MY HUSBAND ARTIS

MY HUSBAND ARTIS
part 2


__ADS_3

Berapa hari setelah menikah Naya memang menghabiskan waktu di dalam rumah.


Jika kalian menanyakan Naya kuliah atau tidak maka jawabannya adalah iya.


Semenjak menikah Naya tidak ingin keluar karena takut semua cibiran keluar dari mulut teman teman kulihnya.


Maka dari itu Naya ingin menenangkan diri dirumah,lagi pula reyhan sudah meminta ijin dengan Dosan dikampus Naya jadi, Naya tidak terlalu memikirkannya lagi.


Saat ini Naya sedang melakukan kegiatan memasak makan malam untuk Reyhan dan dirinya.


Saat ini Reyhan dan Naya memang tidak memiliki pembantu karena keinginan naya sebenarnya Naya juga ingin memiliki pembantu tapi masih trauma memiliki pembantu jadilah Naya yang mengerjkan semua pekerjaan rumah mereka.


Saat Naya sibuk memasak tiba tiba Reyhan datang dan membantu Naya


"eh kak ngga usah biar Naya aja"


Kata naya tidak enak karena reyhan baru pulang bekerja


Reyhan hanya tersenyum


"Tugas rumah tugas 'suami juga Nay"


Naya hanya tersenyum mendengarnya ada rasa beruntung memiliki suami seperti Reyhan. Meskipun mereka tidak memiliki perasaan Cinta tetapi mereka seperti suami istri pada umumnya.


Setelah selesai memasak mereka makan berdua tanpa bicara.


Naya itu seorang pemalu tidak bisa bergaul dengan orang yang baru dia kenal maka dari itu naya sangat pendiam


Setelah selesai memasak naya ingin mencuci piring tapi diambil alih oleh reyhan.


Naya hanya bisa menghela nafasnya lalu beralih keruang tamu untuk menonton TV


Saat naya menonton,Reyhan ikut bergabung disebelahnya.


"nay besok kita berdua diundang keacara TV buat wawancara"


Kata reyhan membuat naya menoleh kearahnya


"Aku takut kak


"takut kenapa?"


"aku ngga terlalu bisa buat ngomong dimuka orang banyak,malu dan takut"


Ya Reyhan memang tau sifat Naya karena Ayah Naya bilang kalau naya tidak terlalu bisa beradaptasi dengan orang yang baru dikenalnya.Bahkan Naya tipe yang dibentak maka akan langsung diam dan nangis.


"kan ada Kaka nay,kaka bakal disamping kamu dan bantu kamu juga disan,.kamu juga harus belajar beradaptasi sama orang nay jangan suka sendiri terus.Ngga baik!"


Ucap reyhan dengan lembut lalu mengusap pelan Rambut Naya.


Entah kenapa Reyhan menganggap Naya  seperti adiknya,Ya walaupun kenyataan nya tidak begitu.


"Iya kak naya bakal coba" ucap naya pelan entah apa yang naya rasakan saat ini benar benar gugup berdekatan dengan Reyhan.


****


Pagi ini mereka berdua bersiap siap untuk keacara tersebut.


Naya memakai dres berwarna biru dan make up natural yang naya pakai.hanya itu tapi naya terkesan cantik

__ADS_1


Sedangkan reyhan memakai kemeja bewarna biru,reyhan terlihat tampan saat ini dan selalu tampan


"nay nanti kalau ditanya kamu bahagia atau tidak menikah dengan kaka jawab aja iya ya nay dan satu lagi bilang aja kita saling mencintai.


"i--iya kak


***


Disinilah mereka berdua diacara TV.


Naya benar benar terasa gugup tapi untunglah reyhan selalu menenangkannya dengan memegang tangannya seolah berkata akan baik baik saja.


"Bagaimana rasanya menikah dengan seorang aktor Reyhan apalagi karirnya mendunia,bagaimana perasaanmu?


Mendengar itu membuat naya sedikit tersinggung


"s--saya Bahagia menikah dengan kak reyhan bukan karena kak reyhan seorang aktor"


Jawab naya gugup


"apakah kamu akan menyetujui jika Reyhan akan melakukan drama dengan perempuan yang 'lebih diatas kamu?


hmm ku dengar dengar reyhan akan main drama dengan aktor tercantik dan karirnya pun tak kalah dengan reyhan!"


