang berada dimana dia sekarang ini.


Berbeda dengan Adelia, sekarang ini Michael mencoba menahan kegugupannya itu.


"Uh... aku dimana", tanya Adelia bingung


"Li, ka-kamu udah ba-bangun?", tanya Michael gagap


"Kau, apa yang kau lakukan", tanya Adelia berusaha beranjak dari kasur tetapi dia merasa perih pada selangkangannya itu dan bingung kenapa bajunya berbeda.


"Ugh, apa yang sudah kau lakukan dan kenapa bajuku berganti?", lanjut Adelia bertanya


"Itu... aku mi-minta maaf ka-karena sudah melakukannya", lirih Michael dan Adelia terkejut akan jawaban Michael


"Kau!!!", teriak Adelia


"Dasar lelaki ********, tak tau malu", teriak Adeli


"Li, aku tau aku ******** tapi kau tidak tau kalau aku melakukan ini untuk kebahagiaan mu dan juga aku", ucap Michael membela


"Hahaha kebahagiaanku? Benarkah?", tanya Adelia tak percaya dan Michael mengangguk


"Ckck, kau malah merusak kebahagiaanku Mic, aku tidak bisa menikah dengan lelaki yang aku cintai sekarang aku sudah tidak suci lagi.", teriak Adelia menangis


"Gua benci sama elo, benci hiks", tangis Adelia


"Li, aku tau aku salah tapi tak bisakah kau melihatku yang selalu ada untuk mu bahkan kau sampai mengucapkan benci samaku, segitu buruknya aku. Maafkan aku", pinta Michael


"Aku tidak peduli, aku hiks hanya mau pulang hiks jijik aku liat muka mu, muka hiks orang yang tak tau malu", ejek Adelia sesenggukan

__ADS_1


"Hiks Li kenapa-kenapa kau lebih memilih Danis dari pada aku"


"Kenapa? Karena aku menyukainya Mic"


"A-apa be-bedanya aku sa-sama dia Li, ganteng? Gantengan aku, Kaya? Kayaan aku, Fans? Fans aku lebih banyak dari dia, Pintar? Mungkin sekarang ini aku kalah tapi tahun depan aku pasti akan masuk 12 IPA 1 Li"


"Aku gak peduli akan kelebihan mu aku membilih dia itu karena dia itu pekerja keras, mandiri dan lain sebagainya"


"Hiks, aku-aku...",


"Apa ha?! Sekarang aku mau pulang jijik aku ngeliat muka sok mu itu"


Michael yang mendengar kata jijik dari Adelia merasa semakin frustasi. Dia tidak ingin gadis yang ia cintai dengan segenap hati pergi tapi apa mau dikata dia tidak mungkin membuat gadis itu semakin membencinya dan malah menjauhinya.


"Ba-baiklah Li, aku akan mengantarmu pulang", ajak Michael


"Ogah, lebih baik aku jalan kaki dari pada diantar oleh mu", tolak Adelia mentah-mentah


Michael merasa kefrustasiannya makin bertambah karena gadisnya itu tidak mau diantar oleh nya


"Ba-baiklah aku akan me-menelepon sopirmu untuk menjemput", pasrah Michael dan Adelia tidak menjawab hanya memalingkan wajahnya


Setelah menelepon sopir pribadi Lia, Michael lebih memilih keluar kamar dan ke ruang tamu untuk menunggu


Setelah sejam berlalu akhirnya jemputan Lia datang. Michael yang berniat untuk memanggil Lia mengurungkan niatnya karena melihat Lia turun.


"Li, jemputanmu sudah datang hati-hati ya", ucap Michael dan Adelia hanya melewati dirinya tanpa mengucapkan apa-apa bahkan melliriknya saja tidak


Adelia langsung masuk ke dalam mobil tanpa berpamitan ke Michael...


"Den, pamit dulu ya", pamit Pak Supir


"Eh iya pak, hati-hati ya", jawab Michael


"Tentu Den",


Setelah mengucapkan itu mobil melesat meninggalkan villa tersebut. Michael yang ditinggalkan begitu saja langsung kekamar tadi dan mengunci pintunya


Dikamar...


"Hiks, gua menyesal", racaunya


"Apa yang sudah aku lakukan aku malah membuat Lia semakin menjauh dari ku"


"Hiks... hiks... hiks"


Setelah kejadian tersebut, Michael mengubah dirinya menjadi tertutup, menjadi orang yang dingin dan datar.


Bukan hanya Michael, Adelia juga berubah menjadi lebih tertutup, pendiam, dingin, dan datar. Dia juga mengubur cintanya kepada Danis karena dia adalah perempuan yang sudah tak suci lagi.


Bahkan Adelia pindah dari sekolahnya itu ke sekolah lain yang berada di LN.


Flashback off...







Next ya...

__ADS_1


Jangan lupa like, koment, dan Rate...


Bay...


__ADS_2