
***
Hari ini naya libur kuliah jdi naya memutuskan untuk kerumah orang tuanya.
Naya membuka rumahnya yang begitu sepi seperti tak ada penghuni satupun
Naya sengaja tak menghubungi orang tuanya karena naya tau orang tuanya pasti sibuk dengan pekerjaannya jadi ya percuma saja jika ia menghubungi orang tuanya.
Naya membersihkan rumah orang tuanya yang sedikit berantakan itu,benar benar tak terurus pikir naya.
Karena kesibukkan bekerja orang tua naya memang jarang pulang,seminggu sekalian pun jarang.
Makanya naya selalu sendiri dirumah ini
Naya benar benar merindukan orang tuanya tapi apalah daya,orang tuanya sangat sibuk mencari uang sampai lupa dengan anaknya.naya
Sekarang naya menuju kamarnya,ia lihat kamarnya memang tak berubah sedikit pun walaupun rumah dan kamarnya sangat sederhana tetapi itu membuat naya nyaman.
Naya mengambil handphone untuk mengirim pesan untuk mamanya
Ma,naya lagi dirumah
Mama pulang ya
Naya hanya mengela nafasnya,lagi dan lagi tak ada balasan dari orang tuanya.
Orang tuanya bekerja dipasar untuk menjual baju membuat orang tua naya keluar kota untuk menjual baju itu dipasar mana pun.
Bahkan orang tua naya pernah tak membawa uang sedikit pun karena tak ada yang membeli saat itu membuat orang tua naya lebih giat berjualan dipasar manapun itu.
Naya sedih apalagi saat orang tuanya pulang bukannya untuk menikmati momen keluarga,orang tuanya malah sering bertengkar bahkan didepan naya sekalipun.
Naya tak bisa melerai ia hanya bisa menangis dalam diam.
Saat orang tuanya bertengkar naya benar benar tak bisa berbuat apa apa yang naya inginkan bukan seperti ini,naya hanya ingin memiliki keluarga harmonis.
Jika orang tuanya tak bisa harmonis maka naya berjanji ia akan selalu harmonis dengan keluarganya kelak dan anak anaknya nanti.
***
Ditempat kerja naya seperti biasa melayani pelanggan dengan baik meskipun ia lelah,naya tetap semangat untuk mencari uang.
Bukan suaminya tak memberi naya uang hanya saja naya tak ingin memanfaatkan uang suaminya sendiri.entahlah bukan naya terlalu mendengarkan omongan orang
Sampai sekarang pun naya belum memberi tau rey bahwa ia bekerja,naya belum siap dan tak ingin rey marah kepadanya
"Eh lo tau gak kalau bulan nanti tempat ini bakal dijadiin syuting sama artis" antusias sarah teman kerja naya~~teman
Naya hanya menganggukkan kepalanya saja karena ia tak tertarik dengan cerita sarah.
Selama naya bekerja sarah memang baik kepadanya jadi apakah naya benar benar memiliki teman?
"na hari ini kita shooping yuk mumpung udah gajihan" ucap sarah mengajak naya
Naya berfikir sejenak karena jika ia pergi maka bunda sendiri dirumah bahkan bunda masih mengira naya berada dirumah mamanya.
"bentar ya aku telpon bunda dulu" ijin naya diangguki oleh sarah
Bunda,sepertinya naya nginap dirumah mama dulu ngapapa kan bu bund
ngapaa nay,kamu pasti kangen sama orangtua kamu
Makasih ya bund
Sama sama menantu bunda
Tut
"Yaudah ayok sar" ajak naya
Sarah pun tersenyum bahagia,naya pun begitu lagipula naya ingin merasakan jalan jalan dengan~~teman
Mereka berdua menaiki sebuah taksi,lalu berhenti disebuah mall
"na lo mau beli apa" kata sarah
"lihat aja dulu nanti kalau aku tertarik baru aku beli" jawab naya
Mereka sedang toko baju kata sarah ia akan membeli baju untuk dirinya.
Naya begitu senang bisa ketempat ini,Ya bisa dibilang naya baru pertama mengijakkan kaki ditempat ini.
