
Sial sial sial, kenapa mereka tidak datang ck gpp walaupun rencana ini gagal aku masih memiliki rencana lain yang bakal mengahancurkannya.
Selesai pernikahan, mereka bukan langsung kembali kekediaman tetapi kembali ke kamar yang sudah dipesan karena masih ada pesta perjamuan nanti malam yang dihadiri lebih banyak tamu dari pada tadi...
Kedua mempelai yang baru saja menikah beberapa jam yang lalu sedang bersantai di kasur mereka dengan Adelia yang berbantalkan lengan Michael.
Eit mereka sudah mengganti pakaian pernikahan mereka menjadi baju santai.
"Hm...", gumam Michael sambil menenggelamkan kepalanya di antara bahu dan kepala Adelia.
"Ish, Mic apa yang kau lakukan", ucap adelia yang kelihatan risih dengan apa yang di lakukan Michael.
Tapi Michael tak menjawab ucapan adelia bahkan sepertinya dia tidak mendengarnya karena Michael sudah terlelap dan menuju alam bawah sadarnya.
"Dasar bocah satu ini memang aneh-aneh aja kelakuannya", ucap Adelia geleng-geleng kepala melihat kelakuan bocah yang berada di sebelahnya dan diapun juga mengikuti sang suami menuju alam bawah sadarnya
----------
"Uh...", racau Adelia sambil menguap dan bangun dari alam bawah sadarnya
"Jam berapa ini", tanyanya sambil melihat jam yang berada di sebelahnya
Mata Adelia melotot tak percaya, "What? Astaga sangking kelelahannya kami tidur sampai jam 5 dan
Astaga perjamuannya jam 7, Mic bangun atau kau bakal gak dapat jatah malam ini", ucap Adelia menggoyang lengan Michael sambil sedikit mengancam
Dan itu ampuh dong Michael langsung bangun, "Tidak, aku gak mau tau malam ini aku harus mendapatman jatah ku"
__ADS_1
"Yaudah sana mandi dan bersiap-siap atau kita bakal telat datang ke perjamuannya", Ucap Adelia sambil memerintah
'Ck kenapa orang tua kita harus mengadakan perjamuan sih kan aku tidak harus diancam tidak mendapatkan jatah', gerutu Michael pelan tapi masih kedengaran sama Adelia
Adelia hanya terkekeh dan menggelengkan kepalanya sambil beranjak menuju kamar mandi satunya dan bersiap.
----------
Mereka telah selesai bersiap-siap dan penampilan mereka sangat mengagumkan.
Mereka berjalan berdampingan menuju ballroom hotel yang digunakan untuk perjamuan malam ini.
Sesampainya disana, semua mata menuju kearah mereka berdua.
Keduanya berjalan dengan anggun dan berwibawa.
MC membuka perjamuan dengan sepatah kata sampailah dia meminta Papa Smith untuk maju.
"Ehm, selamat malam semuanya selamat datang di perjamuan keluarga Smith dan Marestya saya harap kalian menikmati perjamuan yang kami selenggarakan karena hari ini juga adalah hari pernikahan anak bungsu saya dengan anak sulung pak Marestya oleh karena itu kami bakal menyatukan dua perusahaan kami yah bakal menjadi tiga yaitu perusahaan utama Smith, perusahaan utama Marestya dan perusahaan yang kami gabung. Sekian dan terimakasih", ucap papa berpidato dan kembali kekursinya
Acara dilanjutkan dengan penampilan nyanyi dan musik dari para artis dan model yang diundang.
Acara sangat meriah dan para tamu juga sangat senang bahkan banyak yang berusaha mendapatkan kontrak kerjasama dengan kedua keluarga tersebut apalagi banyak pemuda yang ingin mendapatkan hati ketiga anak tuan Marestya yang belum menikah kalau keluarga Smith sudah semuanya jadi mereka tinggal berusaha mendapatkan ketiganya.
----------
Para tamu perlahan-lahan pulang dan sekarang tersisa kedua keluarga tersebut beserta kerabat-kerabat mereka.
__ADS_1
Acara berlangsung sampai jam 24.00/00.00
Sunguh acara yang sangat lama dan seruuuu.
Beberapa menit kemudian kedua keluarga tersebut kembali kekamar mereka begitu juga kedua mempelai kita ini.
Dikamar mempelai kita ini
Michael mengendong Adelia keatas kasur.
"Uh, apa gak bisa kamu menundanya Mic aku sungguh sangat lelah", keluh Adeli
"Hm kok gitu kan kamu udah janji sayang, tenang saja kamu hanya menikmati saja biar aku yang melakukannnya", ucap Michael mesum
Kamar mereka dipenuhi desahan untung saja kamar ini kedap suara dan VIP jadi mereka bisa sekeras apapun berdesah.
Mereka melakukannya sampai beronde-ronde.
Dan dapat disimpulkan kalau mereka melakukan malam pertama dengan cinta.
●
●
●
●
__ADS_1
●