Misterious Wife

Misterious Wife
Eps 22


__ADS_3

Keesokan Harinya...


Dua keluarga yang masih tinggal di Aussy sedang sarapan pagi...


Setelah itu mereka pergi ke Mall...


 -----


Sesampainya di sana, mereka berpencar...


Di tempat Maltin (Michael, Adelia, Austin)...


Mereka lagi di Gramedia Aussy...


Membeli buku tentu saja, soalnya keluarga Maltin ini pecinta buku. Membaca dan mengorrek informasi yang didapat dari buku yang di beli...


Setelah dari Gramed, mereka pergi ke toko yang menjual Handphone, Laptop, Iped, dll yang merupakan berang keluaran terbaru dan termahal...


Sedangkan di tempat Revitra Harna (Rey, Vina, Putra, Hasya, Werna)...


Mereka lagi di toko barang barang branded, membeli baju, tas, sepatu, alat make up, dan sebagainya...


Kecuali Revitra yang hanya membeli baju, hoodie, dan sepatu couple...


Sudah dua jam mereka berbelanja, sekarang mereka hendak menuju restourant yang sudah di pesan oleh Maltin...


Keluarga Maltin sudah dekat di Restaurant itu, tapi keluarga Revitra Harna mendapat kendala yaitu ada seorang cewek yang mencegat mereka dan mengatakan kalau dia hamil anak nya Rey... Gari bawahi HAMIL...


"Tunggu, Tuan Rey", Ucap Perempuan ini sambil berteriak yang membuat mereka berempat berhenti...


Anggap memakai bahasa Inggris...


"Ya ada apa? Ada yang bisa saya bantu? Dan mbak ini siapa?" Ucap Rey


"Tuan... Apa Tuan tidak ingat saya? Saya rekan bisnis anda... Dan saya disini ingin meminta pertanggung jawaban" Ucap perempuan ini


"Rekan bisnis saya? Mbak Yanti? Dan pertanggung jawaban apa? Seingat saya, tidak ada sesutu di antara kita" Ucap Rey


"Apa tuan tidak ingat? Tuan telah mem**per**kosa saya waktu perjalanan bisnis di Jerman tiga bulan yang lalu" Ucap Yanti sambil menunjukkan wajah sedihnya...


"Apa?!! Maaf ya mbak saya tidak pernah melakukan hal senonoh kepada mbak, jangan ngarang!" Ucap Rey membentak


"Ih mbak gak tau malu ya, suami saya tidak mungkin melakukan hal seperti itu kepada mbak" Ucap Werna garang


"Apa nya yang tidak mungkin... Contohnya saja Tuan Rey memiliki tiga orang istri" Ucap Yanti


"Heh lo tidak tau malu ya, jangan menjelekkan nama suami saya dong" Ucap Hasya


"Kalau Tuan Rey tidak ingin saya membocorkan ini semua, maka Tuan Rey harus menikahi saya secepatnya!" Ucap Yanti


"Baik jika itu mau lo, tapi saya ingatkan kembali jika anak yang lo kandung itu benar benar anak Rey maka Rey harus menikahi lo, tapi jika bukan kami akan menuntut lo ke jalur hukum dengan alasan pencemaran nama baik dan fitnah!" Ucap Vina yang sudah mulai geram


"Baik!!" Ucap Yanti


"Sekarang lo ikut sama kami ke RS ** kita akan mebuktikannya!" Ucap Vina yang membuat mereka terkejut


"Kenapa harus ke RS **? Lebih baik ke RS ** lebih dekat" Ucap Yanti yang sepertinya sudah mulai ketakutan


"Heh terserah kami dong. Ikut aja apa susahnya kan ini demi kejujuran" Ucap Hasya


Mereka semua berjalan menuju mobil dan menaikinya menuju RS ** yang sudah di sepakati...


Mampus, RS ** bukannya milik Presdir VN. Bisa gagal rencana ku masuk ke keluarga terkaya - Yanti


"Sayang, tolong telpon kakak bilang kepada mereka jika kita tidak bisa kesana karena ada kendala, dan bilang jika kita ke RS ** suruh mereka datang." Ucap Rey kepada Vina yang di jawab anggukan

__ADS_1


Telpon


"Halo Vin, ada apa? Dan dimana kalian?" -Lia


"Halo Li, kami tidak jadi ke sana ya soalnya ada wanita yang ngaku ngaku hamil anak suamiku jadi kami sedang dalam perjalan menuju RS ** dan bisakah kalian datang?" -Vina


"Ha? Hamil? Siapa dia Vin? Berani sekali!!!" -Lia


"Makanya, Dia itu Yanti rekan bisnis Rey dan tau gak apa dia bilang 'Rey telah menghamiliku saat perjalanan bisnis ke Jerman tiga bulan yang lalu' Gila kan!" -Vina


"Yanti? Anak pak Ranto??" -Lia


"Hm? Gak tau aku, tapi yang penting sekarang kalian nyusul ke RS **" -Vina


"Baik kami akan kesana sekarang, tunggu kami." -Lia


"Sip..." -Vina


 -----


Sesampainya di RS ** mereka menuju ruang kandungan...


Sesampainya di sana ternyata keluarga Maltin sudah lebih dulu datang...


