MY HUSBAND ARTIS

MY HUSBAND ARTIS
part 13


__ADS_3

Pagi pagi sekali naya bangun untuk bersiap siap berangkat kuliah,sengaja ia lakukan agar tidak bertemu dengan rey.


Hari ini naya tidak memasak apapun,bukannya segaja atau bagaimana hanya saja stok makanan mereka sudah habis hanya tersisa mi instan jadi jika rey lapar ia bisa masak sendiri pikir naya


Antara marah dan kecewa yang naya rasakan,entahlah ia hanya merasa hambar dengan rey.


Walaupun rey sudah minta maap kepada tetapi tetap saja rasanya sakit,ia tak sanggup dan tidak sekuat itu


Naya berfikir kalau saja ia tidak mau menikah dengan rey mungkin tidak seperti ini,ia tak merasa sesakit ini. Sekarang bukan batinnya saja yang sakit tapi juga fisiknya.


Lamunan naya sadar ketika taksi berhenti didepan kuliahnya.


Sebelum turun naya menghela nafasnya,semoga saja tidak ada masalah dikampus hari ini pikir naya


Naya turun lalu memberikan uang untuk taksi yang ditumpanginya,kakinya memasuki kearah kampus.


Karena ini masih terlalu pagi jadi terlalu sepi dikampusnya tapi naya bersukur karena masih sepi jadi tidak ada yang memberikan ia bullyan seperti sebelumnya.


Naya memasuki kelasnya lalu mendudukan dirinya dikursinya,sekarang naya bingung harus melakukan apa karena ia sedang males untuk memainkan ponselnya.


Tangan naya mengambil buku novel yang selalu ia bawa,untuk menghilangkan rasa bosannya naya membaca novel itu.


Tak terasa waktu cepat berlalu,mahasiswa mulai masuk kekelas.


"Eh,Si ****** akhirnya kita ketemu"


Ah naya tidak menghiraukan panggilan itu lagipula ia tak merasa seperti yang mereka katakan jadi ia hanya fokus kebuku novel nya.


"selain ****** dia juga tulis ges hhha" mereka tertawa dengan wajah kesal mereka yang ia tahan.


Geng pembully mendekati kearah naya lalu merampas buku novel naya yang berada ditangannya kini beralih kearah tangan mereka.


Lalu mereka merobeknya dengan tidak berkemanusiaan,setelah itu mereka melempar sobekan novel itu ke wajah naya. Tepat dimuka wajah naya.


"Jangan so pintar,lo itu ****** dikampus ini!"


"gue sih kalau jadi lo malu buat nunjukin muka keorang lain!ck"


"gadis kaya lo harusnya punya malu--opss lo kan udah longgar hahha" mereka semua tertawa


"Pasti Reyhan note badnya jadi suaminya ilfil sama 'dia karena kan dia udah dimasukin cowo lain"


"Dibayar berapa sih lo"


Ya tuhan naya ingin menangis rasanya,mengapa mulut mereka sangat menyakitkan baginya.


Berharap untuk tenang dalam satu hari mengapa begitu sulit untuk naya.


Naya tak mampu untuk melawan jangankan melawan membalas omongan mereka yang tidak benar saja naya tak bisa.


"Kok diam sih,takut ya!"


Naya menundukan kepalanya kearah meja,kakinya bergetar dengan hebat bahkan badanya sudah panas dingin.


Mereka semua mulai berbisik bisik seperti merencanakan sesuatu lalu mereka tertawa.

__ADS_1


Naya bisa merasakan akan terjadi sesuatu dengan dirinya.


Mereka bubar ketika dosan masuk kekelas,seperti biasa dosan menjelaskan materinya.


Naya tak bisa fokus karena yang dipikirkannya apa yang akan terjadi kepadanya.


Naya....takut


***


Dan benar saja ketika naya ingin pulang menunggu taksi ia malah dibawa kemobil yang ia tidak tau bahkan ia pingsan sampai tak sadar apa yang akan terjadi selanjutnya.


Sesampainya ditempat tujuan mereka membawa naya kehotel yang sudah mereka pesan.


Mereka ada geng pembully


Dengan susah mereka membawa naya kehotel karena kesadaran naya yang sudah hilang membuat mereka terpaksa mengangkat naya.


Serasa sudah sampai ditempat tujuan mereka memasuki kamar hotel yang bernomer 204 lalu merebahkan naya disana.


Tak lupa mereka menganti baju naya dengan lingerie yang mereka beli.


Dengan sudah payah mereka menganti baju naya dengan lingerie,akhirnya selesai.


