
Anya terbangun dari tidur nya ahh ralat lebih tepatnya pingsannya, ia pun melihat ke sekeliling nya dan anya pun baru tersadar bahwa ia berada di tempat yang tidak ia ketahui.
Anya pun meraba raba saku bajunya dan.... Gotcha!! ternyata ponsel nya masih aman, ia pun segera pergi ke arah jendela untuk melihat lokasi nya berada.
Ia pun tersenyum lebar saat ia mengetahui bahwa orang yang menculiknya telah membawanya ke daerah tempat markas besarnya berada.
Tanpa fikir panjang, anya pun langsung menelpon frans untuk menjemput nya di ujung jalan tempat ia disekap.
“Frans,jemput aku di ujung jalan xxx”
“Bagaimana kau bisa berada disitu bos?”
“Aku diculik”
“What the hell!! siapa yang melakukannya?”
“Nanti saja akan ku jelaskan,sekarang kamu menuju ke tempat ku sekarang”
Frans pun langsung mematikan panggilannya sepihak.
Anya pun segera mengatur rencana pelarian dirinya.
Namun ketika anya sedang mencoba berpikir, ia pun mendengar suara derap langkah kaki, anya pun langsung berada ke posisi nya semula dan pura pura pingsan.
Hingga beberapa saat kemudian dua orang laki laki pun masuk untuk melihat keadaan anya.
“Dia masih belum bangun?”Ucap salah satu pria tersebut.
__ADS_1
“Kurasa dia masih terpengaruh obat bius”Ucap temannya.
“Bagaimana jika kita mencoba nya,wanita hamil itu lebih nikmat bukan?”Ucap pria tersebut.
“Ide yang sangat bagus”Ucap temannya.
Anya pun yang mendengar percakapan kedua lelaki itu pun langsung membuka matanya ketika dua pria tersebut mulai memegang tangannya.
“Wow ternyata kau sudah sadar nona?”Ucap salah satu pria itu.
Anya tidak menjawab dan hanya menatap tajam ke arah dua pria tersebut.
Ketika kedua pria itu mulai menyentuh pinggangnya, anya pun langsung bangkit dari duduk nya dan menendang area sensitif kedua pria tersebut.
Kedua pria itu pun meringis kencang karena merasakan sakit akibat ulah anya.
Bodyguard itu pun menodongkan pistol nya tepat di perut anya, anya pun hanya menatap remeh bodyguard itu.
Dengan perlahan, anya pun mengambil pistolnya yang ia sembunyikan di belakang bajunya.
Dengan tangan menyamping, anya pun segera menembakkan peluru itu ke arah bodyguard itu.
Dor....
Anya tersenyum senang ketika melihat bodyguard itu sudah terkapar tak berdaya.
Langkah anya pun terhenti ketika melihat ke hadapan nya ternyata ada lima pria yang sedang menodongkan pistol ke arahnya.
__ADS_1
Anya pun segera melakukan aksinya.
Walaupun ia sedang hamil besar, hal itu tidak menghalangi anya untuk melakukan yang menurut anya, ini adalah permainan.
Anya pun langsung melesatkan tembakan nya dengan cepat ke arah lima pria itu.
DOR... DOR.. DOR... DOR.. DOR..
Kelima orang itu pun tewas, darah mereka pun menyiprat ke baju anya yang berwarna putih.
Lagian sih sok jagoan, anya cantik dilawan, jadi mati kan sekarang gumam anya.
Saat anya sedang menyingkirkan mayat para bodyguard itu kesamping rumah, tiba tiba kegiatan nya terhenti ketika mendengar teriakan dari seseorang.
“ASTAGA ANYA?!!”Ucap seseorang itu.
Anya pun membelalakan matanya ketika menoleh ke arah sumber suara.
UPSIE!!! Aduhhh mati deh gue, gimana nih jelasinnya Batin anya.
_____________
Jangan lupa vote, like, comment.
makasiii.
-zua-
__ADS_1