Mendengar itu membuat naya terdiam,bingung untuk menjawab apa.


Yang naya pikirkan adalah pergi dari sini tapi tidak bisa ia lakukan.


"memang benar saya akan main drama satu bulan lagi kami akan melakukan syuting"


Jawab reyhan mengalihkan pembicaraan.


***


Naya POV


Didalam mobil aku berdiam diri tanpa bicara sedikit pun dengan kak reyhan.


Hatiku benar benar sakit saat ini banyak orang meredahkan ku seolah aku ini terlalu tidak sebanding dengan kak reyhan.


Sejujurnya aku juga tidak ingin pernikahan ini tapi mau bagaimana kesalahan telah dibuat oleh diriku andai saja aku tidak pergi ke tempat 'itu ini tidak akan terjadi.


Aku benci seorang artis karena menurutku mereka terlalu sibuk dengan dunianya dan akan lebih memikirkan karirnya daripada keluarga sendiri,tapi tidak pernah terpikir dibenakku menikah dengan seorang aktor terkenal sedunia.


Awalnya aku tidak menerima pernikahan ini tapi karena kak reyhan tetap kekeh ingin menikahiku entah sungguh sungguh bertanggung jawab atau hanya ingin mempertahankan karirnya.entahlah aku tidak tau.


"nay"


Panggil kak reyhan membuatku tersadar dari lamunanku


"iya kak"


"kakak laper,kita ke restoran dulu ya"


"iyaa kak"


Memang sebelum berangkat tadi kami belum sempat makan karena stok bahan dapur sudah habis.


***

__ADS_1


Sebelum keluar kak reyhan memintaku untuk memakai topi dan masker agar tidak ada yang mengenal kami,selalu seperti ini.


Saat sampai disebuah restoran kami pun memesan makanan dan tak lama makanan pun datang.


Aku dan kak reyhan sama sama diam ralat kak reyhan sibuk dengan hp nya.


Selama menikah kak reyhan selalu sibuk dengan dunianya jika diluar dia bekerja dan kalau dirumah maka dia sibuk dengan hp nya entah apa yang membuat Kak reyhan sibuk sebegitunya.


Inilah yang aku tidak suka dari seorang artis selalu sibuk lupa akan orang sekitarnya.


Setelah selesai makanan kami menuju alfamart untuk membeli bahan makanan.


Huh memakai masker dan topi ini membuatku kepanasan berbeda dengan kak reyhan yang terlihat biasa saja.


Dialfamart aku mengambil bahan makanan seperti ayam,daging dan ikan dll.


"nay jangan lupa beli snack yaa"


Aku pun membuat snack yang menurutku enak.


***


Dirumah aku menuju kearah dapur untuk menyusun makanan dibantu oleh kak reyhan.


"Nay nanti kakak bakal sibuk banget emm kakak bisa ngga sempat buat pulang tapi kakak janji buat sempetin buat pulang karena sekarang ada kamu"


Entah kenapa ada rasa bersalah didalam hatiku jadi artis memang lah melelahkan bukan hanya fisik tapi juga batin.


"kak rey"


Panggilku setelah kami menyusun bahan kami duduk dimuka TV


"Iya nay"


Kak reyhan menoleh kearahku


"kak rey pernah capek ngga sama pekerjaan kakak"


Tanyaku penasaran


Kulihat sedikit berfikir lalu


"pernah tapi kakak tetap semangat karena ini juga cita cita kakak nay"


"kenapa kakak mau jadi artis,apalagi jadi artis bukan hanya fisik yang kuat tapi juga mental"


Kak reyhan tersenyum


"gini nay semua pekerjaan itu emang harus kuat mental dan fisik tapi kakak suka pekerjaan kakak ini nay karena kakak selalu dapat semangat dari fans kakak mungkin sebagian fans kakak kadang memang terlalu berlebihan tapi kakak tetap sayang sama mereka"


Kulihat dari mata kak rey memang sesayang itu untuk fansnya,beruntung sekali fans meingidolakan kak rey


"besok naya mau kuliah kak"


***


Bantu shere dongg ini gesss


Maap ya kalau ngga terlalu bagus and gajee

__ADS_1


Dukung akuuu terusss gessss


__ADS_2