Muridku Adalah Istriku

Muridku Adalah Istriku
Tugas seorang istri


__ADS_3

Keesokan pagi nya anya pun terbangun dari tidur nya lalu ia pun segera menuju kamar mandi.


Kaya nya tadi malam gue tidur sama pak fano deh gumam anya.


Lalu anya pun meneruskan kegiatan mandinya.


Setelah mandi dan berpakaian, anya pun turun menuju lantai satu.


Saat sampai di ruang makan anya pun terkejut karena melihat fano.


Ternyata gue gak mimpi nih batin anya.


"Pagi mah,pah!"ucap anya bersemangat.


"Pagi..oh iya itu suami kamu gak di sapa?"ucap mamah anya menggoda


"Pagi pak....eh maksudnya pagi fano"ucap anya.


Lalu anya pun duduk disamping fano, kemudian anya pun mengambil makanan untuk dirinya sendiri akan tetapi kegiatan nya terhenti oleh ucapan sang ibu.


"Kamu gimana sih nya,dimana mana tuh tugas istri ngambilin makanan suaminya dulu baru ngambil buat sendiri"ucap mamah anya.


"Maaf mah anya kan gatau"ucap anya santai.


"Yasudah ambilkan makanan fano dulu"ucap mamah fano.


Lalu anya pun segera mengisi piring fano dengan nasi goreng dan ayam goreng.


"Terima kasih"ucap fano tulus.


Namun ucapan terima kasih fano pun tidak dijawab oleh anya dan akhirnya fano pun memutuskan untuk memakan sarapan nya.


Setelah sarapan fano dan anya pum berpamitan kepada mamah dan papah anya lalu mereka berangkat menuju kampus.


"Kamu mau mampir kemana dulu?"ucap fano ketika sudah didalam mobil.

__ADS_1


"Langsung kampus saja pak"ucap anya.


"Anya jika kita sedang berdua bisakah kamu memanggil saya dengan nama saya saja tanpa sebutan pak?"ucap fano.


"Jangan bahas itu dulu,saya lagi gak mood"ucap anya lalu memainkan smartphone nya.


sabar no sabar gitu gitu juga bini lo batin fano.


Lalu fano pun tersadar dari lamunan nya karena anya berbicara kepadanya.


"Nanti turunin saya dekat bengkel yang ada di samping kampus saja pak"ucap anya.


"Untuk apa?"ucap fano.


"Emangnya bapak mau pernikahan kita tersebar?"ucap anya kesal.


"Asalkan kamu sudah siap saya tidak masalah"ucap fano menggoda anya.


"Saya lagi gak mood buat bercanda pak"ucap anya.


"Sebenarnya ada apa dengan mu pagi ini anya?"ucap fano.


"Gak ada apa apa,emang nya saya kenapa?"ucap anya.


"Apa kamu masih kesal dengan acara pernikahan kita yang di percepat?"ucap fano.


"Biasa aja"ucap anya tanpa menatap fano.


"Lihat aku ketika kita sedang berbicara"ucap fano kesal.


Lalu anya pun menatap tajam fano.


"Keluarkan semua perasaan kesal mu pagi ini kepada saya sekarang!"ucap fano.


"Saya tidak ada perasaan kesal"ucap anya cuek.

__ADS_1


"Saya bilang ucap kan anya!"ucap fano yang suara nya mulai meninggi.


"Ok jika itu mau anda!"ucap anya tak kalah kencang.


"Silahkan"ucap fano.


"SAYA KESAL DENGAN SEMUA INI! APA KAMU GAK PERNAH NGERTI KALO AKU SEBENARNYA BELUM SIAP UNTUK SEMUA INI!!!KALIAN SEMUA TERLALU EGOIS SAMPAI SAMPAI TIDAK MEMIKIRKAN PERASAAN KU!!"Ucap anya marah.


Lalu fano pun terdiam, pikirannya berputar kembali pada hari pernikahannya kemarin, dan ia pum baru sadar jika kemarin anya hanya memperlihatkan sebuah kebahagiaan yang palsu.


"Saya juga tidak tahu mengapa semua ini terjadi secepat ini anya"ucap fano.


"Karena mereka terlalu egois!"ucap anya.


Lalu fano pun menarik anya kedalam dekapannya.


"Saya berjanji akan menjagamu anya,dan saya pastikan ini air mata kekecewaan mu yang terakhir"ucap fano sambil membelai rambut panjang anya.


"Tapi aku belum siap fano"ucap anya lirih.


"Kita akan mulai semua nya bersama sama ya"ucap fano sambil menatap dalam wajah anya.


"Maaf kan aku fano"ucap anya menyesal karena telah memarahi suami nya sendiri.


"Tidak masalah jika itu membuat mu merasa lega"ucap fano.


Anya pun hanya tersenyum dan kembali memeluk fano.


Setelah itu mereka pun meneruskan perjalanan nya menuju ke kampus dengan di iringi candaan yang dibuat oleh fano.


---


jangan lupa like, vote, comment .


makasyii!!!

__ADS_1


__ADS_2