My Beloved Oby

My Beloved Oby
nonton basket


__ADS_3

Beberapa bulan setelah kejadian pahit yang menimpa hubunganku dengan Obi. kini aku baik baik saja dan yah.. aku berhasil menghilangkan perasaanku kepada Angga.


memang benar move on itu akan cepat jika kita tidak memaksakan diri untuk segera melupakan seseorang. move on yang sebenarnya akan terjadi dengan sendirinya. ketika hati sudah mulai ikhlas menerima semua keadaan pasti dia akan perlahan melupakan kejadian pahit.


mengenai tentang move on kita lupakan sejenak. sekarang hubunganku dan Obi sudah menginjak enam bulan. haha tidak menyangka rasanya sudah hampir setahun diriku bersamanya.


besok ada pertandingan basket,Obi ikut pastinya. Dan anham dia juga pasti ada disana.tapi hubunganku Obi dan anham sudah baik baik saja. mungkin anham tidak bisa melawan takdir kalau memang kini aku bersama Obi.


drit drit


ponselku bergetar disitu tertulis nama Fina. dia meneleponku. aku segera mengangkat telfon darinya.


"hallo, aca jadi ga nonton basketnya?". tanya Fina


dia memanggilku aca memang itu panggilan dari temen SMP tentu teman dekat.


"ya gue gatau, gue belum izin. takutnya kaga diizinin gimana dong".kataku


"ya Lo izin kek, coba deh gue yang ngomong sama papamu". katanya


"gue deg degan bjir, tau sendiri kan bapak gue galak. takut kaga diizinin kalo gue nonton basket". kataku sambil menggigit jari


"ya coba dulu makannya".kata Fina


"yaudah Lo yang ngomong ya". kataku


aku pergi menuju ruang tengah,di sana ada papaku. rasanya jantung ini tak pernah mau berhenti berdegup kencang. sumpah takut dimarahin.


"pah". sapa ku ragu ragu


"kenapa kak?". tanya papa


"boleh ga?".


"boleh apa?".


"boleh ga, aca nonton basket?".tanyaku


"hmm, jangan pulang sore sore".


"terus nonton basketnya dimana?". lanjut papa


"iya janji ga pulang sore, di ranggajati". kataku


"yaudah yang bener ya nontonnya". kata papa


aku langsung masuk ke kamarku.


"tuh kan bener boleh". kata Fina


"ya tumben apa bapak gue ngizinin, biasanya kan kaga".


"eh btw, Robby tau ga?".


"gatau,dia kan kaga bilang sama gue kalau dia ada tanding".


"dahlah biar surprise". lanjut ku.


...***...


keesokan harinya aku berdandan dengan pakaian kasual,aku tidak ingin berdandan berlebihan. aku hanya ingin tampil sederhana karena memang Roby menerimaku apa adanya. dia adalah lelaki sederhana yang tak pernah menuntut apapun dariku.


aku menaiki sepeda motor milikku menuju rumah Fina. aku menjemputnya hari ini. lucunya hari ini aku dan Fina akan mengadakan double date ya memang cowo Fina adalah anak basket dan teman Roby juga.

__ADS_1


"ca ca ca, gue pake baju apa nihhh". tanya Fina sambil ribet sendiri


"ya terserah Lo,jadi pake aja baju yang simpel".kataku


"yaudah".


akhirnya setelah beberapa menit menunggu Fina berdandan aku langsung bergegas menuju stadion itu.


tiba tiba di lampu merah belokan aku diberhentikan oleh polisi.


"berhenti berhenti". cegat pak polisi itu


" pak mohon dong jangan ditilang".kataku


"tunjukkin surat suratnya dulu nanti boleh lewat".kata pak polisi


"duh pak ini darurat banget pak, ini soal cinta pak". kata asya sambil memohon


"cinta mah ga penting".


"pentinglah pak, entar kalo cowo saya marah sama saya gimana pak?". kataku


"ya bukan masalah saya, kalau dia marah ya tinggal minta maaf aja beres bukan". kata pak pol


" ya mending kalau maafnya diterima, kalau saya diputusin gimana pak?". tanyaku


"ya tinggal cari pacar yang baru".


"ayo dong pak plisss, kalo saya ga dapet pacar baru bapak mau jadi pacar saya?". tanyaku


" ya Ndak mau lah bapak kan sudah punya istri".


