
Hai semuaaaaa, jadi ini update ke tiga aku dihari ini wkwkwk, gimana seneng ga? biasa aja yakan hehe.
Maaf ya kalo semakin lama ceritanya makin gak jelas hehe;)
happy reading gaiss<3
_________________
“Aaaaaaa!!!!”Teriak risa ketika ia terbangun Ari tidurnya namun melihat wajah tian yang sangat dekat dengannya.
Mendengar teriakan risa membuat wajah tian menjauh dari wajah risa, sebenarnya ia ingin menyelimuti gadis ini namun malah ia terbangun alhasil ya seperti ini.
“Pak tian mau ngapain?!”Ucap risa yang masih terkejut.
Tian pun mendengus kesal melihat gadis di depannya.
“Kalo saya mau nidurin kamu mah udah daritadi kali”Ucap tian kesal.
“Hehehe....Lagian sih bapak ngeselin”Ucap risa.
“Sebaiknya kamu ganti baju sekarang”Ucap tian lalu memberikan gaun baru untuk risa.
Tian pun keluar dari kamar dan menuju ruang TV nya, ia pun mengeluarkan ponsel nya dan memesan makanan dari aplikasi online.
Risa pun keluar dari kamar tian dan berjalan menuju ke arah tian yang sedang memainkan ponselnya.
“Pak ehh maksudnya tian,aku pamit pulang dulu ya”Ucap risa gugup ketika sudah sampai di hadapan tian.
Tian pun mendongakkan kepalanya menatap wajah risa lalu memainkan ponsel nya lagi.
__ADS_1
Ish kok gue dicuekin sihhhh batin risa.
Risa pun membalikkan badannya dan melangkahkan kakinya menuju pintu apartemen tian namun tiba tiba..
Brukk
Risa pun terjatuh diatas tubuh tian, tatapan mereka pun bertemu, mata elang tian pun menatap mata cantik milik risa, risa pun dapat merasakan nafas tian.
Oh my!!! gila gila gila, ganteng bangetttt gakuat adek bang Batin risa.
“Betah banget diatas tubuh saya”Ucap tian yang membuat risa langsung menegakkan tubuhnya.
Blushh
Pipi risa pun merona mendengar ucapan tian, ayolahh siapa yang tidak senang terjatuh diatas tubuh pria tampan.
“Kenapa pipi mu merah?”Ucap tian yang semakin gencar menggoda risa.
“Saya mau pulang aja”Ucap risa.
“Sebaiknya kamu makan dulu,nanti saya antar”Ucap tian.
“Tidak,saya langsung pulang saja,saya permisi”Ucap risa namun tangannya langsung di genggam oleh tian dan tian pun mendorong pelan tubuh risa hingga membentur tembok dan mengurung tubuh risa.
“Bisakah kamu tidak membantah saya hm?”Ucap tian kepada risa yang memang jaraknya sangat dekat.
“K-kamu m-mau n-ngapain?!”Ucap risa gugup karena tian mendekatkan wajahnya ke wajah risa.
“Enaknya ngapain?”Ucap tian ambigu.
__ADS_1
Jarak diantara mereka berdua sangat dekat, risa pun memejamkan matanya.
1 detik.....
2 detik....
3 detik....
“Kamu pengen saya cium?”Ucap tian lalu membuka pintu karena makanan yang ia pesan sudah sampai.
Sedangkan risa hanya mendengus kesal karena tingkah bodohnya.
Tian kamprettttt batin risa.
Lalu setelah itu mereka pun memakan makanan yang telah dibeli oleh tian kemudian tian pun mengantar risa pulang ke rumahnya.
-flashback off-
“Gitu ceritanya!”Ucap risa ketika sudah selesai menceritakan awal kedekatannya dengan tian.
“Terus dari kejadian itu ka tian deket sama lo?”Ucap anya tak percaya, pasalnya tian memang terbilang sangat sulit untuk beradaptasi dengan perempuan.
“Menurut youu”Ucap risa.
“Hahaha ga nyangka gue”Ucap mia sambil tertawa.
“Nah karna risa udah selesai,sekarang giliran mia nih”Ucap anya.
Ketika mia ingin menjawab tiba tiba fano pun masuk kedalam ruangan tersebut dan mengajak anya untuk pulang karena hari sudah sore dan jam kantor pun telah selesai.
__ADS_1
Namun saat anya ingin berpisah dengan kedua sahabatnya ia pun menatap tajam mia.
“Lo masih hutang penjelasan sama gue”Ucap anya yang berhasil membuat mia meneguk ludah nya kasar setelah itu ia pun masuk kedalam mobil fano.