"na ini bagus deh buat lo" kata sarah menunjukan sebuah dress bewarna biru soft,sangat cantik
"gak ah sar pasti mahal" tolak naya karena naya lihat bajunya sederhana tapi tampak mewah
"duit lo kurang berapa biar gue tambahin" kata sarah
"gak mau aku sar nanti uang kamu abis beli bajunya" tolak naya lagi
Tanpa mendengarkan tolakan naya,sarah tetap kekeh membawa bajunya kekasir lalu membayarnya dengan uang sendiri,sedangkan naya hanya memasang wajah kesal atas kelakukan sarah yang keras kepala itu
"nih anggap aja hadiah gue buat lo" kata sarah memberikan bungkusan isi baju itu
"aku kan ngga lagi ulang tahun"
"ck! Hadiah buat pertemanan kita na"
Naya tertegun mendengarnya,air matanya menetes tanpa diminta,sarah yang melihatnya pun dibuat panik
"kok nangis,gue salah ya?" khawatir sarah lalu memeluk naya
__ADS_1
"makasih udah anggap aku teman" kata naya melepaskan pelukannya
"yaelah gue kirain apaan,cuma gitu doang mah" mungkin jika orang lain melihat naya akan mengaggap masalah sepele tetapi berbeda dengan naya
Tak lama mereka berdua memasuki sebuah makanan pinggir jalan untuk makan karena kata mereka sedang lapar
"lo mau pesan apa Na?" tanya sarah yang masih sibuk melihat menu
"ikutin kamu aja" jawab naya
"ihh jangan lah pokonya harus beda biar kita bisa sama sama rasain menu nya,biar nanti lo rasain makanan gue dan gue bisa rasain makanan lo"
"iya seh serah kamu aja,aku ikutin aja" kata naya pasrah
"ok gue pesan ayam geprek dan lo pesan lalapan,gimana?"
"oke setuju"
Setelah itu sarah memesan makanan tersebut lalu menunggu pesanan mereka
"Na kok gue gakk asing ya sama muka lo,kaya pernah liat tapi dimana gitu" kata sarah menatap intens naya
Naya yang mendengar pun gelagapan karena ia takut melakukan sesuatu hal yang ia tidak inginkan
"muka aku emang pasaran sihh hhe iya"
"iya kali tapi kok gue heran ya kok gaya lo tomboy banget padahal kan klo dilihat lihat lo itu cantik"
Naya emang sengaja bergaya seperti laki laki alias tomboy jika sedang dipekerjaan ataupun diluar agar tak ada yang mengenalinya apalagi naya memakai topi selalu
"aku suka aja gini"
"jangan lupa ya pakai dress yang gue geli tadi,kayanya benar benar cantik deh klo lo yang makai"
"i--iya pasti aku pakai kok"
Tak lama pesanan mereka pun datang,sarah mentap berbinar kearah makanan mereka karena menggiurkan pikir sarah.
Mereka memakan makanannya dengan lahap karena benar benar enak tak lupa mereka incip incip rasa makanan satu sama lain.
***
Seminggu kemudian
Hari ini naya memasak banyak menu karena suaranya rey akan datang,naya senang karena ia begitu rindu dengan suaminya itu,bahkan naya tak sabar menunggu suaminya yang berjanji akan membawanya jalan jalan
Dengan lelah naya memasak bahkan naya sudah berdandan cantik untuk menunggu suaminya itu,rey dalam seminggu ini memang tak mengabarinya bahkan tak menelponnya tapi naya paham pasti suaminya sedang sibuk
Tak lama handphone naya berbunyi menimbulkan pesan dari suaminya dengan cepat naya membuka
'Kakak ngga pulang hari ini,ada syuting di bali'
Naya tak menanyakan kapan rey akan pulang karena naya tak ingin dikecewakan lagi.kecewa tentu karena naya sudah terlalu berharap bahwa suaminya pulang hari ini.
Dengan lemes naya membaringkan tubuhnya dikasur lalu berdiam diri,dirinya cukup lelah hari ini.
***
Karena terlalu bosan berada dirumah naya memutuskan pergi kesebuah taman,ia duduk disalah satu kursi yang kosong
Kebetulan hari ini naya tak ada jam kuliah jadi ia bisa menikmati waktu ditaman dulu.
Naya memandang dua orang yang ada didepannya yang terlihat mesra,naya berfikir kapan ia bisa menikmati waktu diluar berdua dengan suaminya.
Pandangan naya berubah lagi kearah orang tua dan anak kecil yang terlihat bahagia,bahkan mereka bertiga tertawa bersama sama tak ada satupun orang tua mereka sibuk dengan pekerjaannya.
Naya tersenyum kecut memandang dirinya,tak terasa air matanya jatuh dengan cepat ia mengahapusnya sepertinya naya ditempat salah niat hati ingin menenangkan diri ditaman tapi malah sebaliknya
"eh itu bukannya istrinya rey yang artis terkenal itu?"
"eh iya iya mirip banget"
"iya cantik ya ternyata"
"samperin yuk"
Mereka pun mendekati naya
"Kanaya ya?"
Naya yang merasa ada yang memanggil pun menoleh lalu melihat beberapa perempuan yang sedang didepannya
"i--iya" jawab naya gugup dikelilingi segerombolan perempuan itu
"istrinya yang artis terkenal itu kan?" tanya mereka lagi
"i--iya" jawab naya tanpa diketahui apa yang selanjutnya yang terjadi padanya
Dan benar saja mereka banyak memberi pertanyaan bahkan ingin bertemu suaminya ada juga yang ingin meminta nomor suaminya dengan sabar naya menolaknya karena tak mungkin ia memberikannya
tak lupa juga banyak yang ingin berfoto dan minta tanda tangan naya,karena naya tak enak ia pun menerima permintaan yang dua ini
Para kaum perempuan itu pun semakin banyak bahkan mereka memvideo naya sedangkan naya dibuat pusing oleh mereka,naya bukan artis pikir naya
Kesalahan naya hanya satu ia tak memakai penutup wajah ataupun topi karena ia ingin bebas leluasa seperti sebelumnya,naya hanya engap memakai seperti itu.
