
aku dan Obi sepakat untuk jalan jalan ke mall sambil mengajak Angga bertemu di sebuah kafe.
aku bergandengan tangan dengan Obi layaknya pasangan yang tak mau lepas,yang tidak mau berjarak sedikit pun.
aku duduk di sebuah kafe,Obi memesan makanan dan tampak dari jauh cowo tampan jangkung memakai jaket Levis berwarna putih sangat serasih jika dipasangkan denganku.
dia menatap ke arahku dan mengambil bangku di depanku sambil duduk berhadapan dan saling menatap.
"eh ca". sapa Angga
aku tersenyum. rasanya ada yang aneh dengan sikap Angga kali ini.
"eh ngga,Lo udah Dateng ya". kata Obi
pelayan mengantarkan makanan yang kami pesan. tak sengaja aku dan Angga sama sama memegang minuman. dan Angga memegang tanganku.
"wah mas mbanya sosweet banget ya, suka minuman yang sama bajunya juga sama". kata pelayan itu.
aku dan Angga saling menatap. Obi berdehem
kemudian menatap ke arahku.
"asya di makan ya". kata Obi
"ngga, gue mau berterimakasih sama lo, atas semua yang Lo lakuin ke hubungan gue dan asya. berkat Lo kita berdua bisa baikan". kata Obi
" iya santai aja bro".
setelah itu aku Obi dan Angga menghabiskan makanan dan langsung pergi ke tempat fotobox.
"ngga ikut masuk yu". ajak asya
"iya seru seruan". kata Obi
aku menarik tangan Angga,kemudian masuk dan bergaya di dalam box itu.
Obi bergaya memelukku. Angga menatap ke arah aku dan Obi.
"yaelah, gausah pelukan juga kali gayanya. berasa gue jomblo banget". kata Angga
aku dan Obi terkekeh pelan.asya berada di tengah kemudian merangkul pinggang Angga dan Obi sambil tersenyum menghadap kamera.
Angga menatap tangan asya yang melingkar di pinggangnya kemudian tangan satunya bergaya sambil menatap kamera.
setelah beberapa menit hasil foto pun keluar.
"wah fotonya lucu banget". kata asya
"lucu gegara ada gue". kata Angga sok iya
"ye ga ada Lo juga gue tetep lucu".
asya menyerahkan hasil fotonya ke Angga dan ke Obi.
"setelah ini ke Timezone yuk".ajak asya sambil menggandeng tangan Obi dan Angga
"Obi kamu kan anak basket yuk main basket". ajak asya
"eh ngga tolong rekamin ya gue sama Obi". kata asya
Angga merasa hatinya remuk sekali,berasa menjadi obat nyamuk diantara dua orang yang sedang bucin.
"nih gue cape gantian dong mau main". kata Angga
__ADS_1
"gue mau beli minum dulu ya". kata Obi
kamera hp asya masih menyala. Angga main bola basket bersama asya. Angga tak sengaja memegang bola basket bersamaan dengan asya. jantung asya berdegup dengan kencang begitupun angga.
"modus lu". kata Angga
"yeh gr".
aku dan Obi bergegas untuk pulang, Angga langsung pergi katanya sudah ada janji. dalam perjalanan asya hanya terdiam sambil memikirkan kejadian yang dia lalui hari ini bersama Angga. kalau boleh jujur hatinya mulai goyah. entar kenapa harus Angga yang hadir dalam hidupnya.
"sayang". kata Obi
"iya kenapa?".
"kamu kenapa? sakit kah".tanya Obi
"engga kok, aku cuman pengen pulang cape bi". kataku
"yaudah kita langsung pulang ya".
...***...
malam pun tiba asya menatap foto yang di cetak tadi siang. rasanya Angga dan asya memang sangat serasi.
