My Beloved Oby

My Beloved Oby
Terimakasih Tuhan


__ADS_3

Tahun ini adalah tahun pertama dimana aku berpuasa tetapi memiliki pacar, rasanya sungguh asyik bisa dibangunin saat sahur. bisa sholat malam ditemani oleh pacar.


aku sangat bersyukur sekali memiliki Obi dalam hidupku. dia lelaki baik walaupun perasaanku sempat berkali kali goyah padanya dan walaupun dulu kepercayaanku sempat hilang karenanya tapi dia berhasil membuktikan kepadaku bahwa dia lelaki sejati yang selalu menepati janji.


Baru pertama kali juga aku dijadikan ratu oleh seorang pria. walaupun dulu aku sempat berlabuh di berbagai hati. rasanya hati ini hanya nyaman kepada pria yang ku temui saat SMA. dia sangat sederhana walaupun dia anak orang kaya. dia juga cerdas walaupun dia tak good looking tapi aku suka dengan atitudenya .


Hari ini tanggal 10 mei 2020 entah besok adalah hari apa. aku lupa besok hari apa dan tanggal berapa.


hari ini aku pergi ke sekolah menaiki motorku aku berniat membuat janji dengan Obi untuk buka bersama di luar sana untuk buka bersama rasanya ingin sekali cepat cepat dengannya.


sebenarnya aku tahu jika berpacaran saat puasa hukumnya dosa tapi entahlah kenapa aku melanggar.


"hai Obi". sapa ku saat bertemu Obi di lorong sekolah


Obi tanpa menjawab sapaan ku dia bergegas menuju kelasnya. dia mengabaikan asya.


"kenapa ya tuh orang aneh bener? mungkin ada pr yang belum dikerjain jadi dia mau nyontek". pikirku


"hai Wulan". sapa ku kepada teman sekelasku


"deh bisa diem ga si ca,gue lagi sibuk nih jangan ganggu"


aku menatap kearah Wulan mungkin dia sedang pms jadi dia begitu.


"aca bisa ga si Lo duduknya agak kesituan gue sempit nih". kata Wulan


"yaelah kan gue emang duduk segini dari dulu,bagian Lo masih luas tu". kataku


"ca minggir dong, gue ga keliatan nulisnya".


aku menghela nafas berat kemudian menggeser bangkuku


"ca masih ga keliatan".


aku langsung menyenderkan kepalaku dimeja, sabar sabar ini lagi puasa ga boleh marah entar batal puasa aca.


kelas tampak ricuh karena hari ini banyak sekali jamkos dan banyak guru yang tidak datang.


tiba tiba guru pun datang memanggilku,aku menjabat sebagai seksi keamanan di kelasku.


"aca kelas kamu tu tolong dong jangan ribut kalau tidak ada guru, kerjaannya ribut aja. kamu yang jadi seksi keamanan tu yang bener urusin kelasnya". kata ibu Ina


"maaf Bu, aca udah usaha tapi gimana ya? mereka susah diatur Bu".


"kamu mau ibu laporin ke wali kelas biar nilai kalian pada turun". kata ibu


"jangan Bu"


aku menghadap kearah teman teman kemudian berbicara.


"kalian bisa diam ga si". kataku sedikit bernada tinggi


"cape gue ditegur sama guru terus,kalian udah gede diem lah jangan bercanda gue cape". kataku


semua kelas terdiam .

__ADS_1


"Halah sok bener Lo". kata dilan


"gausah caper deh Lo". kata dilan


"caper apanya si lan, gue ga pernah caper sama guru. gue cuman cape di marahin terus".


"dari pada gue dihina terus mending Lo aja yang jadi seksi keamanan mau ga Lo". kataku kesal


tet tet tet


untung saja bel istirahat pun berbunyi rasanya cape sekali harus berdebat dengan calon penghuni neraka aku langsung menunggu di depan kelas Obi.


Obi tertawa tertawa dengan teman sekelasnya sambil keluar menuju lapangan untuk bermain.


"Obi". kataku


"eh asya".


teman teman sekelas Obi langsung meninggalkan Obi hanya berdua denganku.


"aku kesel banget hari ini". kata asya


tiba tiba Obi memegangi perutnya.


