My Beloved Oby

My Beloved Oby
Ultah Obi


__ADS_3

Bulan telah berganti,saatnya tiba di bulan Juni semoga sapa bulan ini membuat semua orang bahagia terutama untuk orang yang lahir pada bulan ini.


Hari ini ultah Obi aku sengaja tak mengucapkan yang pertama untuknya, aku yakin dia pasti mengira aku akan menjadi pengucap pertama baginya. tapi sayangnya tidak.


hari ini berangkat sekolah cuacanya agak mendung,tapi hari ini hatiku sangat gembira karena ingin memberikan kejutan untuk Obi,lebih tepatnya ingin merayunya agar dia mau memaafkan ku karena aku berpura pura lupa hari ulang tahunnya.


"asya". panggil Obi


"eh iya,mah aku pamit ya,Obi udah jemput". kataku sambil bersalaman dengan mamah.


aku langsung menaiki motor Obi dan diam disepanjang perjalanan.


"asya hari ini hari spesial ya". kata Obi


"spesialnya?".tanyaku pura pura bego


"spesial karena aku makan telor mata sapi". kata Obi


"ooh".


Obi mengeram kesal,menarik nafas kemudian menghembuskan ya.


"sekarang tanggal berapa?".


"8".


"berarti ini adalah hari apa?".tanya Obi


"Senin".


"hah sudahlah aku kesal sama asya".


asya yang sembari tadi menahan tawa karena pura pura goblok dan tak peka.


"ehh kamu tau ga tanggal 22 bulan ini mantanku ultah". bahas asya


"apaan si ultah mantan Lo inget".


"ya emang kenapa? kan tanggalnya bagus kembar jadi ya gampang aja diinget kek tanggal aku kan kembar 11". kata asya


"yaudah balikan aja sama mantanmu".


"enggalah aku kan sayang Obi". kataku sembari memeluk Obi dari belakang.


***


akhirnya di sekolah pun tiba semua orang memberikan ucapan selamat ultah kepada Obi.


"yang, kamu ultah?". tanya asya


"ye,kemana aja lu woi, ultah pacar lu sendiri kaga inget. giliran ultah mantan lu inget. apa kudu jadi mantan dulu biar diinget".


"ya engga, maap ya". kataku


"yaudah happy birthday sayangku, aku lupa siapin kado maap ya". lanjut asya menyodorkan lengan untuk berjabat tangan.


"iya makasih,tapi berharap kamu yang ngucapin pertama". kata Obi


"ya maap lupa".


"emang sapa yang ngucapin pertama?".tanya asya menaikan alisnya

__ADS_1


"hmm, gaada". kata Obi


"jangan boong".


"Talitha". kata Obi


seketika hati asya langsung sakit sekali mendengar nama Talitha, oksigen yang masuk ke dalam paru paru seakan akan habis semuanya. entahlah kenapa ini.


"asya". kata Obi sambil memegang lengan asya


"gapapa, yuk ke kelas". ajak asya


...***...


bel pulang sekolah pun berbunyi aku melihat ke arah kelas Obi yang sembari ramai di lihat oleh anak anak kelas lain, aku ingin memberikan kejutan dengan kue yang ku bawa dan hadiah kecil yang mungkin tak mewah.


aku menyalakan lilin kueku dan langsung pergi ke kelas Obi. terlihat disana ada Adam yang kaget melihatku.


"ca, jangan masuk dulu deh". kata Adam


"emang kenapa? masih ada guru?". tanyaku


" Jangan masuk dulu".


aku melihat disana Talitha sedang membawakan kue ultah kepada Obi dan Obi sedang meniup lilin itu. Talitha menyodorkan sebuah kado yang sangat mewah sekali untuk Obi, ya karena Talitha mampu membelikannya karena Talitha memang anak orang kaya.


"happy birthday Obi". kata Talitha


"makasih tal". kata Obi


Talitha langsung mencium pipi Obi dengan cepat, semua orang bersorak melihat kejadian itu. rasanya hatiku mulai sakit. aku tak sengaja menjatuhkan kue yang ku beli dengan uang tabunganku.


aku langsung memutar badanku kemudian mataku telah dibasahi oleh air. aku langsung pergi cuacanya mendung rapat dan akhirnya hujan pun turun dengan deras.