Mereka memposting video bahkan foto naya di mensos membuat naya viral dimana mana.
Instagram naya pun sudah didepenuhi oleh orang yang mentag namanya bahkan followers nya bertambah banyak
Tak lama ponsel naya berdering menampilkan naya suaminya dengan cepat naya mengangkatnya
__ADS_1
'ada apa ka?'
'naya kenapa kamu melanggar apa yang saya bilang sih'
Naya mendengar suara marah dari suaminya,oke mengerti apa yang suaminya maksud itu
'maap'
Hanya itu yang bisa naya katakan
'malam ini saya pulang,kamu harus ada dirumah'
Tut
Tanpa naya sadari naya akan dimarahi habis habis oleh rey karena melakukan kesalahan itu.
***
"NAYA SAYA SUDAH BILANG JANGAN SEKALI KALI KAMU MELANGGAR PERATURAN ITU NAYA"
"KAMU TAU KAN KITA MENIKAH KARENA APA HAH!"
Bentak rey habis habisan,baru saja rey pulang ia langsung memarahi naya.
Naya hanya bisa menunduk,menahan tangisanya ralat bahkan ia sudah menangis bahkab rey tak memperdulikannya
"DAN SAYA DENGAR DARI ATASAN SAYA KAMU SEDANG BEKERJA DI TOKO ROTI KAN NAYA?"
Naya diam
"JAWAB NAYA!"
Tak lupa juga rey melempar vas bunga yang ada disampingnya membuat naya terkejut,untung saja ia tak terkena vas bunga itu
"i--iya naya bekerja" jawab naya lemes
"UANG YANG SAYA KASIH KURANG BUAT KAMU HAH!"
"MAU UANG BERAPA BIAR CUKUP BUAT MEMBIYAYAI HIDUPMU ITU"
naya diam
"INI,CUKUP KAN UANGNYA" teriak rey melempar kartu black cart itu kedepan wajah naya mebuat naya terkejut kembali
***
Usai pertengkaran mereka tadi Rey mengunci naya didalam kamar dan rey pun meninggalkan naya entah kemana
Bahkan naya sudah menangis tersedu sedu didalam kamar bahkan matanya bengkak,sangat bengkak
Tubuh naya benar benar benar lemes,kata demi kata yang suaminya katakan padanya masih tergiang dipikirannya membuat naya menangis histeris
***
Disisi lain rey berada diruangan kerjanya,saat dibali tadi rey dimarahi oleh atasannya karena ulah naya yang katanya bekerja disebuah toko roti.
Ada seseorang yang netizen yang mengirim foto naya bekerja lalu mengirim lewat email atasanya membuat atasannya marah besar dan jika ia ketauan oleh fans akan terjadi hal fatal untung saja atasanya dengan cepat menutup mulut netizen itu dengan uang.
Untuk hal yang naya yang melanggar peraturan itu rey hanya takut terjadi sesuatu kepada naya,karena fans nya itu tergolong barbar bahkan akan mencari tau tentang naya lebih dalam.
Rey merenugi semuanya yang telah terjadi,ia sangat lelah karena pekerjaan yang begitu banyak membuatnya tak beristirahat.
Syuting dibali dibatalkan karena kejadian hari ini.
***
Rey tak ingin naya kenapa kenapa karena ia tau kejamnya dunia artis itu seperti apa,dengan rasa bersalah naya kembali kerumahnya ia ingin meminta maap pada naya
Rey membuka pintu kamar lalu melihat keadaan naya yang masih kacau,bahkan naya masih menangis karena kejadian tadi
Rey mendekati naya lalu memeluk naya
"maap" hanya itu yang dapat rey katakan ia merasa bersalah
Sedangkan naya diam lalu
"aku salah kak udah buat kakak malu,seharusnya dari awal kita ngga usah nikah" kata naya lemes
"kamu nyesal nikah sama kakak?"
"harusnya aku yang bilang gitu"
"kakak nyesal nikah sama aku?" lanjut naya
"Naya!"
"Kakak jawab!"
"nay!"
"jawab kak aku mau denger!"
"Kakak sayang kamu,kakak ngga pernah nyesal nikah sama kamu kanaya" jawab rey
****
***POKONYA HARUS VOTE DAN LIKEE GESSS
KOMEN SEBANYAK BANYAKNYA YAH
SEDIH BGT NGGA ADA YANG LIKE SATUPUN***:(
__ADS_1