"aduh sayang maaf ya, aku sakit perut. aku ga bisa nemenin kamu. aku mulesnih".


aku kesal sekali Obi malah meninggalkanku saat aku sedang badmood.


aku langsung pergi ke kelas ku tiba tiba Sofi teman sekelasku tak sengaja menabrak ku kemudian menumpahkan air minumnya ke bajuku. Sofi tidak berpuasa mungkin dia sedang datang bulan.


"maaf Aicha aku ga sengaja,aku bersihin ya". katanya


aku langsung meninggalkan Sofi dan kembali ke bangkuku kenapa semua orang membuatmu kesal hari ini kenapa...


...***...


azan magrib pun tiba aku sudah janjian sama Obi hampir satu jam lebih. aku merasa cape lelah sekali.


aku langsung membeli minuman untuk berbuka. aku dan Obi janjian tapi kita membawa motor masing masing.tapi dia tak kunjung datang.


ponselku berdering


" hallo,Obi jadi Dateng ga si cape nunggunya".


" maaf asya cantik, Obi ga bisa Dateng Obi Lagi sakit perut, mencret mencret terus dari pas disekolahkan tau sendiri kan?". katanya


aku langsung mematikan ponselku dan langsung bergegas pulang. aku langsung mengambil mukenah yang ada di ruang tamu dan berangkat pergi ke masjid untuk sholat tarawih sumpah rasanya kesel banget hari ini.


habis itu aku langsung pulang ke rumah dan masuk ke kamarku. mamaku mengetuk pintu kamarku


"makan belum kak?".


"udah". kataku


.

__ADS_1


sebenarnya aku berbohong aku belum makan dari tadi aku hanya minum doang.


aku merasa kesal emosiku membludak aku langsung menangis karena hari ini semua orang membuatku marah. yang paling menjengkelkan yaitu Obi kenapa dia membuatku sangat kesal. selalu membuatku menunggu.


...tok tok tok...


"apa si mah, dibilang udah makan".


kemudian kembali mengetuk


" woi de gausah usil deh gue lagi badmood". kataku


clek pintu pun terbuka sesosok laki laki itu berdiri dengan tegap sambil tersenyum tanpa dosa kearah ku.


"sana sana balik". usiaku


"yu jalan jalan".kata Obi


"belum makan kan?".tanya Obi


Obi langsung menariku pergi.


"aku belom dandan".


"belom dandan aja cantik".


aku langsung pergi ke tempat makan terdekat untuk makan. aku bercerita banyak soal kejadian yang ku alami tadi siang.


"maaf ya asya". kata Obi


aku mengangguk kemudian tak menyangka waktu sudah larut malam pukul 23.45. aku sudah sangat mengantuk berat tapi Obi selalu ada disisiku. aku sampai di rumahku Obi menutup mataku


"kenapa ditutup".tanyaku


"gapapa, nurut aja ya asya cantik". kataku


aku menuruti Obi. Obi membawaku ke suatu tempat di belakang rumahku. tepatnya di taman belakang rumah.


Obi membuka mataku. aku melihat taman belakang yang sudah dihias dengan lampu lampu yang sangat romantis disitu juga terdapat kue ulang tahun. tak sangka aku sudah berumur 17 tahun.


tepat pukul 00.00


"selamat ulang tahun asya cantik". kata Obi sambil mengecup keningku


"Obi sosweet banget makasih". kataku sambil sedikit berkaca kaca


"asya cantik semoga kamu panjang umur sehat selalu dan sukses selalu ya.. doa terbaik untuk putri cantik. maaf ya asya, Obi tidak mendoakan asya berdoa dengan obi.apa pun yang kita lakukan sekarang nikmati saja ya. aku tidak mau memaksa asya untuk berjodoh dengan aku. karena aku percaya takdir tuhan bahwa siapapun nanti jodohmu dia pasti akan menjadikanmu layaknya ratu". kata Obi


aku menitihkan air mataku. aku sangat bahagia dan bersyukur Tuhan telah mengirimkan seseorang yang baik dalam hidupku.


aku langsung memeluk Obi rasanya aku merasa sakit jika aku akan kehilangan Obi.


"aku pengen berjodoh sama Obi". kataku sambil menangis


"aamiin asya".

__ADS_1


"terimakasih tuhan, engkau telah mengabulkan doaku untuk mengirim seseorang yang baik hadir dalam hidupku,terimakasih telah mengabulkan doaku di umur istimewaku kau telah mengirim seseorang yang sangat aku idamkan sejak dulu,aku berharap bisa bersamanya selamanya".


__ADS_2