"yaudah pak kalau begitu jangan biarin saya jadi jomblo ya". kataku


"yaudah bingung deh sama remaja zaman sekarang, tapi jangan diulangi ya". kata bapak itu


"asiappp,makasih bapak ganteng love you". godaku


aku cepat cepat melajukan kendaraanku. dan memarkirkan sepeda motorku. lalu langsung membeli tiket masuk.


beruntunglah pertandingan belum dimulai,aku dan Fina terlebih dahulu memberikan minum.lalu kemudian duduk di bangku paling belakang untuk menyaksikan pertandingan supaya tidak ketahuan oleh mereka.


beberapa menit kemudian pertandingan pun dimulai permainan mulai berjalan panas. anham bermain dengan penuh emosi. dia tak mau mengoper bola kepada Obi dan akhirnya mereka ketinggalan jauh.


"kak mainnya yang bener dong".kata Sulis


"iya gausah egois dong, oper ke gue".kata Obi


pertandingan masih berlangsung saat Obi mau menerima bola dari Sulis anham malah menabrak Obi sampai Obi terjatuh.


"yaampun". kataku


wasit langsung mendatangi Obi memeriksa apakah dia masih sanggup melanjutkan permainan. Obi masih berdiri kemudian dia melanjutkan permainan. sayangnya waktu pertandingan pun habis permainan dihentikan. akhirnya SMA ku kalah.


aku melihat dari kejauhan tim basket di marahi oleh pelatih karena kalah. mereka selesai di marahi oleh pelatih. kemudian aku melambaikan tangan ke Obi.


"obii". sapa ku


"eh asya ". katanya sambil tersenyum


Obi ingin memelukku tiba tiba berhenti.


"kenapa?". tanyaku

__ADS_1


"takut bau keringet hehe". katanya


aku langsung memeluk Obi memberikannya bahasa tubuh agar dia jangan bersedih karena menang kalah dalam pertandingan sudah biasa.


Obi memelukku kembali. beberapa detik kemudian aku melepaskan pelukanku.


"nih minum dulu, haus kan".sambil menyodorkan minuman


"makasih putri cantik". katanya sambil mengacak rambutku pelan


"oh iya,aku masih punya sesuatu buat Obi".


"apa?".tanya Obi sambil kebingungan


aku menyodorkan sebuah coklat untuk Obi.


"Obi mainnya bagus,jadi aku kasih hadiah hehe".


"wah makasih asya". kata Obi sambil mencium keningku


Obi duduk di bangku penonton kemudian membuka coklatnya.


"asya mau?". tanya Obi


aku mengangguk. kemudian Obi menyuapiku.


"bagi dong". kata Koko


" beli sendiri, modal dong jadi orang". kataku sambil terkekeh pelan


"Nung beliin dong".kata Koko kepada pacarnya


"ya kebalik dodol kamu yg beliin". kata pacar Koko


aku terkekeh pelan. disitu ada teman Obi yang jomblo sedangkan aku,Obi,Koko,fina,Sulis sedang triple date


"woi jomblo minggir sana". kata Koko kepada salah satu temannya


kita semua terkekeh gegara memang dia jomblo sendiri diantara kita.


"eh fotoin aku sama Obi". kataku ke Koko


"ayo yang". ajakku ke Obi


aku berpose berhadapan dengan Obi sambil tertawa bahagia. syukurlah Obi tidak memikirkan hasil pertandingan itu. setelah berfoto aku dan Obi bergegas pulang karena hari sudah sore.


"putri cantik,pulangnya sama siapa?". tanya Obi


"sama Fina, kan asya bawa motor". kataku


"ya Fina kan rumahnya lumayan Deket,nanti asya gimana kesananya?". tanya Obi khawatir


"asya mah bisa jaga diri, tenang aja. asya tau Obi cape jadi Obi pulang aja, gausah anterin asya ya". kataku memegang tangan Obi memberi ketenangan


"beneran? yaudah nanti kalau sampai rumah langsung telfon Obi ya". katanya


"iyaaa bawel". kataku


" makasih udah Dateng ya sayang". kata Obi


"Obi duluan ya". melambaikan tangan


dia kemudian kembali lagi menghadap ke arahku memberikan kecupan di keningku.

__ADS_1


"hati hati ya".lanjutnya


__ADS_2