My Beloved Oby

My Beloved Oby
Angga Alvian


__ADS_3

Obi mengantarkan kembali Asya ke kelasnya.


Asya menarik nafas yang panjang agar sesak di dadanya tidak berasa lagi.


"Kamu yakin udah tenang?". tanya Obi


Asya mengangguk. Lagi pula jam istirahat bentar lagi habis. jadi Ay harus kembali lagi ke kelasnya. Dilan yang tiba tiba keluar dari kelas menatap ke arah Ay.


"Hay mileleku". kata dilan tanpa dosa


Asya memejamkan mata menahan sesak. tapi dia berusaha baik baik saja. Obi sembari tadi memperhatikan Asya.


" bi gue masuk ke dalem dulu ya". kataku sambil masuk ke dalam kelas.


Obi melambaikan tangan ke pada asya.


" haha kasian lu bro, makannya ga usah bermuka dua". kata Obi sambil menepuk lengan dilan.


***


Bel pulang sekolah pun berbunyi. Hari ini asya piket terlebih dahulu menyapu kelas sembari menunggu Obi yang harus ekskul sebentar.


"Milea". kata dilan


" Gue bukan milea, gausah sok asik lu". kata asya sambil memutar bola matanya


" Lo kenapa si? Ga asik banget".katanya


"Lu tu gausah sok asik, jijik gue sama orang sok ganteng kayak Lo".kata asya sambil melanjutkan menghapus papan tulis


Dilan merasa geram kepada asya dia mengambil penghapus papan tulis kemudian melemparnya.


" Apa Lo! gausah sok ganteng. beraninya sama cewek Lo!". kata asya


" Gausah sok jual mahal Lo, muka Lo pas Pasan aja bangga! dasar cewek munafik". kata dilan sambil mendorong Asya


" Sialan Lo an**Ng". kata asya mendorong balik dilan.


Suasana semakin memanas. Adam yang sembari tadi melihat kejadian itu kemudian berlari memanggil Obi. Adam yang berlari kocar kacir melewati kelas kelas yang sedang di pel.


" woi dam yang bener Lo, udah cape cape ngepel".


semua cewe cewe kelas lain yang sedang piket memukuli Adam menggunakan alat kebersihan mereka.


" Ampun ya Alloh, ini kenapa gue mau nolongin orang banyak rintangannya banget".kata Adam sambil melindungi diri dengan tangannya sambil terus berlari.


Akhirnya Adam sampai di ruang rapat ekskul.


"Woi bi sini lu". kata Adam


" apaan si lu".


" Itu cewe Lo berantem sama dilan". kata Adam sambil mengatur nafasnya lelah


"Ya udah gaslah kesana ngapa Lo diem aja babik". kata Obi.


Dikelas asya ingin ditampar oleh dilan. tapi sayangnya ada yang mencegah tamparan itu.


" Bro kalo berani jangan sama cewek". kata salah satu cowo itu


Ay menatap ke arah cowo itu kemudian menatapnya. setelah itu Dilan langsung memukul lelaki itu.


Brukkk

__ADS_1


cowo itu Memegangi bibirnya yang terluka. Kemudian mengusap darahnya sebentar. Kemudian tanpa aba aba cowo itu langsung memukul Dilan.


Brukk


dilan terjatuh. Bapak Wakasek pun datang menghentikan keributan ini. Dilan di bawa ke kantor.


"Angga gapapa kan?". tanyaku khawatir


Obi sembari tadi diam menyaksikan pertarungan Angga dan dilan. sebenarnya Obi ingin melerai tapi terlambat karena sudah ada Angga yang melerainya.


" gapapa,Lu gimana Ay?".tanyanya


"i'm ok".


Juika langsung menghampiri Angga. Yang ku tau mereka berdua sedang dekat mungkin mereka berpacaran.


"Angga gapapa?". tanya juika khawatir sembari memegangi Angga


" Bro thanks ya udah bantuin Ay, gue lagi ekskul jadi gatau kalo bakal aja kejadian ini". katanya


"Jagain bro cewe lu yang bener". Kata Angga


"Pasti". kata obi


Juika langsung membawa Angga ke UKS dang mengobatinya. Aku mengintip dari balik jendela memastikan Angga baik baik saja.


