
ini buatnya cape bgt bgt jdi bantu like dan vote yagess,jan lupa komen sebyk byknya
***
****
Ucapan rey membuat naya senang karena bukan hanya dirinya yang merasakan sayang kepada rey ternyata rey juga sayang kepada naya.
Malam ini naya dan merabahkan badan mereka dikasur,malam ini sebenanrnya naya tak bisa tidur entah kenapa tetapi naya terus bergerak gerak mencari posisi tidur yang nyaman tetapi membuat sang suami terbangun
"kenapa belum tidur?" ucap rey dengan suara seraknya khas bangun tidur
"ngga bisa tidur" jawab naya lalu rey memeluk naya kedalam pelukannya itu membuat naya memainkan dada bidang rey dengan jari jarinya
"tidur nay"
"ngga mau" kata naya masih memainkan dada bidang rey dengan jarinya,rey mengela napas mendengar jawaban dari naya,sebenarnya rey benar benar ngantuk dan cape sekalinya menurutnya
"kamu mau apa?" tanya rey membuat naya ingin mengutarakan keinginannya tetapi sedikit ragu,dengan berani naya mengatakan "Mau jalan jalan" jawab naya takut takut rey akan marah
Mendengar jawaban naya,rey melirik jam 22.12 lalu ia bangkit dari tidurnya mengambil hoodie untuk memakainya
"ayo jalan" kata rey menatap naya yang masih memasang wajah bingungnya
Naya bangkit dari tidurnya lalu tersenyum senang
"pakai!" kata rey memberikan hoodie untuk naya,dengan senang hati naya memakai hoodie yang sedikit kebesaran itu.
***
Mereka berjalan melewati jalan jalan sepi sebenarnya rey ingin memakai mobil tetapi naya meminta untuk jalan kaki,rey hanya menurutinya saja
"mau kemana?" kata rey bingung karena dari tadi ia hanya mengikuti arah jalan naya saja
"Taman" jawab singkat naya
Naya senang akhirnya ia bisa berjalan jalan berdua dengan suaminya,walaupun sederhana tapi membuat naya bahagia.
Rey hanya mengikuti naya kearah taman katanya walaupun rey sangat mengantuk tetapi ia berusaha menahannya,rey menoleh kearah naya yang menampilkan wajah bahagianya lalu tangan rey terlulur untuk mengandeng tangan naya.
Naya sedikit terkejut tetapi ia pun menganti wajahnya jadi lebih bahagia lagi.
Sesampainya ditaman naya menaiki ayunan lalu meminta rey untuk menganyunkannya,dengan pelan rey mengayunkannya
"lebih cepat kak ayunnya" kata naya yang menduduki ayunan itu entah kenapa naya belum puas ketika rey mengayunkannya dengan pelan saja,rey yang mendengar permintaan itu hanya sedikit cepat mengayunkannya,takut naya jatuh pikir rey
"ihhh kakak lebih cepat" kata naya tak terima melihat suaminya tak terlalu cepat mengayunkannya
"nanti jatuh" kata rey lalu naya ingin menjawab lagi tetapi rey lebih cepat darinya
"mau ayun pelan atau kita pulang!?
Mendengar ucapan rey,naya hanya pasrah
"Ya udah pelan" kata nya
__ADS_1
***
Pagi harinya naya terbangun tetapi entah kenapa hari ini ia bermalas malasan untuk bangun jadi ia hanya memandangi wajah tampan rey.
Naya akui rey memiliki wajah yang tampan tetapi ada kesan imut juga menurut naya,naya sangat menyukai wajah suaminya
Naya mengusap rambut rey dengan lembut,rambut rey bisa terbilang panjang jadi seperti terlihat gondrong tapi tetap tak menurunkan kadar ketampananya malah rey terlihat seksi dimata naya
"Kayanya kamu tergila gila dengan saya kanaya" kata rey mengejutkan naya,membuatnya salting saja
"k--kaka kapan bangun?"
