
"caa, Lo apa apaan si! malah bilang Lo pacaran sama gue. bukan kaya gini cara menyelesaikan masalah". Angga berdiri menatap asya
" gimana ngga! gue cape tau ga. semua orang gaada yang ngedukung gue! semua orang malah mencampakkan gue. gue kira Lo bakal ngertiin gue ternyata gue salah". kata asya
"ya bukan gini caranya, gue janji gue bakal ngebantu nyeselaikan masalah Lo. tapi inget jangan begini caranya". kata angga
aku meninggalkan Angga,kemudian masuk ke kamarku membawa boneka pemberian Obi kemudian memeluknya erat.sambil menitihkan air mata karena tidak tahan menahan drama yang ada dalam hubunganku.
"gue juga gamau bi, gamau ada dalam keadaan ini. rasanya gue ga sanggup".
...***...
Malam pun tiba Angga bergegas menuju tempat tongkrongan. Tempat dia akan menemui Obi.
saat itu Angga melihat Obi sedang duduk. Angga menghampiri Obi.
"rob". sapa Angga
tiba tiba satu pukulan mendarat di pipi Angga. Angga meringis memegangi pipinya yang terkena pukulan.
"stop! gue gamau nyari masalah sama Lo. gue mau jelasin kejadian yang sebenernya". kata Angga
"jelasin apa? sebenernya apa yang terjadi". kata Obi
Angga mengajak Obi duduk berbincang santai agar tidak terjadi ke rusuhan lagi.
" sebenernya asya tu kaga ada apa apa sama gue. dia ngelakuin ini terpaksa karena tekanan dari keluarga Lo yang menganggap asya adalah anak pembawa masalah saat kejadian Lo di pukuli anham". kata Angga
" maksud lo, keluarga gue yang bilang ga setuju sama asya?". tanya Obi
"iya, nih gue punya bukti, Lo mau bukti ga?". tanya Angga
Angga menyerahkan rekaman suara yang dia rekam saat di rumah sakit.
saat Obi mendengarkan rekaman suara Obi langsung kesal karena ayahnya tega sekali bilang seperti itu kepada asya.
" yaudah ngga, bantuin gue ya besok biar gue bisa balik sama asya".
" iya siap bos". kata Angga
"sebenernya gue udah mulai suka sama asya bi, tapi gue ga bisa egois asya masih suka sama Lo, gue gaada hak buat apa apa". batin Angga sambil tersenyum miris
...***...
Obi langsung melajukan motornya dengan cepat pulang menuju rumahnya. dia kesal sekali sama keluarganya bisa bisanya mereka bersikap seenaknya kepada asya
"mbak,Lo apa apain si ikut ikutan nyalahin asya pas kecelakaan gue?".kata Obi sedikit emosi
"maksud Lo?". sambil mengangkat alisnya
" Lo suruh asya jauhin gue kan?" tanya Obi
"kenapa kalian semua seperti itu, gue tu ngebelain asya. semua ini bukan karena dia. asal kalian tau aja ya asya tu baik,dia selalu bikin gue semangat. sedangkan kalian hanya bisa bikin gue hancur". kata Obi
"gue sayang banget sama asya,dia adalah satu satunya orang yg mengerti keadaan gue. tapi kenapa kalian seenaknya seperti itu".
"ya ini demi kebaikan kamu". kata mamah obi
__ADS_1
"kebaikan apa si? kaga ada baik baiknya". kata Obi
" intinya aku pengen asya balik lagi sama aku". kata Obi
......****......
keesokan harinya Angga menjemput asya dirumahnya. ya hari ini adalah hari sekolah bukan hari Minggu.
"ay". kata Angga
asya langsung tersenyum menghampiri Angga. Angga berdiri menghampiri asya kemudian memeluknya secara tiba tiba.
