
Dibalik pintu anya pun tertawa mengingat wajah fano yang terkejut.
Sedangkan fano masih mengetuk pintu dan memohon agar anya membukakan pintunya.
"Anya buka pintunya please"ucap fano.
Namun tidak ada jawaban dari anya.
"Sayang aku capek loh ini"ucap fano
Masih tidak ada jawaban dari anya.
Akhirnya fano pun menyandarkan punggungnya ke pintu apartemen nya.
Namun tiba tiba...
Brukkk
pintu apartemen pun terbuka, anya yang menyaksikan fano yang terjatuh makin meledakkan tawanya.
Fano pun mendengus kasar melihat istri nya yang sangat bahagia ketika melihat ia tersiksa.
Fano pun menerobos masuk kedalam rumah dan duduk dimeja makan untuk meminum air putih.
Anya pun segera menormalkan tawanya kembali dan menuju ke arah fano.
Tapi ketika ia melihat wajah fano tawa anya pun meledak kembali.
Lagi lagi fano hanya menghela nafas melihat istrinya yang sedang mentertawakan diri nya.
"Masih lama ketawa nya?"ucap fano kesal lalu pergi menuju kamar.
__ADS_1
Anya pun mengikuti fano dan masih tertawa "Gimana si aletta?"ucap anya setelah berhasil menghentikan tawanya.
"Di penjara"ucap fano singkat lalu merebahkan tubuhnya di kasur.
"Kamu marah sama aku?"ucap anya.
"Enggak"ucap fano cuek.
"Kok cuek banget sih"ucap anya.
"Lagi males"ucap fano.
"Kamu tuh kenapa sih seharusnya kan aku yang marah kok ini malah jadi kamu yang marah sih"ucap anya kesal.
"Aku capek dan dengan santainya kamu nyuruh aku tidur diluar,kamu mikir gak sih ngelakuin itu semua!"ucap Fano marah.
Anya pun hanya terdiam menahan tangis nya, baru pertama kali ia di bentak oleh Fano dan rasanya benar benar sakit.
Fano pun tidak menjawab dan segera menuju kamar mandi.
Setelah lama menunggu fano selesai mandi akhirnya fano pun keluar dari kamar mandi dengan wajah yang terlihat lebih fresh.
"Fano aku minta maaf"ucap anya.
"Aku bosan dengar maaf kamu,sebaik nya kamu keluar dari kamar"ucap fano.
"Tapi kan aku cuma bercanda"ucap anya.
"KAMU KIRA BERCANDAAN KAMU LUCU HAH?! AKU ITU CAPEK APA KAMU GAK PAHAM SAMA KEAADAN AKU DAN SEENAK NYA AJA KAMU NYURUH AKU TIDUR DI LUAR"Bentak fano kepada anya.
Anya pun hanya menangis ketika mendengar fano membentak nya.
__ADS_1
Anya pun segera membalikkan badannya dan ingin pergi ke kamar sebelah namun tangan nya ditahan oleh Fano.
"DASAR YA KAMU GAK PUNYA SOPAN SANTUN BANGET KE SUAMI?! KALO SUAMI LAGI NGOMONG TUH DENGERIN JANGAN MALAH PERGI"ucap fano.
""KAN AKU UDAH MINTA MAAF TAPI KAMU GAK MAU MAAFIN AKU?!"Ucap anya tak kalah keras.
Lalu fano pun menarik tangannya keatas dan ingin menampar anya, anya pun hanya memejamkan matanya ketika fano ingin menampar nya namun...
Satu detik.....
Dua detik.....
Anya pun masih memejamkan matanya dan ia pun tidak merasakan fano menamparnya.
Ia pun segera membuka matanya dan menatap fano yang masih berdiri di depan nya dengan tersenyum.
"PRANK?!!! enak kan dikerjain balik"ucap fano sambil tertawa terbahak-bahak.
Anya pun yang masih tidak mengerti hanya menatap fano yang sedang mentertawakan nya.
"Maksudnya?"ucap anya polos.
"Enak kan dikerjain balik"ucap fano sambil memeluk anya.
"Kamu cuma bohongan doang?"ucap anya yang masih menangis.
"Iya dong masa aku marah si cuma gara gara gitu doang"ucap fano.
Lalu fano pun melepaskan pelukannya dan mengecup kening anya.
Setelah itu pun mereka menuju ruang makan untuk melakukan makan malam.
__ADS_1
Mereka pun makan malam diiringi dengan obrolan dan lawakan receh fano.