Muridku Adalah Istriku

Muridku Adalah Istriku
Menghilang


__ADS_3

Fano pun terbangun dari tidurnya dan meraba Raba bagian disamping nya namun tidak menemukan anya.


Fano pun tersentak kaget dan langsung duduk diatas ranjang nya, ia melihat pakaian nya sudah tersusun rapih untuk ia kenakan hari ini.


Fano pun mengira jika anya telah berangkat ke kampus, Ia pun segera menuju kamar mandi untuk melakukan ritual pagi nya.


Setelah selesai mandi, fano pun segera menuju ruang makan dan ternyata anya sudah menyiapkan sarapan untuknya dan selesai sarapan pun fano segera berangkat ke kantor.


-------


“Non anya!”Ucap seseorang yang tak lain adalah rico yaitu orang kepercayaan anya.


“Ah iya ada apa?” Ucap anya yang tersadar dari lamunan nya.


Rico pun memberi tahu jika jet pribadi nya akan berangkat dalam waktu sepuluh menit lagi.


Anya dan rico pun segera berjalan menuju Jet pribadi milik anya, Anya Masih sibuk dalam lamunannya.


Sesampainya di dalam jet pribadi miliknya, anya langsung disambut dengan istimewa oleh orang orang kepercayaannya.


Tak beberapa lama kemudian jet pribadi anya pun mulai berjalan, anya pun menatap kota Jakarta dati ketinggian.


Seketika air mata anya pun menetes ketika mengingat kembali peristiwa kemarin “Maafin aku mas,saat ini aku butuh waktu untuk sendiri”Ucap anya pelan sambil menatap awan awan.

__ADS_1


-----


Sejak pagi Fano pun sibuk dengan pekerjaan nya, karena sangkin serius nya Fano pun tidak menyadari kehadiran tian.


“Woy bro!!”Ucap tian sambil menepuk bahu fano.


Fano pun hanya membalas dengan deheman sambil menutup laptopnya.


“Oh iya, gimana sama rencana lo kemarin?”Ucap tian yang memang sudah mengetahui rencana nya.


“Gue dijebak lagi,dan lo tau ada cewek yang nolongin gue sampe apartemen”Ucap fano santai.


Tian pun langsung membelalakan matanya mendengar jawaban fano “Kalo kemarin lo dianterin sama cewek sampe apartemen,berarti cewek itu ketemu sama anya dong?”Ucap tian yang berhasil membuat fano terkejut.


“Maksud lo?”Ucap tian tidak mengerti akan ucapan Fano.


Lalu fano pun menceritakan kejadian tadi pagi kepada tian dan berhasil membuat tian terkejut.


“Mati deh lu bro!! bakalan ada perang dunia nih pasti”Ucap tian serius.


Dengan cepat Fano mengambil ponselnya dan menekan nomor anya, sudah berkali kali fano menelfon anya namun tidak ada jawaban sama sekali dan itu pun berhasil membuat fano panik.


Bagaimana jika dia salah paham? Jika dia marah? Jika dia membenci ku? Arghhh rasanya fano ingin mati saja.

__ADS_1


Fano pun segera menyambar jas dan kunci mobilnya lalu keluar ruangan untuk pergi menuju apartemennya dan meninggalkan tian yang masih terdiam.


“Nasib jomblo gini amat si apa apa ditinggal mulu!!! dede kesel deh jadinya”Guman tian.


Selama diperjalanan menuju apartemen pikiran Fano pun tidak tenang.


Ia takut anya salah paham lagi dengannya.


Setelah sampai di apartemen, Fano pun mencari keberadaan anya namun hasil nya nihil karena ia tidak menemukan keberadaannya.


Lalu Ia pun mencoba menelfon anya kembali namun tetap saja tidak ada jawaban.


Fano pun teringat akan kamera yang ia pasang, ia pun segera mengecek rekaman camera itu.


Dan disana terlihat anya pergi dengan penampilan yang sangat rapih dan rupanya ia sudah di tunggu oleh seorang pria di ujung lorong.


Fano pun mengepalkan tangannya melihat kepergian anya, setelah itu ia pun menelfon kedua sahabat nya untuk mencari tahu kemana anya pergi.


---------


Hai hai hai!!!!


Jangan lupa baca cerita aku juga yang berjudul SYENO dan Chika yaw!!! jangan lupa vote, like, comment thank you!!!

__ADS_1


__ADS_2