Serasa sudah beres mereka meninggalkan naya seorang diri dengan keadaan masih pingsan.


***


Ditempat lain


Rey menelpon naya tetapi tak diangat oleh naya.


"semarah itu kamu,nay"


"Oh iya kan naya kuliah hari ini " dialog rey meyakinkan dirnya sendiri


Awalnya rey masih berfikir naya masih kuliah tetapi mendadak ia gelisah,pikirannya mencoba untuk positif tetapi tidak bisa.


Rey seakan merasa terjadi sesuatu dengan naya tetapi apa!


Rey mondar mandir tidak jelas,ia bingung.


"kok gue kek setrika gini sih" rey mengigit jarinya lalu ia bergegas menuju kampus naya


***


Naya terbangun karena merasa ada seseorang yang menci0mnya,apakah rey pikir naya karena matanya masih rabun akibat baru bangun.


Mata naya terlihat jelas menampilan seorang pria yang bukan suaminya yang sedang melakukan hal intim kepadanya.


Naya memberontak ia tak boleh melakukannya kepada orang lain selain suaminya.


Tangan pria itu mulai liar bahkan sudah menyentuh area dadanya,bukannya merasa menikmati naya malah merasa jijik dengan dirinya.


Sekeras apapun ia memberontak tetapi tak bisa karena kekuatan pria itu lebih besar darinya,tubuh naya yang biasa lemah kini bertambah lemah apakah efek pingsan tadi!!

__ADS_1


Naya baru sadar baju yang ia pakai juga sudah beganti dengan pakaian menjijikan ini,naya ingin menangis rasanya.


Oke tidak seharusnya menangis sekarang batin naya


Naya memukul dada bidang pria itu dengan sekuat tenanganya tapi tetap saja pria itu tak berhenti menciumnya walaupun naya sudah kehabisan oksigen.


Pria itu mulai merobek lingerie naya lalu melihat tubuh naya yang indah dengan jelas.


"tubuh kamu sangat cantik,sayang" naya merinding ketakutan mendengar suara itu.


"lepas" naya memberontak


"kenapa? Saya sudah membayar mahal tubuh kamu" pria itu sempat berhenti lalu melanjutkan aksinya kembali


Badan naya bergerak gelisah karena naya sengaja agar laki laki itu merasa tak nyaman melakukannya,bukannya berhenti pria itu malah mengambil tali lalu mengikat kedua tangan naya ditepi ranjang.


Naya memberontak tetapi pria itu malah memaksanya,tangan naya terikat. Sekarang ia tak bisa berbuat apapun.


Naya menangis,ia sudah tak bisa mencegahnya.


***


Rey masukk kearah hotel dengan tergesa gesa karena ia mendapatkan informasi dengan seseorang perempuan kalau naya dibawa


Tadi ketika sampai dikampus ada seseorang yang menghampirinya dengan tergesa gesa lalu memberi tahukan kalau naya dibawa kehotel dengan cepat rey begegas.


Perempuan itu mengatakan naya berada di hotel,dengan nomor kamar 204 entah dari mana ia tahu rey tak terlalu memikirkan itu.


Dengan kecepatan yang ia punya,rey menunju kamar 204.


Setelah menemukannya rey mendobrak kamar itu lalu memperlihatkan naya dengan keadaan yang sadis.


Rey dengan segera memukul pria itu dengan amarahnya membuat pria itu terjatuh,dengan kekuataannya rey memukul pria itu sampai pingsan bahkan membuat pria itu mengeluarkan darah dibagian wajahnya.


Rey mendekat kearah naya yang tanpa mengenakan sehelai benang pun


"Pulang!" rey memakaikan hoodie nya kepada naya,membuat rey hanya memakai baju kaos dan celana pendeknya.


Untung hoodie rey besar jadi naya tidak kelihatan jika ia tak memakai celana.


Mereka berdua meninggalkan pria itu yang pingsan.


***


"KAMU GILA HAH!MENJUAL DIRI APAKAH ITU ADALAH DIRIMU YANG SEBENARNYA KANAYA!!


💙💙💙💙


JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN VOTE KARENA GRATISSS


BAHAGIA BGT AKU TUHH KALAU ADA YG SPAM LIKE APALAGI VOTE


DAN MAAP JUGA KALAU CERITA INI MEMBUAT KALIAN BOSAN HUHUHU AKU SEBIASA MUNGKIN BIAR CERITA INI BAGUSSS HHE


MAAP ATAS KEGAJEAN KU YAGESS

__ADS_1


__ADS_2