"saat kamu memandangi wajah saya" kata rey berhasil membuat naya malu disertai dengan wajah merahnya
"Kamu ngga ada kuliah apa pagi ini?" tanya rey,naya menggelengkan kepalanya tanda jawaban
Tanpa aba aba rey menyerang naya langsung membuat naya terkejut lalu naya pun hanya mengikuti permainan suaminya dengan senang hati
***
"jangan lupa minum obatnya ya nay" suruh rey kepada naya yang masih sibuk dengan bersiap siap untuk berangkat kuliah
"udah kak" jawab naya memperhatikan suaminya yang masih duduk ditepi ranjang
"kakak ngga kerja?" tanya naya yang melihat suaminya masih diam ditepi ranjang sembari memainkan ponselnya
"engga,kakak kerja nanti malam" jawab rey tanpa mengalihkan pandangannya pada ponsel ditangannya
Dengan sedikit ragu naya mendekati kearah rey lalu duduk dipangkuan suaminya membuat rey terkejut
"aku bolos kuliah ya?" ijin naya ragu ragu
"kenapa?" tanya rey kepada naya yang masih duduk dipangkuannya
"ngga papa pengen aja"
"ngga boleh gitu dong nay,kamu kan bentar lagi lulus" jawab rey tak ingin naya membolos dimata kuliahnya
"Plis ya kak,naya cape banget sekarang" ujar naya menangkupkan kedua belah tangannya tanda bahwa permohonan
"Hmm cape ya abis main main sama kak?!Ya udah deh kamu istirahat aja" jawab rey dibalas senyuman senang naya,sebenarnya arti kata cape naya tadi itu bukan semata mata karena 'itu tapi ia sedang lelah menghadapi mahasiswa kampusnya,ia hanya ingin istirahat sejenak
"jalan jalan yuk kak" ajak naya yang masih berada dipangkuan rey
"ngapain,kamu kan cape katanya" jawab rey
"naya ngga cape lagi kak,yuk jalan jalan" ajak naya lagi,ia jenuh berada dirumah terus menerus
"Kanaya!"
"istirhaat,jangan membantah!"
Dengan takut takut naya turun dipangkuan rey lalu keluar kamar,menurut naya apa salahnya hanya jalan jalan saja ia sangat bosan berada dirumah dan jarang jarang juga suaminya bisa dirumah,ia hanya ingin menikmati waktu bersama suaminya walaupun sebentar,apakah itu salah?
"KANAYA!"
__ADS_1
Rey menyusul naya keluar kamar lalu melihat naya yang duduk ditaman belakang rumahnya
"Naya istirahat kekamar bukan disini" kata rey dari belakang naya tetapi naya tak menoleh sedikit pun
"Kanaya kekamar!" perintah rey
"ngga mau,pokonya naya mau jalan jalan!!" bantah naya membuat rey terselut emosi
"Jangan keras kepala naya!" kata rey berusaha menahan emosinya
"kakak yang keras kepala,naya kan cuma mau jalan jalan" bantah naya lagi
"naya saya suka kamu nurut,bukan pembantah gini!" kata rey dengan suara sedikit meninggi
"Naya cape,naya mau sendiri dulu!"
"klo kamu cape kekamar naya,istirahat dikamar bukan disini!"
"naya mau disini!" kekeh naya
"KANAYA!" Teriak rey membuat naya terkejut
"Masa sih kak kita bertengkar lagi,naya cape!" ucap naya menatap rey dengan lemah,naya benar benar cape tapi ia tak ingin istirahat dikamar ia hanya ia diluar melupakan masalahnya sejenak.masalah---
Pertengkaran kemarin membuat naya tak bisa melupakannya,ia sudah mencoba tapi sulit.tak mungkin dalam sejenak ia melupakannya,memaapkan mungkin ia bisa tapi untuk melupakan ia-- tidak bisa
"Kalau kakak ngga mau nemenin naya jalan jalan,naya sendiri aja yang pergi" kata naya meninggalkan rey yang masih terdiam
"JANGAN LUPAKAN PENUTUP WAJAHMU!!" teriak rey saat sadar naya pergi jauh didepannya
***
Dipinggiran danau lah naya sekarang,sepoy sepoy angin membuat naya menikmati udaranya,sebelum kesini tadi ia menganti bajunya dengan kemeja,celana lepis yang selalu ia pakai semenjak ia menikah dengan rey.
Rey--memikirkan suaminya membuat naya sedih,melihat ia bertengkar terus menerus dengan rey membuat naya mengingat orang tuanya.
Sepertinya impian naya mempunyai keluarga hormonis pupus sudah.
Tak ada lagi impiannya sekarang.
Naya membuka ponselnya lalu beralih ke aplikasi instagram,melihat banyak notifikasi seperti pesan dan komenan di fotonya yang pernah ia post sebelum menikah
Naya tiba tiba ingin membuka pesan pesan itu lalu membacanya,banyak orang tak menyukainya entah karena apa.letak kesalahan naya dimana? Pikir naya
Banyak orang menghina naya karena tak cocok bersanding dengan rey,bahkan naya dituntut menjadi sempurna.
Cukup!
Naya tak ingin membaca pesan apapun lagi,ia dibuat insecure saja ia dibanding badingkan dengan artis lain bahkan sudah jelas jelas berbeda
Naya memasukkan ponselnya disaku celananya lalu matanya tak sengaja mentap objek laki laki dan perempuan sedang menimati waktu berdua diikuti oleh canda dan tawanya mereka
Mereka seperti sepasang kekasih tap---tapi
Tidak mungkin!!
__ADS_1
Naya kerah mereka sedikit berlari lalu