
Hai genks!!! aku double up loh hari ini gimana? seneng gak? iya tau pada biasa aja kan.
Ok happy reading genks!!!!!
______________________________________________
Sedari tadi anya dan fano masih terus saja berdebat perihal nasi dengan ice cream coklat, Fano sudah membuatkan makanan seperti yang diinginkan anya namun lagi lagi anya meminta satu yang cukup membuat fano menatap anya dengan tatapan tak percaya.
“Masa jadi aku sih yang makan”Ucap fano kesal, bagaimana tidak dari tadi anya memaksa dirinya untuk memakan nasi yang sudah dicampur dengan ice cream rasa coklat.
“Kamu sayang gak sih sama aku?!”Ucap Anya kesal.
“Sayang lah”Ucap fano tak kalah kesal.
“Yaudah makan! kalo kamu gak mau makan aku bakalan pergi sekarang juga”Ucap anya.
Fano pun membelalakan matanya mendengar ucapan anya yang seenaknya saja.
“Jangan pergi dong”Ucap fano.
“Yaudah makan ya sayang”Ucap anya berusaha selembut mungkin untuk membujuk fano agar fano mau memakan makanan itu.
Fano mengalah.Fano pun menghela nafas dan menatap makanan itu, tangannya pun mulai mengambil makanan laknat itu dengan sendok, namun ketika makanan itu akan masuk ke mulut nya tiba tiba anya menghentikan nya.
“Mas jangan dimakan!”Ucap anya yang berhasil membuat Fano merasa lega.
“Yaudah aku mau mandi dulu”Ucap fano yang hendak melangkah namun di cegah oleh anya.
__ADS_1
“Aku mau minta yang lain aja ya mas please...”Ucap anya sambil menununjukan puppy eyes nya.
Fano luluh, ia pun kembali duduk dan menatap anya.
“Aku mau makan bakso aja”Ucap anya dengan mata yang berbinar.
“Yaudah ayo kita pergi ke tukang bakso yang ada di dekat apartemen”Ucap Fano.
“Tapi aku mau makan baksonya dibandung”Lanjut anya.
Sekarang Fano sudah frustrasi mendengar permintaan anya, oke lah jika ia ingin memakan bakso fano akan membelikannya tapi ini? anya meminta bakso yang ada dibandung, memangnya seenak apasih rasanya?.
“Oke besok kita ke Bandung ya”Ucap Fano yang sudah merasa lelah.
“Aku mau nya sekarang”Ucap anya merengek-rengek layaknya seorang anak kecil.
Fano lun mengambil kunci mobil nya lalu memakaikan anya jaket lalu mereka pun segera menuju Bandung.
Senyuman menghiasi wajah anya sedari tadi, akhirnya ia bisa makan bakso dibandung, ia juga tidak tahu alasannya mengapa ia ingin makan bakso dibandung.
Didalam mobil Anya terus saja berbicara tanpa melihat ekspresi fano yang sudah sangat lelah.
Fano ingin marah namun ia tidak bisa.
Setelah menempuh waktu yang lumayan lama akhirnya mereka pun sampai dibandung.
Sekarang sudah pukul 9 malam dan ia masih mencari bakso yang anya inginkan.
__ADS_1
Beberapa saat kemudian mobil anya pun berhenti di sebuah penjual bakso.
Anya pun turun dari mobil lalu memesan dua mangkuk bakso.
“Makasih ya mas”Ucap anya sambil mencium seluruh wajah Fano.
“Hmm”Ucap fano.
Setelah makan bakso Fano dan anya pun memutuskan untuk menginap di hotel karena hari yang sudah larut malam dan Fano tidak mau mengambil resiko.
Anya pun langsung merebahkan tubuhnya disamping fano, ia baru saja selesai mandi jadinya terlihat lebih segar.
“Mas”
“Iya”
“Mas”
“Iya sayang”
“Aku mau makan asinan Bogor,aku pengenn banget makan asinan”
“Kamu itu sebenarnya kenapa sih sayang? dari tadi kamu minta makanan yang gak masuk akal mulu, besok ya kita beli asinan nya”
“Eh ganti aja deh,besok aku mau makan KFC yang ada di Jogja aja ya mas”
Batin fano pun berteriak ketika mendengar permintaan anya sebelum terlelap dalam tidurnya.
__ADS_1
Bini gue kenapa sih *****, kok dari tadi kaya orang ngidam, besok gue harus kerumah sakit Batin fano lalu terlelap disamping anya.