"gue pengen dipeluk Lo kali ini aja ca, gue bakal kangen banget sama Lo. pasti sehabis ini Lo bakal dijadiin ratu sama Obi". dalam batin Angga
"dan ga bakal ada lagi masalah dalam hidup Lo". lanjut batin Angga
"kenapa si ngga?". tanya asya
"dingin, jadi mau ya gue peluk bentar". kata Angga sedikit berbisik
"iya serah loh". kata asya
"dah belom woy, ini bisa bisa kita ga jadi berangkat sekolah gegara Lo peluk terus". lanjut asya
Angga melepaskan pelukannya kemudian tersenyum.
"makasih,nyok berangkat". kata Angga
Angga mengendarai motor dengan asya. saat sampai diparkiran ada yang memberikan asya mahkota dan memberikan selempang yang bertuliskan "pacar terbaik".
setelah itu Angga menuntun asya menuju lapangan sekolah yang penuh berisikan murid murid yang sedang melingkar. asya berdiri di tengah lapangan dengan heran.
"maksudnya gimana si ngga, ada apa?". tanya asya
" Lo bakal liat nanti ca".
tiba tiba Angga pergi dan tiba sosok lelaki yang asya cintai. membawa seikat bunga. asya terkejut sambil menutup mulutnya
murid murid lain menggelar spanduk dari atas sana yang bertuliskan "mau kah balikan sama Obi?"
"asya, gue mau ngomong sesuatu sama Lo". kata Obi sambil menatap asya sangat dalam
Obi kemudian berlutut dan menyodorkan bunga yang sangat cantik.
" mau ga balikan sama aku my queen?". tanya Obi
semua orang bersorak " mau mau".
"gaada penolakan ya asya cantik". lanjut Obi
asya langsung menjawab iya dengan menganggukkan kepalanya. kemudian memeluk Obi dengan erat sampai menitihkan air mata bahagia.
sumpah ga pernah nyangka dan ga pernah ngebayangin kalau aku bakal jadi couple goals pada masanya. dan menjadi ratu di lelaki yang tepat. memang benar kita akan merasakan dijadikan ratu oleh laki laki yang tepat.
"gue bahagia,kalau Lo bahagia ca". kata Angga
Angga langsung pergi meninggalkan asya. dia hanya butuh menenangkan diri.
__ADS_1
aku dan Obi langsung jalan memasuki kelas masing masing karena pelajaran akan segera di mulai.
Obi mengirim pesan kepada Angga"thanks brother".
Angga meringis merasa sedikit sakit. mengapa nasibnya selalu menjadi sad boy. kapan dia akan menjadi lelaki yang beruntung dan dijadikan raja oleh pacarnya.
...***...
bel pulang sekolah pun berbunyi aku dan Obi kembali pulang bersama aku merasa senang akhirnya aku kembali lagi bersama Obi.
"asya tau ga?". tanya Obi
" apa?".
"aku pas di rumah sakit selalu mampir ke rumah kamu loh". kata Obi
" kan Obi koma, mana bisa kerumahku". kata asya
" pas koma aku ngapelnya dalam mimpi". kata Obi terkekeh pelan
" buah semangka buah nanas
buah durian buah salak".
"cakep".
" ini aku lagi nyebutin nama nama buah,bukan mau pantun". kata Obi sambil terkekeh pelan
" yeh kamu nyebutinnya kek mau pantun".
"hmmm, asya". panggil Obi
" kenapa?".
" aku harus berterimakasih kepada Angga". kata Obi
" untuk?".
" karena dia udah jagain kamu, udah ngelindungin kamu dan pada akhirnya dia juga yang bikin kita balik seperti ini".kata Obi
"iya Angga baik, tulus".
" lalu gimana?". tanya Obi
" gimana apanya?". sambil menaikan alis
" kamu masih suka Obi atau mulai ada rasa ke Angga".
asya terdiam mendengar pernyataan Obi
" Obi tau asya masih suka Obi kan, buktinya asya Nerima Obi kembali". kata Obi
aku tersenyum kemudian menyenderkan kepalaku di punggung Obi. sambil memeluknya erat. Obi mengusap tanganku dengan pelan.
"boleh pegang tanganmu?".tanya Obi
tanganku langsung diatas tangan Obi kemudian kita merapatkan jemari kita berdua.
__ADS_1