"Angga kenapa si nolongin Ay,seharusnya kan gausah". kata juika


" Ay cewe,kasian lah dia kalau dihajar sama dilan. lagi pula aku cuman mau nolongin dia doang karena dia gebetan temanku".


Juika mengangguk pelan mengerti apa yang Angga katakan. Tiba tiba ada yang menepuk punggungku. Ternyata itu Obi. Obi mengajakku ke kantin untuk memberiku minum meredakan rasa syok.


"Maaf ya, aku ga bisa nolongin kamu". kata Obi sembari memberikan minuman


" kamu laper ya?" tanyanya


" engga, eh anterin gue ke rumah angga ya". kata Ay


" mau ngapain?".


" Mau ngasih makanan sebagai ucapan terimakasih".kataku


Obi mengangguk pelan mengerti kemudian mengantarkan ku pergi ke minimarket terdekat.setelah memilih salah satu makanan untuk Angga.


" Asya sini aku fotoin, kamu cantik deh". kata Obi


"hah? buat apa?".


" buat seru seruan doang".


Aku menuruti perkataan Obi dan berfoto bersama. Aku bergembira saat bersama Obi dia tau apa yang bisa membuatku tenang dan apa yang bisa mengembalikan mood ku lagi.


"udah yuk, kita ke kasir". kata aku sembari membawa barang belanjaan.


setelah itu aku keluar dari minimarket.


" eh bentar gue mau beli sesuatu, Lo tunggu disini aja".


" hayo mau beli sutra ya?". tanyaku terkekeh pelan


" haha iya ntar malem main sama kamu ya". katanya sembari bercanda


" haha dasar,cepat jangan lama lama".

__ADS_1


Aku menunggu Obi kembali, dan akhirnya dia kembali membawakan dua buah eskrim vanila dan coklat.dia menyodorkan eskrim coklat kepada asya. Asya menunjuk dirinya sendiri.


"ambil". kata Obi


" makasih".


" makan eskrimnya dulu ya baru kita ke rumah angga". katanya


aku mengangguk, diam diam Obi merekam Asya yang lagi makan eskrim. sambil tertawa melihat asya yang belepotan memakan eskrim. Obi mengusap bibir asya kemudian pipi asya. Asya terdiam.


"itu kamu makannya belepotan". katanya


Asya tersenyum. kemudian melanjutkan makan eskrim. Setelah beberapa lama kemudian Obi menyodorkan sebuah coklat untuk asya.


"buat gue?".


dia mengangguk.


" Lo belum jadi pacar aja baik ya, apa lagi kalo jadi pacar". kata asya


" Lo mau?". tanyanya


Asya terdiam. Entah kenapa dia berucap seperti itu. Asya kemudian berdiri naik ke motor Obi.


" Ayok jalan, entar keburu sore". kata Asya


Langit pun berubah warna menjadi orange, burung burung berkicau terbang pulang menuju rumahnya. Hari ini merupakan hari yang penuh dengan kejutan. Entahlah terkadang tuhan punya rahasia besar dibalik semua kejadian hari ini.


Beberapa saat kemudian,tibalah di rumah Angga. Angga sedang duduk di rumahnya sembari memperhatikan langit senja.


"Lo suka senja ga?".tanyaku


" Eh Ay ngapain lu". katanya


" ini buat Lo, sebagai permintaan terimakasih". kataku menyodorkan makanan itu


" Gausah repot repot ay, makasih ya".


"gimana luka Lo ngga?".kata asya sembari reflek memegang luka Angga


" sakit woy". katanya


" eh maaf ga sengaja".kata asya


" btw habis jalan jalan ni ye, makin sosweet aja kalian berdua".


" haha doain semoga jadi". kata Obi


" Yoi pasti".


"Eh ngga kita ga bisa lama lama nih, udah sore juga,kita harus pulang ".


" oh iya ati ati Ay, jangan mau di modusin Obi ya". katanya


asya terkekeh pelan kemudian pergi meninggalkan Angga


" Bro jangan lupa, sekarang aja jangan kelamaan". ucap Angga memberi kode


***


...Woy ***ges jangan lupa yaaa divote biar update terus follow Ig gue di @shaarhm_ ga pelit follback tenang aja......


jangan lupa stay di cerita ini ya. bakalan update 2 hari sekali***.

__ADS_1


__ADS_2