
Papa dan Mama beralih melihat siapa yang datang dan rupanya ketiga anaknya, kedua menantunya beserta kedua cucunya...
"Kenapa kalian datang kesini sayang? Sekarang bukannya waktu kalian bekerja ya", tanya Mama bingung setelah mereka duduk
"Mam, bagaimana ini kenapa beritanya cepat sekali tersebar?", tanya Mona dan tidak menjawab pertanyaan sang mama
"Jawab dulu pertanyaan mama baru mama jawab", kata Mommy malas
"Kami kesini karena melihat berita tersebut mam makanya kami kesini sekarang jawab lah pertanyaan Mona Mam", ucap Mona
"Baikla, Mama juga gak tau Mon kenapa ada berita seperti itu bahkan Mama dan Papa baru tau saat KP tersebut", jawab Mama
"Sepertinya ada yang membocorkan beritanya Mam", kata Jesika dan mengalihkan perhatian semua ke Jesika
"Maksudmu Kak?", tanya Mona tudak mengerti
"Maksudku itu diantara kedua keluarga ini pasti ada yang membocorkannya", jawab Jesika
"Tunggu, lebih baik kita mencari cara bagaimana memberitau semua tentang pernikahan ini", potong Rendy
"Papa setuju", jawab Papa
"Baiklah, bagaimana kalau besok saat perjamuan keluarga kita bicarakan", kata Mama
"Mona setuju dengan begitu kita bisa berdiskusi banyak hal", jawab Mona
"Baik besok kita akan membicarakannya dengan keluarga Marestya sekarang lebih baik kita makan siang sudah waktunya dan Mam bukannya siang ini kamu mengajak ketiga saudara Adelia", kata Papa
"Oiya benar, Mama hampir lupa akan hal itu", ucap Mama
"Grandma ayo makan, Decy lapal", ucap Dessy cadel
__ADS_1
"Astaga cucu grandma ini, ayo kita makan baru kembali dengan aktivitas kita", ajak Jesika
Keluarga Smith pun makan dengan tenang. Selesai makan siang...
"Mam, boleh kah kami berdua ikut sama mu ma?", tanya Mona
"Bagaimana dengan anak kalian, suami kalian kan kerja sayang", kata Mama
"Kan ada papa mam, kami itu butuh refreshing biar gak stress", ucap Jesika
"Benar mam, boleh ya", pinta Mona memelas
"Baiklah kalian boleh ikut sama mama", jawab Mama pasrah
"Tunggu, jadi aku sendiri yang menjaga kedua cucuku ini
"Iya Papa sayang",, jawab ketiga perempuan itu serempak
"Maaf pa, Kael gak bisa soalnya kael ada urusan", tolak Michael halus
"Urusan apa dek bukannya hari ini jadwal kamu kosong ya kamu yang bilang tadi lho sama kami", ucap Mona menyindir
"Itukan jadwal bukan urusan pribadi aku", ucap Michael ketus
"Baiklah sana kamu pergi aja kulkas enek kakak jadinya ngeliat kamu ada disini", ucap Mona purapura jijik
"Bodo", jawab Michael sambil berlalu pergi
"Mam, Pa, liat tuh cetakan kalian yang satu tu kayaknya salah jipalk deh kalian", kata Mona
"Eh adek kamu itu", ucap Mama
__ADS_1
"Benarkah adek aku dia? Kenapa berbeda dari kita dia Mama sama Papa gak pernah pun bersifat kek gitu", ucap Mona tidak percaya
"Siapa yang bilang seperti itu? Papa mu ini bersikap dingin waktu remaja bahkan waktu pertama kali bertemu dengan Mama aja Papamu ini kayak orang bisu", jelas Mama
"Benarkah?", tanya Mona tidak percaya
"Kalau gak percaya yaudah", jawab Mama malas dan berlalu pergi ke luar
"Mam tungguin kami", ucap Mona sambil mengikuti langkah Mama diikuti Jesika
"Astaga, anak sama Mama sama aja", ucap Papa "Dan kalian gak pergi bekerja apa", tanya Papa
"Kami pamit Pa, sampai jumpa", pamit mereka berdua sambil menyalim
"Auah, lebih baik bermain sama kedua cucuku lagi dari pada memikirkan mereka", monolog Papa sambil bermain dengan cucu-cucunya itu.
Baiklah kita tinggalin dulu mereka dan kita beralih ke keluarga Marestya.
•
•
•
•
•
Next guys...
Jangan lupa like, koment dan Ratenya ya...
__ADS_1
See you later...