Misterious Wife

Misterious Wife
Eps 23


__ADS_3

* Typoo berserakan, mohon dimaklumi *


......................


Seminggu Kemudian...


Semua sudah kembali beraktivitas seperti biasa, ada yang bekerja, nge mall, spa, sekolah dan kuliah...


Seperti sekarang ini, Adelia yang harus segera pergi ke Jerman demi sidang skripsinya malah di halangi oleh Sumia dan anaknya yang malah ikut ikutan...


"Astaga, tidak bisakah kalian membiarkanku pergi sekarang. Masih ada yang perlu kupersiapkan" Ucap Lia


"Tidak!!!" Ucap keduanya serentak


"Mommy tidak boleh pergi lagi, Austin masih ingin sama mommy" Ucap Austin


"Sayang, jika mommy tidak pergi maka mommy akan semakin lama disana. Apa kamu mau?" Ucap Lia


"Ta tapi" Ucap Austin menangis


"Cup cup cup, mommy cuman sebulan di sana, setelah itu mommy akan kembali Ok!" Ucap Lia


"Ok" Ucap Austin


"Ini baru jagoan Mommy, sini cium Mommy dulu" Ucap Lia sambil menunjuk pipinya


Muah... Suara ciuman yang di berikan Austin kepada Lia


"Baiklah jaga diri kalian, aku harus pergi bay" Ucap Lia sambil menaiki jet pribadi Michael


Kenapa naik jet? Ya karena Michael tidak ingin istrinya berdesak desakan dan tidak nyaman. Toh, dia Millyuner...


Setelah pesawat tidak terlihat, keduanya masuk dan tidur, karena saat ini adalah tengah malam...


 


Sudah seminggu berlalu sejak Lia pergi ke Jerman untuk sidang skripsi, Michael sudah bekerja seperti biasa...


Tapi, hari ini tidak seperti biasanya, karena...


Austin memutuskan pergi ke kantor Daddy-nya hanya diantar Pak supir dan seorang pengawal...


Sesampainya disana...


Banyak pasang mata melihat Austin saat turun dari mobil yang mengantarnya...


Austin diikuti seorang pengawal dan dia menyuruh Pak Supir pulang karena hari ini dia akan pulang dengan Daddy-nya. Toh Austin belum sekolah...


Austin memutuskan untuk bertanya ke resepsionis karena dia belum pernah kesini...


Dengan di gendong oleh pengawal, Austin bertanya "Permisi, Dimana ruang Tuan Michael?" Tanya Austin


Tuan Michael? Benar, dia ingin melihat respon para pegawai di kantor Daddy-nya saat tidak mengetahui siapa dirinya. Juga memang dia belum di ketahui oleh publik karena masih di rahasiakan...


Kecil tapi licik - Author


"Heh, buat apa menemui Presdir? Mau ngemis ya?? Masih kecil lho kamu, lebih baik pergi deh membuat kotor lantai" Ucap Resepsionis ber name tag -Qeyra-

__ADS_1


"Ish, kan Austin nanya tante, seharusnya tuh tante yang pergi muka kayak hantu aja udah sok. Mau nge-club?" Ucap Austin


"Heh dasar anak tidak tau diri!? Mending pergi aja lo, dasar gak berguna" Ucap Qerna


"Ada apa ini!?!!" Ucap seorang wanita yang baru keluar dari lift ber-name tag -Qerni-


"Kak, liat deh ada anak kecil miskin disini lebih baik suruh satpam seret keluar deh" Ucap Qerna


Qerni melihat Austin dari atas sampai bawah


Ck baju murahan, bagusan baju anak gua - Qerni


"Heh napa masih ada kalian disini, pergi keluar jika masih tidak ingin pergi saya suruh satpam seret kalian keluar" Ucap Qerni


Qerni adalah sekretaris Presdir, karena itu banyak yang menghormati nya mau membully tapi orang Presdir...


Dan dia sangat percaya diri kalau dia bakal menjadi Nyonya Smith...


Lima menit berlalu, Austin dan seorang pengawal masih berdiri tegak disana...


"Ini yang kalian minta, Satpaaaam!!! Bawa mereka berdua pergi dari sini dan jangan biarkan mereka menginjakkan kaki disini lagi" Ucap Qerni


Kedua satpam yang hendak menyeret Austin dan Pengawalnya seketika berhenti mendengar suara Austin...


"Daddy!!!" Ucap Austin sambil turun dari gendongan Pengawalnya dan berlari ke arah Michael dan melompat ke arah pelukannya. Untung saja Michael siap siaga...


"Austin? Apa yang anda lakukan di sini boy?" Ucap Michael bingung


Bingung karena dia baru saja menginjakkan kaki ke lobby perusahaannya malah mendaoat teriakan menggelegar yang ternyata dari Anak-nya sendiri


Apa!?!! Daddy? Boy? Mampus! - Qerna/Qerni


"Apa!?!! Siapa yang berani bilang seperti itu kepada anak saya?!!" Ucap Michael


Semua terdiam tidak ada yang membuka mulut untuk bersuara...


