Muridku Adalah Istriku

Muridku Adalah Istriku
Mati!!!


__ADS_3

Pagi ini anya bangun lebih cepat dari biasanya, ia pun memutuskan untuk langsung melakukan kegiatannya di pagi hari.


Setelah semuanya selesai Anya pun duduk di ruang TV untuk menonton berita pagi.


Namun beberapa saat kemudian bel apartemen anya pun berbunyi “Siapa sih pagi pagi udah dateng aja”Ucap anya lalu bangkit menuju pintu.


Anya pun membuka pintu apartemen nya ternyata tidak ada siapa siapa, tetapi ketika ia ingin menutup pintu, anya melihat sebuah box yang sudah dilengkapi oleh pita warna merah.


Anya pun segera mengambilnya dan membawa nya masuk,kemudia karena penasaran anya pun membuka kotak itu.


“AAAAAAAAAAA!!!!!”Teriak anya yang berhasil membuat fano terlonjak kaget dan segera pergi menuju anya.


Anya pun hanya terduduk lemas ketika melihat isi dari kotak tersebut.


Fano pun segera memeluk anya “Kamu kenapa sayang?”Ucap fano panik tanpa melihat keberadaan kotak tersebut.


Anya pun hanya terus menangis dan menujuk ke arah kotak yang tadi ia buka, Fano pun melepaskan pelukannya dan berjalan menuju kotak itu berada.


Fano pun terkejut melihat isi kotak iti yang berupa foto dirinya dengan pisau yang ditusukkan ke bagian jantung nya serta ada cairan yang mirip seperti darah dan juga ada kalimat berupa peringatan agar anya segera menjauhi fano,jika kalau tidak fano akan mati.

__ADS_1


Fano pun segera mengambil ponselnya dan menghubungi tian dan reza agar kerumahnya untuk membahas masalah ini.


Fano pun kembali menuju ketempat anya, anya pun sudah merasa lebih tenang namun tubuhnya masih gemetar.


Fano pun mengecup kening anya “Jangan khawatir ya sayang”ucap fano lembut.


Anya pun menatap wajah fano dengan sayu “Aku gak mau kamu kenapa napa fano”Ucap anya sambil menangis.


“Sttt kamu ga perlu khawatir kita akan selalu bareng bareng sampai mau memisahkan ok?”Ucap Fano lalu mengajak anya untuj berisitirahat di kamar.


Setelah anya terlelap fano pun memutuskan untuk mandi dan sarapan sambil menunggu kedua temannya datang.


Sebenar nya tanpa mencari tahu siapa pelakunya, fano sudah mengetahui titik awal dari permasalahan ini namun Fano pun memilih untuk mengikuti permainan mereka.


Tidak beberapa kemudian Bel pintu nya pun berbunyi fano segera membukakan pintu untuk kedua temannya.


Tian dan Reza pun masuk kedalam apartemen fano, mereka berdua telah membawa laptop mereka dan beberapa berkas yang akan fano kerjakan di rumah nanti.


Tian dan Reza pun menatap fano meminta penjelasan, Fano pun mulai menceritakan semuanya, setelah itu mereka pun pergi menuju ke depan pintu apartemen nya.

__ADS_1


Sebenarnya tanpa sepengetahuan siapa pun mereka bertiga telah memasang kamera tersembunyi yang berda pada tiga titik.


Setelah memastikan kamera nya masih dalam posisi semula, mereka bertiga pun masuk kembali untuk melihat rekaman kamera tersembunyi.


Mereka bertiga melihat seorang pria membawa kotak itu dan menekan bel setelah itu pria yang membawa kotak itu pun pergi.


Fano pun mengepal kan tangannya melihat kejadian tersebut.


Tian pun hanya mengusap bahu sahabatnya agar bersikap lebih tenang dan tidak gegabah.


“Kita mulai rencana awal kita”Ucap Fano.


“Tapi lo yakin mau pake rencana itu?”Ucap Reza memastikan.


“Iya no,lo yakin bakal ga ketahuan anya?”Timpal Tian.


“Besok salah satu diantara kalian ada yang menjaga anya disini dan gue akan pergi dan menemui ja*ang itu”Ucap fano tegas.


“Ok kita tunggu kabar selanjutnya dari lo”Ucap tian.

__ADS_1


Setelah itu Tian dan Reza pun meninggalkan apartemen Fano dan menuju ke kantor untuk menjalani aktivitas nya.


__ADS_2