MY HUSBAND ARTIS

MY HUSBAND ARTIS
part 4


__ADS_3

**ada yang nungguin ngga nihhh


Selamat membacaaa temann temannnn


Typo bertebaran**


****


1 bulan kemudian


Setiap hari aku selalu menunggu kak rey buat bahkan kadang kak rey tidak pulang sama sekali membuatku khawatir.


Bolak balik aku mencek hp berharap kak rey membalas pesanku tapi tidak ada satupun yang dibalas.


Aku selalu sendiri dirumah,Ya meskipun dulu aku suka sendiri tapi semua berubah ketika Kak rey bersamaku.entah kenapa aku nyaman dengan kak rey,apa aku mencintai kak rey?mungkin.


Setiap hari aku selalu memasak untuk kak rey pulang berharap kak rey pulang tapi malah sebaliknya,makanku selalu terbuang tiap hari.Ya walapun kadang kak rey pulang,kak rey tetap tak memakan makanannya kadang itu membuatku sedih dan kecewa tapi aku tidak berani untuk berkata,aku memilih untuk diam.selalu seperti itu


Suara pintu terbuka membuyarkan lamunanku.kak rey


Segera aku mengikuti kak rey yang tengah berjalan didepanku yang menuju kamar


"kak rey aku udah siapin makanan"


Kak rey berbalik kearahku


"kamu saja,saya capek"


Kata kak rey membuatku tersenyum diatas kekecewaan.


"setidaknya makan dulu kak"


Kataku tak didengarkan oleh kak rey.


Aku tetap berusaha membujuk kak rey setibanya dikamar kak rey melepaskan dasinya dengan kasar lalu memasuki kamar mandi.


Sembari menunggu kak rey aku berniat membuat membawakan makanan dan minuman untuk kak rey.


***


Kulihat kak rey sedang berbaring menutup matanya.


"kak,makan dulu"


Kak rey membuka mata


"aku ngga lapar nay"


"setidaknya makan dulu sedikit"


"nay aku capek,mau tidur"


"yaudah aku suapin ya kak"


Kataku tetap berusaha


"AKU CAPEK NAY MAU TIDUR"


Ucap ka rey berteriak membuat tubuhku membeku.


"jangan ganggu aku dulu nay,aku benar benar capek"


Setelah mengatakan itu kak rey meninggalkanku dengan membawa bantal dan selimutnya.


Aku juga capek ka

__ADS_1


Aku hanya bisa menangis tanpa suara,rasanya sangat sakit.


Apa kak rey tidak berfikir setiap hari aku menunggunya diruang tamu,selalu bolak balik membuka pintu untuk melihat kak rey tapi hasilnya tidak ada.menunggu balasan pesan pun tidak ada,telpon pun tidak pernah diangkat.sakit itulah yang naya rasakan.


Memasak tiap hari berharap kak rey memakannya tapi tidak sedikit pun dimakan bahkan disentuh sedikit pun tak ada.


Tanpa sadar aku tertidur dengan mata sebab.


***


Pagi harinya aku bangun seperti biasa seolah tidak terjadi apapun malam tadi,bukan berarti aku lupa hanya saja aku takut.


Takut membenci suamiku sendiri!


Aku melakukan kegiatan memasak untuk hari ini,aku tidak peduli dimakan atau tidak oleh kak rey nanti setidaknya aku sudah melakukan tugas sebagai seorang 'istri.


Setelah selesai memasak aku menuju ruang tamu melihat kak rey yang sedang tidur.


Pasti badannya akan sakit saat bangun nanti.


pikirku


Tanpa membangunkan nya aku bersiap siap untuk berangkat kuliah.


***


Dikampus orang orang selalu membicarakanku bahkan ada yang mengejek tak luput juga aku sering di bully,entah apa kesalahanku yang kuperbuat dari dulu sampai mereka membenciku.


Tatapan tajam tak lepas dari penglihatanku,bisik bisik terdengar saat aku lewat.


Aku selalu tak perduli akan hal itu yang terpenting aku lulus dikampus itu dan aku akan bekerja sampai mereka yang dulu dan kini menghinaku akan terdiam melihat kesuksesan ku.