"sialan Lo tal, gegara Lo cewe gue pergi. Lo gila tal". kata Obi


Obi langsung membuang kado dari Talitha sembarangan. kemudian langsung mengejar asya yang kini hatinya telah terluka.


"asya tunggu". kata Obi


asya terus berlari dan kemudian ada mobil dari kejauhan.


Obi langsung menarik tangan asya dan memeluknya memberi ketenangan,mengelus rambutnya dengan penuh cinta.


"asya, Talitha itu gila. dia sendiri yang ngelakuin itu ke aku". jelas Obi


"iya tau" . kata asya


"Obi minta maaf ya asya,kalau Obi tau Talitha mau ngelakuin itu Obi pasti hempas dia".


"iya gapapa Obi".


Obi langsung meneduh di halte terdekat kemudian memeluk asya agar dia tak kedinginan.


"Obi". panggil asya


"aku punya sesuatu buat kamu".


asya memberikan sebuah kotak kepada Obi.


"maaf ya ga semewah yang Talitha kasih tadi".

__ADS_1


Obi langsung membuka kado dan asya memberikan sebuah keramik yang dituliskan happy birthday yang disitu terdapat foto Obi dan asya. kemudian asya juga memberikan satu album yang berisi foto Obi dan asya dan dituliskan quote yang lucu serta acara foto itu supaya Obi tak lupa.


asya juga mengalungkan mendali yang bertuliskan " my boy friends".


asya menatap kearah Obi


" ga suka ya?". tanya asya


" suka banget asya, makasih ya Obi bahagia banget".


asya menatap arah Obi terutama di bagian bibir Obi. suasana jalanan sepi karena hujan dan suhu yang sangat dingin.


asya langsung mencium bibir Obi sekejap.


Obi langsung terbelagak kaget karena ciuman maut asya yang berhasil menghangatkan tubuhnya.


"asya kenapa lakuin?". kata Obi


"Talitha aja cium, masa aku engga".


"ya bilang dulu, biar Obi balas". kata Obi


"gausah itu hadiah first kissku buatmu, soalnya aku ga bisa kasih kue dan hadiah yang mewah".


"boleh lagi?". kata Obi


Obi langsung mendekatkan wajahnya ke arahku. Obi menempelkan bibirnya dengan bibirku rasanya sangat nikmat apa lagi sedang hujan begini.


permainan bibirku dan bibirnya berjalan dengan sangat pelan namun penuh cinta. rasanya aku hampir kehilangan nafas karena permainan itu membuatku menggila.


aku mendorong Obi menghentikan permainan ini.


"Obi aku takut".


"takut kenapa?".


"aku takut menyesal memberikan first kiss untukmu, aku takut kamu ninggalin aku". kata asya


"engga asya". kata Obi


" tapi udah yah jangan lakuin lagi, Obi takut keterusan kecanduan, takut khilaf terus kalo ketemu asya". kata Obi sambil terkekeh pelan.


"yaudah puasin hari ini, besok ga mau lagi". kata asya


Obi kembali memainkan lidahnya menggigit bagian bawah bibirku sehingga sedikit berdarah.


"sakit". kata asya


"maaf khilaf". kemudian melanjutkannya lagi


Obi langsung memainkan bibirnya dengan ganas,aku pun begitu rasanya nikmat.


"udah yu balik". kataku


" dingin".


Obi langsung mengambil motornya, kemudian mengantarkan ku pulang ke rumah.


"asya, makasih ya kado spesialnya pengen lagi tapi entar kalo udah halal. aku udah gamau minta yang tadi lagi kok. kamu sendiri yang nyerobot makasih ya". kata Obi


"iya sama sama".

__ADS_1


"asya kamu mainnya jago loh, katanya belum pernah tapi jago".


" namanya juga anak drakor pasti jago". kata asya terkekeh pelan


__ADS_2