"Kenapa diam!?!! JAWAB!!!" Bentak Michael


"Daddy jangan teriak teriak nanti kacanya pecah" Ucap Austin memecah kesunyian


"Kan bisa di benerin boy" Ucap Michael


"Benar juga Dad, tapi Austin ingin kaca kaca disini bersih dan tidak mudah pecah terus di perusahaan ini harus ada ruang pribadi Austin yang penuh dengan teknologi, kasur untuk Austin tidur dan mainan mobil mobilan. dan Daddy minta Blackcard" Ucap Austin sambil menjulurkab tangannya


"Anda dengar kan Ben? Turuti semua dan saya mau semua sudah siap tiga hari lagi" Ucap Michael mutlak sambil memberikan blackcard-nya ke pada Austin


Mereka tercengang, dengan mudahnya memberikan blackcard kepada seorang bocah berusia dua tahun...


Ben atau lebih tepatnya Barsma Entiod, Asisten sekaligus tangan kanan kepercayaan Michael...


Ben mengangguk dan menelpon orang untuk mempersiapkan semuanya...


"Boy, kamu belum bilang ke Daddy Siapa yang bilang kamu seperti itu" Ucap Michaek yang membuat semuanya kembali meneguk saliva kasar...


"Itu Daddy dua wanita hantu itu" Ucap Austin sambil menunjuk ke arah Qerna dan Qerni


Gertakan gigi dari Michael sangat terdengar jelas di telinga mereka menandakan Presdir sedang marah...

__ADS_1


"Ti tidak Tuan itu tidak benar, bocah itu memfitnah saya" Ucap Qerni sambil menunjuk Austin dengan muka sedih bercucuran air mata buaya


"Heh tante hantu, jangan mengelak ya Austin itu tidak fitnah dan Austin bukan BOCAH! Jika tante masih tidak mau mengaku kita bisa liat CCTV" Ucap Austin


"Ben, usir mereka berdua dan pecat jangan beri gaji pecat." Ucap Michael sambil berlalu menuju ruangannya


Raungan keduanya meminta maaf terdengar jelas, teriakan menulikan telinga...


-----


Michael berjalan menuju ruangannya...


Ceklek...


Baru saja pintu di buka mereka di suguhi pemandangan menjijikan, yaitu seorang wanita yang memakai baju belahan da**da rendah dan panjang nya hanya setengah paha dan dialah model wanita -Elina- (baca Eps 15)


"Sayang akhirnya kamu datang, aku udah nungguin lho dari tadi dan aku membawakanmu makan siang" Ucap Elina sambil bersuara dengan menggoda


"Apa apaan anda!!! Keluar dari Ruangan saya sekarang!!! Atau saya suruh satpam menyeret anda!!!" Ucap Michael


"Astaga sayang jangan teriak teriak dong, aku tau kok kamu takut kalau ada yang mengetahui hubungan kita, gak usah takut kita bisa publikasi kan sekarang. Dan aku ingin memberi mu servis lho" Ucap Elina sambil melepaskan baju nya perlahan lahan


"Dasar ja**lang keluar sekarang" Ucap Michael sambil menutup mata Austin dan membawanya ke kamar pribadinya di Ruangan itu


"Apa kamu yakin sayang? Apa kamu tidak tergoda dengan tubuh ku" Ucap Elina yang sudah **lan**** b**a* sambil memberikan wing dan menggigit bibir bawahnya


"Ck, pergi keluar sekarang!!!" Usir Michael yang sekarang sedang duduk di kursi kebesarannya sambil menahan amarah, Bukannya tergoda Michael malah merasa jijik


Elina perlahan lahan mendekati Michael dan duduk di pangkuannya, membuka resleting celana Michael dan mengeluarkan Little nya


Belum lagi Michael bersuara, Little nya malah diemut dan membuat nafsu birahi Michael perlahan lahan bangkit


"Ahh" Desah Michael


Ternyata tangan dan kaki Michael di ikat dan dia tidak bisa bergerak, badannya lemas.


Elina tersenyum dia semakin mempercepar blow**job nya... Dia mengeluarkan little Michael dan berusaha memasukkannya ke miliknya...


Belum lagi masuk, Suara pintu di buka dari luar secara kasar...


"Ben!!" Ucap Michael


"Presdir!!! Kalian berdua keluarkan wanita jalang ini dari sini dan bawa dia ke ruangan bawah tanah, jika kalian ingin kalian bisa melakukannya" Ucap Ben


Kedua pengawal beranjak mendekati Elina dan menyeretnya tampa memakaikannya dengan sehelai benang. Ben melepas ikatan di kedua tangan dan kaki Presdir nya


Michaek yang sudah lepas, memperbaiki bajunya dan menyimpan aset berharga nya lagi. Dia merasa jijik sama kondisinya saat ini...


"Ben kau urus dia, dan urus perusahaan seharian ini. Aku ingin pulang dan membersihkan tubuhku dari sentuhan wanita ular itu." Ucap Michael


Dia beranjak menuju kamar pribadinya, membawa Austin yang ternyata sudah tertidur dari tadi...


Setelah melihat presdir-nya pergi, Ben beranjak membersihkan Ruangan itu dan menyelesaikan pekerjaannya. Setelah itu pergi ke ruangan bawah tanah untuk membuat Elina menderita...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...SEKIAN DARI SAYA....

__ADS_1


...JANGAN LUPA LIKE, KOMENT, RATE DAN FOLLOW ME...


...Follow IG ku -> @secretgirl1717...


__ADS_2