Mengenai bekerja,hmm hari ini sepertinya aku akan mencari pekerjaan.bukan karena bosan saja dirumah tapi aku juga membutuhkan uang,hanya tak ingin mengharapkan uang dari kak rey,apalagi bergantungan hidupku dengannya.


kembali dikampus


Aku menyukai langit,entah kenapa membuat ku tenang ketika menatapnya.


Indah


Tenang


Nyaman


Itulah mengapa aku memilih tempat dekat jendela.


***


Sepulang dari kuliah seperti kataku tadi aku akan mencari pekerjaan.


Tibalah disebuah resto untukku melamar pekerjaan tetapi aku sudah ditolak!


aku tak menyerah aku melihat sebuah kertas yang sedang mencari lowongan pekerjaan membuatku ketempat tersebut tetapi lagi lagi sudah ada yang mengisinya.


Huh


Sangat lelah apalagi aku hanya berjalan kaki,matahari pun sangat terang membuatku sangat kepanasan.


Jangan menyerah naya


Memberi semangat untuk diri sendiri.


apalagi tujuanku mencari pekerjaan untuk membutuhi diriku saat ini.


Diperjalaan saat aku mencari pekerjaan banyak orang membicarakan ku,mereka seperti memadang rendah kearahku.

__ADS_1


Ada apa? Apa ada yang salah?


aku berfikir lalu aku membulatkan mataku.


bagaimana mungkin aku lupa untuk memakai masker/topi untuk memutupi wajahku pasti mereka mengenalku kan,aku bukan geer tapi ini memang kenyataan.


Dengan cepat aku memakai maskerku.hanya itu yang aku bawa,setidaknya wajahku tak terlalu terlihat sekarang


***


Aku berhenti disebuah kedai toko roti karena aku mendengar mereka membutuhkan tenaga saat ini


Yap! Akhirnya aku diterima.


mereka bilang aku bisa bekerja mulai hari ini juga membuatku senang.


***


Author POV


disini lain Reyhan tidak terlalu fokus untuk bekerja hari ini,Reyhan benar benar lelah.


Saat syuting pun Reyhan harus mengulangi rekamannya.bahkan produser memarahi reyhan karena tak fokus.


"masalah pribadi jangan dibawa kepekerjaan"


Reyhan juga tak ingin seperti ini,sebenarnya reyhan bukan hanya lelah toh dia sudah terbiasa dengan pekerjaan ini.


saat ini yang membuat reyhan tidak fokus itu kerena memikirkan kejadian kemarin dengan Naya.


Reyhan merasa bersalah dengan naya rasanya ia tak tenang memikirkan Naya.


Reyhan pergi meninggalkan pekerjaannya tak peduli jika nanti ia akan dimarahi.


Saat ini reyhan hanya ingin mengucapkan minta maap.


Sejak pagi itu reyhan pun ingin meminta maap kepada naya tetapi reyhan tak menemukan naya dirumahnya.pasti naya kuliah pikir reyhan tadi.


Sesampainya dirumah,reyhan mencari keberadaan naya disudut rumahnya tapi nihil tak menemukan naya.


reyhan mencoba menelpon naya tetapi tak diangkat.apakah naya marah? pikir reyhan


***


Disisi lain naya sedang kewalahan melayani pembeli 'pantas saja mereka membutuhkan tenaga ternyata toko kedai ini rame sekali.


Naya benar benar sibuk dengan pekerjaannya sampai lupa handphone nya dari tadi terus berdering.


Sebelum bekerja,Sebenarnya naya ingin mengabari reyhan bahwa ia akan bekerja sekarang tetapi ia urungkan.


Reyhan pasti masih marah padanya pikir naya


***


jam 11 malam naya baru selesai dengan pekerjaannya.


Sesampainya dirumah naya dikejutkan sesuatu....


***


**hayoo apaa?


Jangan lupa like komen ya teman teman online akuhhhh


dukung terus aku yahh biar makin semangatttt!!! Hehhehe

__ADS_1


Jangan lupa juga buat baca di cerita aku yang disebelah yahh.


terimakasihh teman temannn,byby**


__ADS_2