"Kak Mic? Cepat kali kalian datang?" Tanya Rey


"Tentu saja cepat, jarak Restaurant ke sini kan dekat" Ucap Michael merotasikan mata


"Oia hehe, maafin daku soalnya lagi gak bisa fokus" Ucap Rey


"Rey, apa benar jika kamu menghamili dia?" Tanya Michael sambil melihat Yanti


Astaga gantengnya, Tuan Michael juga ada disini, Tuan Muda paling tampan yang diidamkan setiap wanita dan paling kaya, haduh harusnya sih dia menjadi milikku - Yanti


"Tidak!! Mana mungkin saya menghamili nya, kenal aja sebatas rekan bisnis" Bantah Rey


"Iya papa, jangan teliak teliak kuping Putra atit, Mam endong" Ucap Putra Cadel


"Yanti kan? Anaknya pak Ranto dari perusahaan SR?" Ucap lia


"I Iya? Darimana Nyonya tau?" Tanya Yanti bingung


"Tentu saja aku tau kan Tuan Ranto rekan bisnis suami saya" Ucap Lia


Suami? Jadi ini istrinya Tuan Michael? Dih sok cantik banget!!! Harusnya aku yang menjadi istrinya bukan jal**ang ini - Yanti


"Kenapa melamun? Apa perkataan saya salah?" Ucap Li serius


"Ti tidak Nyonya" Ucap Yanti takut padahal dalam hati mah kesal


"Jangan panggil saya Nyonya, panggil Mis saya" Ucap Lia


"Baik Mis" Ucap Yanti


Austin yang sedari tadi berada di pangkuan Daddynya bersuara...


"Dad, tante itu bilang Mommy tidak pantas jadi istri Daddy terus tante itu bilang Mommy jal**ang. Apa itu jal**ang Dad?" Ucap Austin


Mereka terkejut dan bingung, kapan Yanti bilang seperti itu. Sedangkan Yanti sekarang ini sedang menahan takut...


"Apa boy? Kapan tante itu bilang seperti itu? Kenapa Daddy tidak mendengarnya?" Tanya Michael


"Tadi tante itu bilang saat Mommy bilang kalau tente itu anaknya Om Ranto, dan Daddy tentu saja tidak dengar soalnya Tante itu bicara dalam hati


"Tapi Daddy, tadi Austin bertanya, Apa itu ja**lang??" Ucap Austin

__ADS_1


"Ha? Da dalam hati?" Tanya Rey


" Ish iya paman dalam Hati" Ucap Austin sambil membentuk tangannya dengan bentuk Hati


Michael menatap Yanti tajam "Apa anda bilang? Tidak pantas? Anda yang tidak pantas dan Istri saya bukan ja**lang" Ucap Michael sinis


"Ti tidak Tuan saya tidak bilang seperti itu" Lirih Yanti


Dasar anak tidak tau diri awas aja nanti gua bunuh lo - Yanti


"Paman Mic, tante itu bicala juga tadi katanya kak Austin anak tidak tau dili dan tante itu juga bilang mau membunuh Austin" Ucap Putra polos


"Kurang ajar!! Berani sekali kau bilang anak ku seperti itu!" Ucap Lia marah


"Sudah!! Sekarang kita lakukan pemeriksaan dulu baru kita lanjutkan yang tadi" Ucap Rey


Setelah drama yang lumayaaaan panjang sekarang waktunya pemeriksaan


 -----


Selesai pemeriksaan, semua menunggu di ruang tunggu untuk hasil pemeriksaan...


Sekarang mereka melanjutkan percakapan yang tadi...


"Yanti SR, jika hasil pemeriksaan menyatakan tidak anda harus menginap di sel hitam selama bertahun tahun apalagi dengan perkataan tidak senonoh anda terhadap kak Lia dan keponakanku" Ucap Vina, Yanti hanya diam tak berkutik


"Putra, Austin, bisa kalian jujur kepada kami, Aapa benar kalian bisa membaca pikiran orang?" Tanya Rey


"Iya papa, kami bica coalnya dari ua ulan yang alu kami endengal elayan elayan icala adahal meleka iam" Ucap Putra cadel sambil menunjuk angka 2


"Iya paman, Austin sama Putra bisa dari dua bulan yang lalu" Ucap Austin membenarkan


"Austin, Putra, Kenapa kalian tidak bilang kepada Mama dan Mommy?" Tanya Vina


"Karena Mama dan Mommy sibuk sama pekerjaan dan tugas kuliah apalagi dengan pernikahan, jadi kami tidak ingin mengganggu" Jawab Austin


"Sayang, maafin Mom dan Mam ya karena terlalu sibuk selama ini sampai sampai kalian di hiraukan sama kami. Maaf ya boy" Ucap Lia sambil memeluk Austin yang berada di pangkuannya


"Mam juga ya sayang" Ucap Vina


"Tak papa mam, yang enting Putla ama Austin hyung punya kelualga yang utuh" Ucap Putra yang mengundang haru


Mereka berpelukan dan tak lama kemudian Dokter datang dan mengatakan hasilnya...


"Tuan, Nyonya, Hasilnya sudah keluar" Ucap Dokter


"Apa dok hasilnya?" Tanya Werna tak sabar


"Nona Yanti memanh benar benar hamil" Ucap Dokter


"Apa!? Dok Dokter pasti bercanda kan?" Tanya Hasya


"Tidak Nyonya, ini memang benar. Nona Yanti hamil dan memasuk bulan ke lima" Ucap Dokter


"Ha? Lima?" Ucap mereka serentak dan melihat ke Yanti yang menundukkan kepala


"Kurang ajar berani sekali kamu berbohong kepada kami, bodygard bawa wanita mu**rahan ini keluar dan masukkan ke sel hitam" Ucap Hasya kepada bodygard yang di bawa


"Tidak tidak Nyonya... Ampuni Saya!!!" Teriak Yanti yang di seret Bodygard


Setelah Yanti pergi, kedua keluarga ini juga pergi meninggalkan RS menuju kediaman untuk mengistirahatkan badan...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


1 CHAPTER LAGI UNTUK HARI INI...

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE, KOMENT, RATE, DAN FOLLOW ME:)


BUBAY ^-^


__ADS_2