Muridku Adalah Istriku

Muridku Adalah Istriku
Mulai menyusun rencana


__ADS_3

Fano dan anya pun hanya mengehela nafas mendengar teriakan keras Tian saat masuk kedalam ruangan fano.


Fano pun segera menghampiri Tian “Ketuk dulu napa sih kalo mau masuk”ucap Fano jengkel karena sahabatnya yang satu itu tidak pernah mengetuk pintu dahulu sebelum masuk ke dalam ruangannya.


Tian pun hanya tertawa melihat Temannya kesal “Gue punya kabar Bagus buat lo”ucap Tian semangat.


Anya pun yang merasa diabaikan segera berdeham pelan sambil menatap tajam ke arah kedua pria tersebut “Kalo anya gak di anggap mendingan anya pulang deh”ucap anya kesal.


Tian pun merasa tidak enak hati melihat anya yang tampak kesal “Maaf ya nya gue lupa kalo ada lo”ucap tian sambil tersenyum lebar.


Anya pun hanya membalas dengan anggukan dan menuju kamar pribadi yang berada di ruangan fano “Aku ke kamar aja ya mas”Ucap anya kepada fano.


“Mau aku antar gak sayang?”ucap Fano sambil menatap ke arah anya.


Anya pun hanya tersenyum ke arah fano “Gak usah aku bisa sendiri kok”Ucap anya lalu pergi ke kamar pribadi nya.


Tian pum segera duduk di sofa dan mulai membuka laptop nya karena ada yang ingin ia sampaikan kepada fano.


Fano pun hanya mengeryit heran ketika melihat biodata lengkap seseorang yang sangat ia kenal.


“Dugaan sementara nya si menurut gue dia”Ucap tian serius sambil menatap fano.

__ADS_1


“Ada bukti apa?”Ucap fano sambil menatap laptop tian.


Lalu tian pun dengan cekatan memperlihatkan sebuah rekaman CCTV yang dia ambil dari kantor polisi tempat aletta di penjara.


Tak lama kemudian Reza pun datang sambil membawa sebuah flashdisk berisi rekaman video aletta bersama seorang laki laki.


“Jadi yang ngebebasin aletta itu adalah bastian?”Ucap fano kepada kedua sahabatnya.


Reza pun segera mendongakkan kepalanya dan menatap Fano “Kalo berdasarkan dari dua video rekaman CCTV itu jawabannya adalah emang bastian yang ngebebasin aletta”Ucap reza.


Bastian.Dia merupakan musuh fano dalam dunia perbisnisan sebenarnya fani tidak pernah merasa punya masalah kepada Bastian namun entah kenapa Bastian ingin sekali menghancurkannya, ah untuk mengingat namanya saja Fano sudah sangat tidak ingin.


OK back to the topic.Tian dan reza pun mendekat ke arah fano kemudian membicarakan tentang rencana yang akan mereka jalani untuk menghancurkan bastian dan... aletta tentu saja.


Bastian... kayanya lo gak ada kapok nya ya, berani lo sentuh istri gue maka saat itu juga nyawa lo melayang batin fano.


Setelah Itu Fano pun menuju kamar pribadi nya,Ia pun menghampiri anya yang sedang tertidur, Fano pun mengecup cepat bibir anya dan membelai rambut anya dengan lembut.


Lalu wajah Fano pun mendekat kearah telinga anya “Baby ayo kita pulang”Bisik nya di telinga anya.


Anya pun hanya merespon dengan anggukan tanpa membuka matanya,Fano pun segera menggendong anya dan keluar dari ruangan nya dan kembali ke apartemen nya.

__ADS_1


-------------


Bastian dan aletta sedang berada di sebuah cafe, mereka bertemu karena ingin membahas sesuatu yang penting mengenai Fano.


“Jadi apa rencana lo bas?”Ucap aletta penasaran.


Bastian pun terseyum sinis melihat aletta yang tampak sangat bersemangat “Jadi lo beneran nih ngasih anya buat gue?Dia secantik apa emang nya?”Ucap bastian.


Aletta pun segera mengeluarkan ponselnya untuk memperlihatkan foto anya “Ini yang namanya anya bas”ucap aletta.


Bastian pun tersenyum ketika melihat wajah anya, Setelah itu mereka pun mulai membahas tentang rencana yang akan mereka jalani.


Satu jam telah berlalu dan akhirnya pembicaraan mereka pun selesai dan aletta segera pergi dari cafe itu meninggal bastian yang masih menatap foto anya di ponsel nya.


Bastian pun menyeringai melihat foto anya.


Kamu milikku anya batin bastian.


-------


Ini aletta

__ADS_1


👇👇👇



__ADS_2