
Lagi lagi rey melakukan hal sama kepada naya,bahkan berulang kali rey mengatakan maap kepadanya tetapi rey tetap mengulangi kesalahan yang sama.
Naya sakit,tentu. Bukan hanya fisiknya tapi juga batinnya ia tersiksa, jujur. Ingin rasanya naya menghilang di dunia ini tetapi bagaimana ia bisa,naya tak mampu karena banyak impian yang belum ia wujudkan.
Ingin meminta tolong tetapi kepada siapa ia mengadu tentang kehidupannya. Orangtua? Bahkan naya sudah tak tau tentang orang tuanya,keberadaannya bahkan keadaan orang tuanya seperti ditelan bumi.
Tuhan? Bahkan naya berfikir tuhan tidak berpihak kepadanya.
Naya lelah,dengan kondisi tubuh sekarang naya benar benar tak berdaya melakukan apapun bahkan bergerak untuk kekamar mandi saja naya engan untuk berjalan.
Seperti orang yang kehilangan arah,naya masih tetap dengan keadaan yang sama, tak bergerak tapi masih memiliki nyawa.
Tanpa sadar naya berjalan kearah meja rias,ia berkaca memandang wajahnya yang tidak dirawat akhir akhir ini,bahkan dibawah matanya sudah menghitam. Rambutnya yang berantakan dan tak lupa badannya yang mengurus,ia yakin berat badannya berturun.
Selama lima hari naya mengurung dirinya dikamar seorang diri,sejak kejadian yang lalu membuatnya seperti ini.
Ia juga sakit,ia juga trauma semuanya nahiya rasakan selama hidupnya kecuali..bahagia
Naya tersenyum kearah kaca,jika orang lain melihat mungkin akan menganggapnya orang gila karena kondisinya yang menganaskan.
Sejak kejadian 'itu naya dan rey tak pernah bertemu,entah rey tidak pulang atau karena naya yang mengurung diri dalam kamar.
***
Selamat tinggal naya dan selamat datang untuk naya yang baru.
Ya naya sekarang ingin mengubah dirinya yang dulu menjadi naya yang lebih kuat dari sebelumnya.
Siang ini naya akan berangkat kuliah seperti biasanya,tentu dengan penampilan yang berbeda.
Naya benar benar benar merubah dirinya
Ramput yang biasanya hanya lurus saja kini berubah menjadi sedikit gelombang.Ya naya tadi pagi sempat kesalon untuk mengubah sedikit rambutnya.
Baju yang biasanya ia pakai lengan panjang,ia rubah menjadi lengan pendek.
__ADS_1
Celana yang biasanya ia pakai panjang kini berubah menjadi rok mini yang diatas lututnya membuat kaki mulus naya terpampang dengan jelas.
Ya naya juga menyempatkan diri untuk pergi berbelanja kemall setelah pergi kesalon.
Baju kemejanya sengaja ia masukkan kedalam roknya,menambah kesan anggun seorang naya.
Bahkan naya berdandan sedikit untuk wajahnya menambahkan pesona kecantikan naya.
***
Setelah 15 menit perjalan akhirnya ia sampai kekampus dengan mobilnya. Ya ini mobil naya yang ia baru beli tadi pagi.
Naya tak memikirkan uang lagi sekarang toh suaminya selalu memberikan ia uanh tiap bulannya bahkan sangat dibilang cukup untuk kebutuhanya untuk kedepan,sayang sekali dulu ia tak pernah memakainya.
Naya berjalan dengan anggun ditambah dengan suara heels nya membuat mahasiswa menoleh kerahnya dengan tatapan tak biasanya.
Ia tersenyum kearah mahasiswa yang melihatnya,kedatangan naya membuat mahasiswa tak percaya karena naya yang dulu tak secantik yang mereka lihat sekarang. Naya yang dulu terlihat biasa saja bahkan bisa dikatakan seperti orang yang tak pantas untuk kuliah ditempat ini.
Tapi sekarang naya benar benar cantik dimata mereka.
"lo kenapa bis---"
"---kaget ya" senyum remeh naya kepada mereka
"Dasar gak punya malu lo!"
"Malu?..buat apa sihh gue malu,harusnya kalian yang malu karena kalian jual gue upsss jangan jangan kalian butuh duit ya"
Perkataan naya membuat mereka semua diam,mereka pikir naya benar benar berubah tak pernah sekalipun ia melihat naya menjawab mereka.
***
"bukannya kanaya anak manajemen itu istrinya artis reyhan itu kan"
"iyaa dan gue dengar dengar ya..berita berapa hari yang lalu naya jual diri ke om om"
__ADS_1
"Berita itu juga gak ada bantahan dari suaminya kan,jangan jangan benar dong berita itu"
"kalau beneran iya,gue sih gak nyangka ya karena setau gue ya kalau reyhan itu artis terkenal banget pasti uangnya banyak, mana mungkin dia kekurangan uang"
"kurang belaian kali"
Mereka pun tertawa
Sayup sayup naya mendengar semuanya saat ia berada didalam toilet.
Naya yang sekarang tak boleh lemah batin naya segera menghapus air matanya yang sempat jatuh.
Naya keluar dari toilet membuat mereka bertiga terkejut,tidak menyangka orang yang mereka bicarakan ada ditoilet juga.
"jangan menyimpulkan sesuatu jika kalian tidak tau yang sebenarnya" kata naya lalu meninggalkan mereka bertiga yang termenung dengan ucapan naya
***
Naya benar benar tak tahu tentang dirinya yang sedang trending topik berapa hari yang lalu.
Ia tadi sempat membaca artikel tentang dirinya,entah siapa yang menyebarkan berita itu hingga sampai kemedia.
Rey pasti marah besar pikir naya.
Tentu saja karena karir rey bisa terancam akibat berita itu,ia tak mau membuat rey marah lagi kepadanya.
Sudah cukup yang dulu dulu jangan sampai terjadi lagi.
Naya frutasi karena rey tak mengangkat panggilan telpon darinya,mungkinkah rey masih marah kepadanya.arghhh
Setelah pulang kuliah tadi naya berhenti dikafe dekat danau,ia masih belum ingin pulang.
Naya pikir ia harus menyelesaikan masalah ini,ia tak mau berlama lama berdiaman dengan suaminya.
"Naya"
__ADS_1