Angga merebahkan tubuhnya di kasur yang empuk sembari menatap foto itu. rasanya apakah mungkin dia mencintai kekasih sahabatnya? jika memang benar Angga suka asya itu tidak bisa diteruskan. Angga harus mulai melupakan perasaannya karena dia tidak boleh melukai perasaan Obi.
"seandainya Lo bisa jadi milik gue ca. pasti rasanya indah kayak ngeliat bunga edelweis mekar". kata Angga
"maaf ya Obi, perasaan asya udah mulai goyah. asya bakal berusaha buat ngejaga perasaan ini tetep buat Obi. gimana pun caranya". kata asya sambil memeluk foto Obi.
...****...
pagi pun tiba asya berangkat ke sekolah. asya melewati lorong kelas Angga. asya melihat ada Angga di situ. asya tersenyum tetapi Angga malah melengos.
"hei". dari belakang ada yang merangkul asya dia adalah Obi.
"hei". sapa asya
"kekelas bareng yuk". kata Obi
Obi mengarahkan tangannya kemudian menggandeng tangan asya. Angga hanya berpura pura menahan rasa cemburu. sama begitu dengan Talitha.
"alay". kata Talitha
Obi sampai di depan kelas asya. kemudian mengeluarkan satu coklat buat asya.
" coklat manis,buat cantikku yang manis". kata Obi sambil terkekeh
"makasih Obi". kata asya
Eka keluar dari kelas.
"yampun bener bener ga tahan gue,pagi pagi melihat orang sudah ber uwu uwuan".kata Eka
"kalian tu kaga kasian banget ya sama gue, apalah dayaku yang pacarnya beda sekolah". kata Eka
"iri? bilang bos". kata asya
"sana masuk kelas bi, semangat belajar ya". kata asya
Obi melambaikan tangannya kemudian pergi masuk ke dalam kelas
"kalian tu,kek LDR aja. kelas masih depan depanan aja tu sampe kek begitu". kata Eka
__ADS_1
"udah masuk masuk". kata asya
" asal bagi coklatnya". kata Eka sambil terkekeh pelan
"ogke".
...***...
bel pulang sekolah pun berbunyi seperti biasa aku dan Obi pergi dulu ke kantin untuk beli makanan. dan seperti biasa main game Ludo dulu wkwk. entah game itu sangat viral pada masanya.
"asya mau beli es susu apa?". tanya Obi
"coklat".
"satu coklat,satu putih ya pak". kata Obi ke pak kantin
Obi duduk sambil bermain game sama asya. rasanya bahagia bersama Obi ga ribet cukup berdua sambil minum es susu aja sudah sebahagia itu tanpa harus pergi ke mall.
tiba tiba gerombolan anak MIPA 2 datang disana ada bintang dan Angga.
"woi balik jangan maksiat terus dikantin". kata bintang
"yaelah jomblo iri aja". kata Obi
"udah yu cabut". kata Angga
"tumben Lo alim ngga". kata bintang
"lagi sariawan, ya emang gue alim dari masih jadi zigot". kata Angga
"yaudahlah kita pamit ya bro,kasian nih temen gue lagi bisulan di bibir". kata bintang sambil terkekeh pelan.
"duluan ca". kata bintang
aku hanya tersenyum dan menatap ke arah Angga. tapi Angga hanya menatap lurus dan seperti orang yang tak menganggap asya ada.
"asya kalah". kata Obi
"ih bulit".
"taruhan yuk".
"taruhan naon?".
"entar aja deh".
hari mulai sore asya dan Obi pulang.
"Obi mau gandeng". kata asya
"nih". Obi menyodorkan lengannya
saat tiba di depan gerbang sekolah asya dan Obi bertemu dengan guru fisika mantan walikelasku saat kelas 10.
aku dan Obi bersalaman
"eh sama ini toh". kata pak fisika
"eh engga pak".jawab Obi
"engga salah lagi maksudnya". bisik Obi sambil terkekeh pelan
asya juga ikut tertawa sambil menepuk lengan obi
__ADS_1